Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ANALISIS PENERAPAN SISTEM HAZARD ANALYSIS DAN CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN KEAMANAN PANGAN PADA INDUSTRI MAKANAN

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek kritis dalam industri makanan yang berdampak langsung terhadap kesehatan konsumen. Sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) adalah pendekatan sistematis berbasis pencegahan yang telah diakui secara internasional sebagai standar pengendalian keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem HACCP pada industri makanan serta mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung implementasinya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur (literature review) terhadap 10 jurnal ilmiah yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir (2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan HACCP secara konsisten terbukti mampu menurunkan risiko kontaminasi biologis, kimia, dan fisik pada proses produksi pangan. Tantangan utama implementasi mencakup keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih, biaya investasi awal yang tinggi, serta lemahnya komitmen manajemen di tingkat industri kecil dan menengah. Disimpulkan bahwa penerapan HACCP yang efektif memerlukan dukungan regulasi, pelatihan berkelanjutan, serta integrasi dengan sistem manajemen mutu lainnya.

Keywords

HACCP, Keamanan Pangan, Industri Makanan, Pengendalian Bahaya, Critical Control Point

PDF

References

  1. Akbar, M. F., Lestari, D., & Putranto, A. (2023). Implementasi prinsip HACCP pada industri pengolahan pangan: Tinjauan sistematis. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 34(1), 45–58.
  2. Hermansyah, R., Kusuma, W. A., & Fadhilah, N. (2022). Peran prerequisite programs dalam mendukung efektivitas sistem HACCP pada industri makanan olahan. Jurnal Mutu Pangan, 9(2), 87–96.
  3. Hidayat, T., Wahyuni, S., & Kurniawan, R. (2023). Analisis penerapan HACCP pada industri pengolahan tempe skala menengah di Jawa Barat. Jurnal Teknologi Pertanian, 24(1), 33– 44.
  4. Maulana, I., & Fitriani, E. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap tenaga kerja pangan terhadap kualitas implementasi HACCP. Media Gizi Indonesia, 18(1), 22–31.
  5. Mulyani, S., Rahayu, E. S., & Santoso, B. (2022). Penetapan critical control point pada industri pengolahan daging sapi: Studi kasus di Jawa Tengah. Agritech, 42(3), 221–231.
  6. Pratama, R. I., & Widodo, F. M. (2020). Penerapan HACCP pada unit pengolahan ikan tuna kaleng dan dampaknya terhadap penurunan angka penolakan produk ekspor. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(2), 312–323.
  7. Rahmawati, F., & Suroso, A. I. (2021). Tantangan implementasi HACCP pada industri kecil dan menengah pangan di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 18(2), 145–156.
  8. Rana, S. S., Tiwari, A., & Agarwal, S. (2021). HACCP implementation in food industry: A systematic review on challenges and effectiveness. Food Control, 121, 107598.
  9. Sari, D. P., & Puspitasari, R. (2021). Analisis bahaya dan penetapan CCP pada produksi jus buah kemasan: Penerapan sistem HACCP. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 10(4), 567– 578.
  10. Sitanggang, A. B., Kusnandar, F., & Adawiyah, D. R. (2022). Hazard analysis and critical control point (HACCP) system: Principles, application, and challenges in food manufacturing. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 33(2), 110–124.
  11. Widyastuti, N., & Nugroho, A. (2024). Integrasi sistem HACCP dengan teknologi IoT untuk pemantauan CCP real-time pada industri minuman ringan. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 12(1), 1–12.
  12. Wulandari, A., Hartini, E., & Setiawan, B. (2022). Evaluasi penerapan HACCP pada industri katering skala besar di DKI Jakarta: Fokus pada tahap distribusi dan penyajian. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 201–212.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 152

You may also start an advanced similarity search for this article.