Articles
PENGARUH BRAND IMAGE DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP KEPERCAYAAN INVESTOR PEMULA (STUDI PADA MAHASISWA PENGGUNA APLIKASI AJAIB DI KOTA PEMATANGSIANTAR)
Published 2026-06-27
Keywords
- Brand Image,
- Kemudahan Penggunaan,
- Kepercayaan Investor
How to Cite
PENGARUH BRAND IMAGE DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP KEPERCAYAAN INVESTOR PEMULA (STUDI PADA MAHASISWA PENGGUNA APLIKASI AJAIB DI KOTA PEMATANGSIANTAR). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/zwc4k090
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan aplikasi investasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu aplikasi investasi yang banyak digunakan adalah Ajaib. Dalam penggunaan platform investasi digital, kepercayaan investor menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi keputusan dalam menggunakan layanan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan kemudahan penggunaan terhadap kepercayaan investor pemula pada mahasiswa pengguna aplikasi Ajaib di Kota Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna aplikasi Ajaib di Kota Pematangsiantar. Jumlah sampel sebanyak 65 responden ditentukan berdasarkan pendapat Hair et al. (2019), yaitu lima kali jumlah indikator penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan investor, sedangkan kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan investor. Secara simultan, brand image dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan investor. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,781 menunjukkan bahwa 78,1% variasi kepercayaan investor dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 21,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.References
- Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
- Firmansyah, M. A. (2019). Pemasaran Produk dan Merek (Planning & Strategy). Surabaya: CV. Penerbit Qiara Media.
- Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Cengage Learning.
- Jogiyanto, H. M. (2019). Sistem Informasi Keperilakuan (Edisi Revisi). Yogyakarta: Andi.
- Keller, K. L. (2013). Strategic Brand Management: Building, Measuring, and Managing Brand Equity (4th ed.). Pearson Education.
- Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
- Mawardani, F., & Dwijayanti, R. (2021). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan promosi cashback terhadap minat mahasiswa dalam menggunakan dompet digital ShopeePay pada aplikasi Shopee. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), 9(3), 1455–1463. https://doi.org/10.26740/jptn.v9n3.p1455-1463
- Priansa, D. J. (2017). Perilaku Konsumen dalam Persaingan Bisnis Kontemporer. Bandung: Alfabeta.
- Ridwan, M., Militina, T., & Achmad, G. N. (2020). How trust and quality of information affect buying interest and purchasing decisions? Study on Shopee customers in Samarinda. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 4(1), 95–102. https://doi.org/10.29040/ijebar.v4i01.910
- Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.