Articles
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DALAM MENGURANGI RISIKO FRAUD MELALUI KEBIJAKAN TANPA UANG TUNAI PADA SALADSTOP! GRAND INDONESIA
Published 2026-06-30
Keywords
- Sistem Pengendalian Manajemen,
- Fraud,
- Cardless,
- Cashless
How to Cite
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DALAM MENGURANGI RISIKO FRAUD MELALUI KEBIJAKAN TANPA UANG TUNAI PADA SALADSTOP! GRAND INDONESIA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/bf9ndy05
Abstract
Abstract The study focused on an evaluation of the management control system in reducing fraud risk through fraud policies without cash in the f&b effort. The focus of research is directed at the effectiveness of qris' use in reducing the risk of fraud, the preexisting conditions before and after the implementation of the digital payment system, and the challenges that companies face in its application process. Technological advances have given people access to various fields, namely, when it comes to payment, humans no longer need physical money. The cash-non-cash, casless, cash-language phenomenon offers practicality and efficiency as well as security. More interesting is filling out checks can be controlled, can even prevent fraud. The study USES a qualitative approach with a descriptive method. This approach is selected because it aims to thoroughly understand the phenomena associated with the application of the fraud system in reducing its risk fraud through the cashless policy on f&b enterprises. This research was done on saladstop! The Indonesian grand prix food and education (f&b). The research data collection was carried out on May 9, 2026 through an interview with those associated with the company's operational and payment systems. Based on research, qris' application changed the effectiveness of controlling the company's sales transactions. Before the use of qris, the corporation Keywords: Management control system, fraud, cardless and cashless Abstrak Penelitian ini berfokus pada evaluasi sistem pengendalian manajemen dalam mengurangi risiko fraud melalui kebijakan tanpa uang tunai pada usaha F&B. Fokus penelitian diarahkan pada efektivitas penggunaan QRIS dalam mengurangi risiko kecurangan, perubahan kondisi sebelum dan sesudah penerapan sistem pembayaran digital, serta berbagai kendala yang dihadapi perusahaan dalam proses penerapannya. Kemajuan teknologi memudahan manusia mendapatkan akses di berbagai bidang, misalnkan, dalam hal pembayaran, manusia tidak lagi memerlukan uang dalam bentuk fisik. Fenomena pembayaran secara non tuni atau bahasa kerennya cashless justru menawarkan kepraktisan dan efisiensi dan juga keamanan. Yang lebih menarik adalah pencatatan pengeluaran bisa terkontrol, bahkan bisa mencegah fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena bertujuan untuk memahami secara mendalam fenomena terkait penerapan sistem pengendalian manajemen dalam mengurangi risiko fraud melalui kebijakan cashless pada usaha F&B. Penelitian ini dilakukan pada SaladStop! Grand Indonesia yang bergerak di bidang Food and Beverage (F&B). Pengumpulan data penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2026 melalui kegiatan wawancara dengan pihak yang terkait dengan operasional dan sistem pembayaran perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan QRIS memberikan perubahan terhadap efektivitas pengendalian transaksi penjualan perusahaan. Sebelum penggunaan QRIS, perusahaan lebih sering mengalami selisih laporan penjualan dan proses pengecekan kas membutuhkan waktu yang lebih lama karena dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan sistem pembayaran digital dinilai lebih efektif dibandingkan sistem transaksi tunai karena proses pengawasan transaksi menjadi lebih mudah dilakukan dan risiko manipulasi transaksi dapat dikurangi. Meskipun demikian, perusahaan masih menghadapi beberapa kendala dalam penerapan sistem pembayaran digital, terutama terkait gangguan jaringan internet dan sinyal pada QRIS maupun mesin EDC. Untuk mengatasi kendala tersebut, perusahaan menyediakan jaringan WiFi khusus guna mendukung kelancaran proses pembayaran digital dalam operasional perusahaan. Kata Kunci: Sistem Pengendalian Manajemen, Fraud, Cardless dan CashlessReferences
- Anisa Putri., S. M. (n.d.). KAJIAN: FRAUD (KECURANGAN) LAPORAN KEUANGAN . 1-10.
- Cecilia Ancelin Feodora Anthony1, W. N. (2023). PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM
- PENGENDALIAN FRAUD DI ERA DIGITAL . Accounting Student Research Journal, 1-15.
- Cris Kuntadi1, A. M. (2023). Pengaruh Penerapan Sistem Pengendalian Internal, Kompetensi
- Sumber Daya Manusia, dan Moralitas Individu Terhadap Pencegahan Fraud. JURNAL EKONOMI
- MANAJEMEN SISTEM INFORMASI, 1-12.
- Hermaya Ompusunggu1*, P. (2024). Studi Empiris Sistem Pembayaran Cashless Dan Cardless.
- Riset & Jurnal Akuntansi, 1-8.
- K., A. (2023, April Selasa). Cashless Bisa Mencegah Fraud, dan Ciptakan Keamanan dan
- Kenyamanan. From Telegraf: https://telegraf.co.id/cashless-bisa-mencegah-fraud-dan
- ciptakan-keamanan-dan-kenyamanan/
- Muhammad Ghalih, S. M. (2021). Sistem Pengendalian Manajemen. Bandung: MANGGU
- MAKMUR TANJUNG LESTARI.