Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH TEKANAN WAKTU KERJA TERHADAP KESEIMBANGAN KERJA-KULIAH (WORK-STUDY BALANCE) PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DI SURABAYA

Angel Natasha Andayani
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Izzati Aidy Noor Hikmah
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Amaliyah
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Erindah Dimisyqiyani
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Rizky Amalia Sinulingga
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Published 2026-10-24

Keywords

  • Mahasiswa Yang Bekerja,
  • Tekanan Waktu Kerja,
  • Keseimbangan Kerja-Kuliah,
  • Work-Study Balance

How to Cite

PENGARUH TEKANAN WAKTU KERJA TERHADAP KESEIMBANGAN KERJA-KULIAH (WORK-STUDY BALANCE) PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DI SURABAYA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5660

Abstract

Mahasiswa yang bekerja perlu membagi waktu dan keterlibatan antara tuntutan pekerjaan dengan kewajiban akademik. Tekanan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu terbatas dapat memengaruhi ruang yang tersedia bagi mahasiswa untuk menjalankan kegiatan perkuliahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Tekanan Waktu Kerja terhadap Keseimbangan Kerja-Kuliah (Work-Study Balance) pada mahasiswa yang bekerja di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel terdiri atas 60 mahasiswa aktif yang bekerja di Surabaya dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5. Instrumen terdiri atas 5 item Tekanan Waktu Kerja dan 7 item Work-Study Balance. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian memperoleh koefisien regresi sebesar 0,146 dengan nilai t sebesar 0,827 dan signifikansi 0,412. Koefisien korelasi Pearson sebesar 0,108 dengan signifikansi two-tailed 0,412 menunjukkan hubungan positif yang sangat lemah dan tidak signifikan. Nilai R Square sebesar 0,012 menunjukkan bahwa Tekanan Waktu Kerja menjelaskan 1,2% variasi Work-Study Balance. Dengan demikian, Tekanan Waktu Kerja belum terbukti menjadi prediktor yang signifikan terhadap Work-Study Balance pada responden penelitian. Temuan ini menunjukkan perlunya mempertimbangkan faktor lain yang berkaitan dengan keseimbangan kerja-kuliah, seperti pengelolaan waktu, karakteristik pekerjaan, dukungan sosial, dan sumber daya individu.

References

  1. 1. Adelia, Saputra, P. H., & Kusumawati, Y. T. (2025). Pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kinerja akademik mahasiswa paruh waktu di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Balance: Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4(2), 583–593. https://doi.org/10.59086/jam.v4i2.853
  2. 2. Aini, R. N., Kesuma, M. R., Irianto, E. D. O., Ariswati, L. D., & Henrika, M. (2025). Menyeimbangkan kerja dan studi: Kunci kepuasan hidup mahasiswa paruh waktu di Samarinda. Economic and Education Journal (Ecoducation), 7(3), 1213–1227. https://doi.org/10.33503/ecoducation.v7i3.2056
  3. 3. Auliya, H., Yudhaningrum, L., Maulana, H., & Nuradhi, M. A. (2025). The effect of work-study conflict on student engagement in working student. Merpsy Journal, 17(1), 36–52. https://doi.org/10.22441/merpsy.v17i1.33692
  4. 4. Azaria, R., Artiawati, Putri, K. S., & Lawrence, C. A. (2023). Psychosocial safety climate and work-school conflict in working university students. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 12(3), 688–703. https://doi.org/10.12928/jehcp.v12i3.26835
  5. 5. Bakker, A. B., Demerouti, E., & Sanz-Vergel, A. I. (2023). Job demands–resources theory: Ten years later. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 10, 25–53. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-120920-053933
  6. 6. Chen, Z., Lee, T., Yue, X., & Wang, J. (2022). How time pressure matter university faculties' job stress and well-being? The perspective of the job demand theory. Frontiers in Psychology, 13, 902951. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.902951
  7. 7. Chian, L. S., & Rostiana. (2024). Hubungan manajemen waktu dengan keseimbangan kehidupan kerja pada mahasiswa yang bekerja. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 8(1), 100–105. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v8i1.27176.2024
  8. 8. Grozev, V. H., & Easterbrook, M. J. (2022). Accessing the phenomenon of incompatibility in working students' experience of university life. Tertiary Education and Management, 28(3), 241–264. https://doi.org/10.1007/s11233-022-09096-6
  9. 9. Hamra, N. E., & Widiasih, P. A. (2024). Gambaran Work-Life Balance mahasiswa yang bekerja di sektor FnB. Wacana, 16(2), 110–121. https://doi.org/10.20961/wacana.v16i2.85362
  10. 10. Hapsari, W. D., & Indriyaningrum, K. (2024). Dampak beban kerja, stres kerja dan time management terhadap Work Life Balance mahasiswa yang bekerja pada kelas DLC Universitas Stikubank Semarang. Journal of Management and Bussines (JOMB), 6(3), 804–811. https://doi.org/10.31539/jomb.v6i3.9038
  11. 11. Headrick, L., & Park, Y. A. (2024). How do working students fare? A person-centric approach to understanding patterns of work–school conflict and facilitation. Applied Psychology, 73(2), 648–674. https://doi.org/10.1111/apps.12493
  12. 12. Hidayatullah, T., & Prihastuty, R. (2023). Overview of factors affecting work life balance in student part-time workers. Edukasi, 17(2), 150–158. https://doi.org/10.15294/edukasi.v17i2.45091
  13. 13. Indrayana, D. S., & Putra, F. I. F. S. (2024). Pengaruh beban kerja, stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis, 2(1), 9–18. https://doi.org/10.30787/jiembi.v2i1.1407
  14. 14. Indriani, A., & Syarif, M. (2026). Pengaruh manajemen waktu dan beban kerja terhadap prestasi akademik mahasiswa Generasi Z yang menjalani kuliah sambil bekerja. Jurnal Manajemen dan Administrasi Antartika, 3(2), 143–153. https://doi.org/10.70052/juma.v3i2.1342
  15. 15. Jane, I. A., & Pranitasari, D. (2025). Analisa Work Life Balance pada mahasiswa Sekola Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta. Media Manajemen Jasa, 13(1), 44–67. https://doi.org/10.52447/mmj.v13i1.8485
  16. 16. Kamarullah, H., & Fitriana, D. (2025). Analisis pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap Work-Life Balance mahasiswa yang bekerja. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan, 2(2), 1–20. https://doi.org/10.70817/jmbk.v2i2.48
  17. 17. Koech, D. K., Degago, E. D., Okore, L. A., & Molnár, E. (2025). Internationalization in higher education: Motives, challenges, support options, and work study balance on WHO-5 wellbeing among international students in Hungary. Acta Psychologica, 258, 105184. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.105184
  18. 18. Moreira, S., Oliveira, S., Vala, J., Costa-Lopes, R., & Marques-Pinto, A. (2023). Psychometric assessment of the physicians' job demands and resources scale. Evaluation & the Health Professions, 46(4), 384–395. https://doi.org/10.1177/01632787231195077
  19. 19. Nurasyikin, Rahmah, A. H., & Anindita, M. (2025). Pengaruh stres kerja, job burnout, dan Work-Life Balance terhadap turnover intention pada part-time working student di Kota Samarinda. Balance: Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4(2), 506–518. https://doi.org/10.59086/jam.v4i2.842
  20. 20. Peng, Y., Park, Y. A., Su, S., & Ma, J. (2023). Developing and testing a model of dynamic changes in work–school conflict and workplace deviance over time. Journal of Business and Psychology, 38(3), 589–605. https://doi.org/10.1007/s10869-022-09841-z