Articles
Published 2026-07-20
Keywords
- studi kelayakan bisnis,
- kulit jeruk,
- teh herbal,
- ekonomi sirkular,
- kewirausahaan
How to Cite
STUDI KELAYAKAN BISNIS PROPOSAL BISNIS OLAHAN KULIT JERUK MENJADI TEH HERBAL. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/0rv9xp17
Abstract
Pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai produk bernilai tambah merupakan salah satu inovasi yang mendukung pengembangan usaha berkelanjutan sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha olahan kulit jeruk menjadi teh herbal berdasarkan berbagai aspek studi kelayakan bisnis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kelayakan bisnis melalui analisis data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka, dokumen pendukung, serta berbagai referensi yang relevan. Analisis dilakukan terhadap aspek hukum, pasar dan pemasaran, sumber daya manusia, teknis dan produksi, manajemen dan organisasi, keuangan, lingkungan, serta aspek ekonomi dan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha teh herbal berbahan dasar kulit jeruk memiliki prospek yang baik karena didukung oleh ketersediaan bahan baku, tingginya minat masyarakat terhadap produk herbal alami, strategi pemasaran berbasis digital, serta potensi memberikan nilai tambah terhadap limbah organik. Selain berpotensi memberikan keuntungan ekonomi, usaha ini juga mampu menciptakan peluang kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai jual. Dengan pemenuhan aspek legalitas, pengelolaan usaha yang baik, serta strategi pemasaran yang tepat, usaha olahan kulit jeruk menjadi teh herbal dinilai layak untuk dikembangkan sebagai peluang bisnis yang berkelanjutan.References
- Kasmir, & Jakfar. (2020). Studi Kelayakan Bisnis. Kencana.
- Adhamatika, I. D., Rosyadi, A. S. A., Sari, E. K. N., Choirun, A., & Triardianto, D. (2024). Optimasi Teh Herbal Berbasis Teh Hitam, Kulit Jeruk Nipis, dan Serai terhadap Komponen Antioksidan. Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan.
- Arifin, Z. (2006). Kajian Proses Pembuatan Serbuk Kulit Jeruk Lemon (Citrus medica var. lemon) sebagai Flavor Teh Celup. Institut Pertanian Bogor.
- Kasmir, & Jakfar. (2020). Studi Kelayakan Bisnis (Edisi Revisi). Jakarta: Kencana.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Konsumsi Pangan Sehat dan Bergizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- Kotler, P., & Armstrong, G. (2021). Prinsip-Prinsip Pemasaran (Edisi ke-18). Jakarta: Erlangga.
- Nugroho, A., Heryani, H., & Istikowati, W. T. (2021). Analisis Kelayakan Industri Pengolahan Teh Herbal (Euphorbia hirta)
- Sari, N., & Wijaya, R. (2022). Potensi Antioksidan Kulit Jeruk sebagai Minuman Herbal. Jurnal Teknologi Pangan, 13(1), 45–53.
- Rangkuti, F. (2019). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
- Shofiati, A., Andriani, M. A. M., & Anam, C. (2016). Kajian Kapasitas Antioksidan dan Penerimaan Sensoris Teh
- Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik Hortikultura. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.