Vol. 25 No. 10 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ADAPTASI DIGITAL WAJIB PAJAK DI ERA CORETAX: KONTRIBUSI RELAWAN PAJAK UNTUK NEGERI DALAM MENDUKUNG PELAYANAN PERPAJAKAN

Gitanadine Evaluckyta
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu
Wildan Alkhairi
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu
Misael Yosia Sianipar
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu
Sulistia Mei Saputri
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu
Rini Indriani
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu

Published 2026-09-09

Keywords

  • Coretax,
  • Relawan Pajak untuk Negeri,
  • Adaptasi Digital,
  • Literasi Perpajakan,
  • Pelayanan Perpajakan

How to Cite

ADAPTASI DIGITAL WAJIB PAJAK DI ERA CORETAX: KONTRIBUSI RELAWAN PAJAK UNTUK NEGERI DALAM MENDUKUNG PELAYANAN PERPAJAKAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/3989

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi perpajakan melalui penerapan Coretax menjadi salah satu langkah Direktorat Jenderal Pajak dalam meningkatkan kemudahan dan efektivitas pelayanan perpajakan. Perubahan sistem tersebut mendorong wajib pajak untuk beradaptasi dengan berbagai layanan perpajakan secara digital, mulai dari aktivasi akun, pemutakhiran data, penggunaan sertifikat digital, hingga pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Dalam proses adaptasi tersebut, keberadaan Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjembatani kebutuhan wajib pajak dengan layanan perpajakan digital. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi Renjani 2026 melalui Tax Center Universitas Bengkulu dalam mendukung adaptasi digital wajib pajak dan pelayanan perpajakan di era Coretax. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan orientasi dan pembekalan materi perpajakan serta penggunaan Coretax, kemudian dilanjutkan dengan asistensi dan pendampingan kepada wajib pajak secara langsung. Kegiatan dilaksanakan di KPP Pratama Bengkulu Satu, lingkungan Universitas Bengkulu, beberapa perusahaan, serta melalui edukasi perpajakan berbasis media sosial. Pendampingan mencakup pelaporan SPT Tahunan, aktivasi dan penggunaan akun Coretax, pemutakhiran data wajib pajak, pembuatan dan aktivasi sertifikat digital, pemadanan NIK-NPWP, serta layanan perpajakan lainnya. Sasaran kegiatan meliputi wajib pajak orang pribadi dari berbagai latar belakang pekerjaan, seperti dosen, tenaga kependidikan, pegawai swasta, PNS, pengusaha, pegawai perbankan, dan anggota legislatif, sementara edukasi digital juga diarahkan kepada mahasiswa dan khalayak umum. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa Renjani berperan sebagai pendamping sekaligus penghubung antara wajib pajak dan layanan perpajakan digital. Meskipun Coretax relatif mudah digunakan, pendampingan tetap dibutuhkan untuk memastikan wajib pajak memahami tahapan layanan dan menghindari kekeliruan dalam proses pelaporan. Selain itu, pada periode mendekati batas waktu pelaporan, kendala teknis akibat tingginya akses pengguna menjadi salah satu kondisi yang memerlukan pendampingan lebih lanjut. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Renjani tidak hanya mendukung pelayanan perpajakan, tetapi juga berkontribusi dalam memperluas literasi digital perpajakan dan membantu masyarakat beradaptasi terhadap transformasi administrasi perpajakan.

References

  1. Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
  2. Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income tax evasion: A theoretical analysis. Journal of Public Economics, 1(3–4), 323–338.
  3. Baryeh, L. N., & Ezeka, H. (2019). Economic impact of the Coppin State University volunteer tax program. Research in Business and Economics Journal, 14.
  4. Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
  5. Direktorat Jenderal Pajak. (2024a). Implementasi Coretax DJP. https://www.pajak.go.id/index.php/id/coretaxdjp
  6. Direktorat Jenderal Pajak. (2024b). Petunjuk penggunaan Nomor Pokok Wajib Pajak dan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha bagi wajib pajak (Pengumuman No. PENG-26/PJ.09/2024).
  7. Direktorat Jenderal Pajak. (2025). Coretax. Diakses 5 September 2026, dari https://www.pajak.go.id/coretax
  8. Direktorat Jenderal Pajak. (2026, 28 Januari). Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara kukuhkan Relawan Pajak untuk Negeri (RENJANI) tahun 2026. https://pajak.go.id/en/node/119201
  9. Fasya, L. A., & Suliandi, M. (2024). Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam peningkatan literasi pajak: Peran relawan pajak DJP Jakarta Utara. Societas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1).
  10. Internal Revenue Service. (2026). Free tax return preparation for qualifying taxpayers (VITA and TCE). https://www.irs.gov/node/68626
  11. Kirchler, E. (2007). The economic psychology of tax behaviour. Cambridge University Press.
  12. Mada, A. R. Z. B., Ibrahim, N. C., Yusuf, M. R. F., & Dehi, N. C. (2024). Asistensi pelaporan PPh 21 oleh relawan pajak: Upaya meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan di Universitas Negeri Gorontalo. Mopolayio: Jurnal Pengabdian Ekonomi, 3(3).
  13. Rahayu, A. P., & Amalia, N. (2024). Sustainability (keberlanjutan) program KKN-Dik mahasiswa PGSD UMS di sekolah mitra. Jurnal Solma, 13(1), 158–167.
  14. Shalihah, M., Fauziyah, F., & Yani, A. (2026). The influence of digital tax literacy on formal compliance of individual taxpayers following NIK-NPWP integration. Al-Kharaj: Journal of Islamic Economics and Business, 8(2).
  15. Situmorang, B. S., & Sujito, A. (2025). Menyoal aspek keberlanjutan (sustainability) pemberdayaan masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata: Studi sosiologi tentang KKN-PPM UGM.
  16. Suhono, Mahpudin, E., Sulastri, E. M., Hendriyani, R. M., Suparno, & Akbar, N. M. (2025). Meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pengabdian dalam pelaporan SPT Tahunan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Singaperbangsa Karawang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 12450–12456.
  17. Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.