Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

STUDI KELAYAKAN BISNIS “PROPOSAL BISNIS BONGGOL JAGUNG”

Romindo M. Pasaribu
Universitas HKBP Nommensen Medan
Irvan Putra Dani Daeli
Universitas HKBP Nommensen Medan
Jusuf Sugiarto Bancin
Universitas HKBP Nommensen Medan
Agnes Mastaulina Ambarita
Universitas HKBP Nommensen Medan

Published 2026-07-15

Keywords

  • bonggol jagung,
  • briket,
  • energi alternatif,
  • studi kelayakan bisnis,
  • limbah pertanian

How to Cite

STUDI KELAYAKAN BISNIS “PROPOSAL BISNIS BONGGOL JAGUNG”. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/5pxj5327

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi merupakan salah satu upaya mendukung pengembangan usaha yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pengolahan bonggol jagung menjadi briket melalui kajian aspek hukum, pasar dan pemasaran, teknis dan produksi, manajemen, lingkungan, ekonomi sosial, serta keuangan. Metode yang digunakan adalah studi kelayakan bisnis dengan pendekatan deskriptif melalui analisis terhadap berbagai aspek usaha berdasarkan data operasional dan proyeksi finansial. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha pengolahan bonggol jagung menjadi briket memiliki prospek yang baik karena didukung oleh ketersediaan bahan baku yang melimpah, biaya produksi yang relatif rendah, meningkatnya permintaan terhadap bahan bakar alternatif ramah lingkungan, serta peluang pemasaran pada sektor rumah tangga, pelaku usaha kuliner, dan pasar ekspor. Dari aspek keuangan, usaha ini memerlukan investasi awal sebesar Rp50.000.000 dengan proyeksi laba bersih sekitar Rp8.128.750 per bulan, titik impas (Break Even Point) pada penjualan sekitar 1.211 kg per bulan, serta periode pengembalian modal (Payback Period) sekitar enam bulan. Selain memberikan keuntungan ekonomi, usaha ini berkontribusi terhadap pengurangan limbah pertanian, peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Berdasarkan hasil analisis seluruh aspek, usaha pengolahan bonggol jagung menjadi briket dengan nama usaha CV. Cob Agra dinyatakan layak untuk direalisasikan dan memiliki prospek pengembangan yang berkelanjutan

References

  1. Buchari Alma. (2018). Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.
  2. Kasmir & Jakfar. (2017). Studi Kelayakan Bisnis. Edisi Revisi. Jakarta: Kencana.
  3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
  4. Umar, Husein. (2005). Studi Kelayakan Bisnis: Teknik Menganalisis Kelayakan Rencana Bisnis secara Komprehensif (Edisi 3). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
  6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
  7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
  8. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2023). Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian ESDM.
  9. Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
  10. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2023). Perkembangan Data UMKM Indonesia. Jakarta