Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

OPTIMASI ALAT BERAT PROYEK JALAN TOL KEDIRI–TULUNGAGUNG RUAS AKSES BANDARA DHOHO KEDIRI SEKSI 2

Submitted
October 5, 2026
Published
2026-10-05

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung Ruas Akses Bandara Dhoho Kediri Seksi 2 mencakup pekerjaan tanah dan struktur dengan volume besar, sehingga pemilihan dan pengelolaan alat berat yang kurang tepat berpotensi menimbulkan pemborosan biaya dan keterlambatan pekerjaan. Permasalahan tersebut muncul akibat ketidaksesuaian jenis alat dengan kondisi pekerjaan, produktivitas alat yang belum optimum, serta tingginya biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi item pekerjaan yang menggunakan alat berat, menentukan jenis dan tipe alat, menghitung produktivitas dan biayanya, menyusun beberapa alternatif kombinasi, serta menentukan kombinasi alat berat paling optimum pada pekerjaan galian, timbunan, borepile, pilecap, kolom, dan perkerasan kaku. Metode penelitian meliputi penyusunan Work Breakdown Structure, perhitungan volume pekerjaan berdasarkan shop drawing, perhitungan produktivitas dan biaya alat berat mengacu pada Permen PUPR No. 8 Tahun 2023 dan HSPK Jawa Timur 2025, penyusunan alternatif kombinasi alat, serta optimasi program linier metode simpleks berbantuan LINDO (Linier Interactive Discrete Optimizer) 6.1, dengan mempertimbangkan kendala produktivitas, area kerja, ketergantungan antaralat, dan ketidaknegatifan variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume pekerjaan pada proyek ini terdiri atas pekerjaan galian sebesar 201.039,99 m³, timbunan sebesar 278.394,41 m³, bore pile sebesar 25.414,58 m³, pile cap sebesar 25.642,77 m³, kolom sebesar 2.775,99 m³, dan perkerasan kaku sebesar 27.706,3 m³. Produktivitas masing-masing alat berat bervariasi tergantung jenis dan kapasitasnya; sebagai contoh, Excavator SANY135C memiliki produktivitas sebesar 81,122 m³/jam dengan biaya sewa sebesar Rp457.063,82/jam. Hasil optimasi menunjukkan kombinasi alat berat paling optimum dengan biaya sebesar Rp4.096.108.081,11 untuk pekerjaan galian, Rp9.201.871.073,08 untuk timbunan, Rp9.812.600.753,87 untuk bore pile, Rp12.742.801.953,52 untuk pile cap, Rp3.749.948.451,30 untuk kolom, dan Rp7.349.791.111,53 untuk perkerasan kaku, sehingga total biaya alat berat optimum untuk keseluruhan proyek sebesar Rp46.953.121.424,41. Hasil ini membuktikan bahwa program linier metode simpleks mampu menghasilkan kombinasi alat berat yang efisien dari segi biaya tanpa mengabaikan target produktivitas dan durasi pekerjaan, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan objektif dalam perencanaan proyek jalan tol berskala besar.

References

  1. Arista, D. and Prasetyono, P.N. (2024) “Produktivitas Alat Berat Excavator Komatsu Pc78 Untuk Pekerjaan Galian Pada Pembangunan Gedung Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Tahap 3 Cabang Sepanjang,” Jurnal Vokasi Teknik Sipil, 2(2), pp. 13–18.
  2. Fathurohman, W.A. et al. (2015) “Kebutuhan Material Untuk Pile Cap Pada Lantai,” Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil), 6, pp. 1–8.
  3. Hairuduin (2024) “Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Volume 4 , Nomor 2 Tahun 2024 Keywords : heavy equipment,” 4.
  4. Jawat, W., Rahadiani, A.S.D. and Armaeni, N.K. (2018) “Produktivitas Truck Concrete Pump Dan Truck Mixer Pada Pekerjaan Pengecoran Beton Ready Mix,” Paduraksa, 7(2), pp. 164–183.
  5. Limbongan, S., Dapas, S.O. and Wallah, S.E. (2016) “Gedung Bertingkat,” Analisis Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih Pada Gedung Bertingkat, 4(8), pp. 499–508.
  6. Lydia, D. (2023) “Analisis Borepile Menggunakan Metode,” 9(1), pp. 27–38.
  7. Mauludia (2021) “Optimasi Penggunaan Alat Berat Pada Proyek Dermaga Pt. Berlian Manyar Sejahtera, Gresik.,” Jurnal JOS-MRK, 2(4), pp. 134–140. Available at: https://doi.org/10.55404/jos-mrk.2021.02.04.134-140.
  8. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (2023) “Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing of the Republic of Indonesia. Guidelines for Preparing Cost Estimation of Construction Works in the Field of Public Works and Public Housing,” (683).
  9. Pradipta (2020) “Optimasi Alat Berat Pekerjaan Mainroad Dan Interchange X Tol Pandaan-Malang,” Jurnal JOS-MRK, 1(September), pp. 84–90. Available at: https://doi.org/10.55404/jos-mrk.2020.01.02.84-90.
  10. Prima (2022) “Produktivitas Alat Berat pada Pekerjaan Proyek Jalan Tol,” Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 3(2), pp. 74–81.
  11. Ryanto (2020) “Perhitungan Volume Galian dan Timbunan Dengan Metode Cut & Fill Pada Pembangunan Jalan Dan Area Parkir Rusun 2 Kawasan Industrial Panbil Muka Kuning,” Engineering and science, 6(1), pp. 702–709.
  12. Sarmada (2022) “Analisis Pemilihan Alat Berat Pada Pekerjaan Galian dan Timbunan,” Jurnal Teknik Sipil, 15(1), pp. 1–13. Available at: https://doi.org/10.56444/jts.v15i1.32.
  13. Sidabutar, R.A. and Saragi, Y.R. (2021) “EVALUASI PERKERASAN JALAN KAKU ( RIGID PAVEMENT ) PADA JALAN SM RAJA MEDAN DENGAN METODE BINA MARGA Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen , Medan Abstrak Jenis perkerasan kaku atau juga disebut Rigid Pavement merupakan alternatif perkerasan di Indone,” 2(2), pp. 215–224.
  14. Subhan, M.F. (2023) “Optimasi Alat Berat Pada Pekerjaan Tanah Proyek Jalan Tol Solo-Kertosono Ruas Ngawi-Kertosono,” Maret, 4(1), pp. 292–297.

Similar Articles

41-50 of 228

You may also start an advanced similarity search for this article.