Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 2 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

IMPLEMENTASI AHP-TOPSIS UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PADA NASABAH MIKRO

DOI:
https://doi.org/10.2238/4mm05k14
Submitted
July 1, 2026
Published
2026-07-01

Abstract

UMKM khususnya nasabah mikro menghadapi tantangan akses kredit perbankan, sementara proses analisis kelayakan kredit yang masih dilakukan secara manual rentan terhadap inkonsistensi penilaian, subjektivitas, dan risiko kredit bermasalah. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemberian kredit pada nasabah mikro yang lebih objektif, konsisten, dan terukur. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot lima kriteria kelayakan kredit, yaitu Laba Bersih, Maksimal Kredit, Omzet, Usia, dan Jangka Waktu Pinjaman, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk menghasilkan perankingan kelayakan kredit berdasarkan bobot tersebut. Penelitian menggunakan data riil 229 nasabah kredit mikro dari salah satu bank di Indonesia yang disamarkan sebagai Bank XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bobot kriteria Laba Bersih sebesar 46,2 persen, Maksimal Kredit dan Omzet masing-masing 19,5 persen, serta Usia dan Jangka Waktu Pinjaman masing-masing 7,4 persen, dengan nilai Consistency Ratio sebesar 0,0124 yang menyatakan matriks perbandingan berpasangan konsisten. Pengujian lebih lanjut menunjukkan model TOPSIS stabil terhadap perubahan bobot kriteria sebesar dua puluh persen, dengan rata-rata stabilitas peringkat 98 persen, serta valid secara internal dengan korelasi 0,9825 antara skor TOPSIS dan Laba Bersih. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan model SPK kelayakan kredit nasabah mikro yang teruji konsistensinya, stabil terhadap perubahan bobot, dan telah diimplementasikan dalam bentuk prototipe aplikasi web berbasis Streamlit untuk mendukung keputusan kredit secara praktis dan real-time.

References

  1. [1] ANTARA News, “Maman Ungkap Rasio NPL UMKM Masih Tinggi, Capai 4,02 Persen pada 2024,” 2025. [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/4720029/maman-ungkap-rasio-npl-umkm-masih-tinggi-capai-402-persen-pada-2024
  2. [2] ANTARA News, “OJK: Kredit UMKM Tumbuh 5,04 Persen per September 2024,” 2024. [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/4467889/ojk-kredit-umkm-tumbuh-504-persen-per-september-2024
  3. [3] R. D. Riyanto and M. Yunus, “Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Berbasis Web Menggunakan Kombinasi Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW),” Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), vol. 11, no. 2, pp. 102–117, 2021, doi: 10.34010/jamika.v11i2.4936.
  4. [4] V. D. Iswari, F. Y. Arini, and M. A. Muslim, “Decision Support System for the Selection of Outstanding Students Using the AHP-TOPSIS Combination Method,” Lontar Komputer: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi, vol. 10, no. 1, p. 40, 2019, doi: 10.24843/LKJITI.2019.v10.i01.p05.
  5. [5] H. A. Setyadi, G. S. Nurohim, and W. Nugroho, “Penentuan Kelayakan dan Jenis Lembaga Keuangan dalam Pemberian Modal UMKM Menggunakan Metode AHP dan Decision Tree,” Jurnal Ilmiah FIFO, vol. 16, no. 1, p. 64, 2024, doi: 10.22441/fifo.2024.v16i1.007.
  6. [6] A. F. S. Putra and A. S. Purnomo, “Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kelayakan Pemberian Kredit UMKM Menggunakan Metode AHP dan Weighted Product,” Bulletin of Computer Science Research, vol. 5, no. 5, pp. 1261–1271, 2025, doi: 10.47065/bulletincsr.v5i5.646.
  7. [7] M. M. L. Polii and S. Ani Arnomo, “Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit dengan Metode TOPSIS,” Computer and Science Industrial Engineering (COMASIE), vol. 6, no. 2, pp. 119–126, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/comasiejournal/article/view/5142
  8. [8] R. Oktapiani, D. Prayudi, A. Fajria, N. S. Z. Nufus, and R. N. Lestari, “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Managemen Kelayakan Pemberian Kredit di Bank Mandiri Taspen Sukabumi Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process,” Indonesian Journal of Software Engineering, vol. 8, no. 1, pp. 36–45, 2022, doi: 10.31294/ijse.v8i1.12054.
  9. [9] P. K. Roy and K. Shaw, “A Credit Scoring Model for SMEs Using AHP and TOPSIS,” International Journal of Finance & Economics, vol. 28, pp. 372–391, 2023, doi: 10.1002/ijfe.2425.
  10. [10] D. Apriliani, I. D. Jayanti, and N. Renaningtias, “Implementasi Metode AHP-TOPSIS dalam Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Bantuan Usaha Kecil dan Menengah di Kota Tegal,” Indonesian Journal of Technology, Informatics and Science (IJTIS), vol. 2, no. 1, pp. 5–11, 2020, doi: 10.24176/ijtis.v2i1.5603.
  11. [11] T. L. Saaty, “How to Make a Decision: The Analytic Hierarchy Process,” Eur. J. Oper. Res., vol. 48, no. 1, pp. 9–26, 1990, doi: 10.1016/0377-2217(90)90057-I.
  12. [12] C.-L. Hwang and K. Yoon, Multiple Attribute Decision Making: Methods and Applications – A State-of-the-Art Survey, vol. 186. in Lecture Notes in Economics and Mathematical Systems, vol. 186. Berlin, Heidelberg: Springer, 1981. doi: 10.1007/978-3-642-48318-9.
  13. [13] D. Sharma, S. Sridhar, and D. Claudio, “Comparison of AHP-TOPSIS and AHP-AHP Methods in Multi-Criteria Decision-Making Problems,” International Journal of Industrial and Systems Engineering, vol. 34, no. 2, pp. 203–223, 2020, doi: 10.1504/IJISE.2020.105291.
  14. [14] Moh. R. Akbar, “Peran Manajemen Risiko dalam Pencegahan dan Penanganan Kredit Macet pada Perbankan,” Maliki Interdisciplinary Journal, vol. 4, no. 6, pp. 868–878, 2026, [Online]. Available: https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/25722
  15. [15] M. Rahman, “Comparative Analysis of AHP and TOPSIS Methods in Retail Business Location Selection Decision Support System,” Journal Electrical and Computer Experiences, vol. 2, no. 2, pp. 52–57, 2024, doi: 10.59535/jece.v2i2.355.

Similar Articles

71-80 of 330

You may also start an advanced similarity search for this article.