Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 4 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PENGARUH PENAMBAHAN ASPAL DENGAN ROSIN (GONDORUKEM) DAN VARIASI SUHU PENCAMPURAN TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL ASPAL BETON LAPIS AUS ( AC-WC)

Submitted
September 9, 2026
Published
2026-09-09

Abstract

Sebagai lapisan yang menerima beban lalu lintas dan paparan cuaca secara langsung, AC-WC kerap mengalami penurunan kinerja akibat sifat termoplastis aspal terhadap perubahan suhu. Rosin (gondorukem), bahan pengikat berbasis hayati dengan karakteristik kimia mendekati aspal penetrasi 60, berpotensi sebagai substitusi sebagian aspal, meski pengaruhnya terhadap karakteristik Marshall AC-WC pada berbagai kadar dan suhu pencampuran masih jarang dikaji. Studi eksperimental ini dilakukan di Laboratorium Uji Bahan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang untuk menganalisis pengaruh kadar gondorukem (4%, 6%, 8%) dan suhu pencampuran (120°C, 140°C, 160°C) terhadap stabilitas, flow, Marshall Quotient, VIM, VMA, dan VFA, mengacu pada SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, dengan pengujian statistik menggunakan ANOVA dua arah. Kadar gondorukem terbukti memengaruhi seluruh parameter Marshall secara signifikan (P<0,05) — menurunkan stabilitas dan VFA, meningkatkan VIM — sedangkan suhu pencampuran dan interaksi kedua faktor tidak signifikan (P>0,05). Kombinasi kadar 4% pada suhu 140°C–160°C memberikan hasil paling seimbang dan diusulkan sebagai substitusi optimum, kendati sebagian besar variasi lain belum memenuhi seluruh batas spesifikasi. Biaya penelitian skala laboratorium tercatat Rp234.344,58, sementara penerapan gondorukem pada skala konstruksi menaikkan biaya produksi per ton dibanding campuran konvensional.

References

  1. [1] SNI 1969-2016, Metode Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2016.
  2. [2] SNI 1970-2016, Metode Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Halus. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2016.
  3. [3] SNI 03-6723-2002, Spesifikasi Bahan Pengisi untuk Campuran Beraspal. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2002.
  4. [4] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Spesifikasi Umum 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan, Divisi 6 - Perkerasan Aspal. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga, 2018.
  5. [5] SNI 06-2489-1991, Metode Pengujian Campuran Aspal dengan Alat Marshall. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 1991.
  6. [6] T. Hidayat, S. Widyaningrum, Y. Idrus, and A. Massara, 'Analisis Karakteristik Marshall Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) Menggunakan Bahan Tambah Gondorukem,' J. Ilm. Mhs. Tek. Sipil, vol. 4, no. 1, 2022.
  7. [7] E. E. Putri, T. Kurniati, Y. Yosritzal, and A. D. E. Putra, 'Effects of Gondorukem addition on AC-WC pavement containing reclaimed asphalt pavement,' IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 933, no. 1, 2020.
  8. [8] S. Corraliza, M. Serra, A. R. Pasandín, I. Pérez, and P. Prendes -González, 'Characterization of sustainable emulsions made from resin-based biobinder for road pavement applications,' J. Clean. Prod., vol. 453, 2024.
  9. [9] R. A. Yamin, Z. A. Nurhidayati, L. F. Hidayatiningrum, and D. Hamdani, 'Gopal as a Sustainable Alternative: Chemical, Rheological, and Mechanical Insights,' Constr. Mater., vol. 4, no. 4, pp. 777-786, 2024.
  10. [10] E. Savitri, E. Purwanto, R. K. Widi, A. Y. Widianto, R. S. Pratama, and Y. G. T. Harijono, 'Eco-friendly durable asphalt using maleic-modified rosin ester,' Int. J. Adv. Appl. Sci., vol. 14, no. 3, pp. 793-803, 2025.
  11. [11] M. A. Muhtaibillah, Jasman, Hamsyah, and Adnan, 'Variasi Temperatur Pencampuran terhadap Parameter Marshall pada Campuran Lapis Aspal AC -BC,' Konstruksi J. Ilmu Tek. Perenc. Tata Ruang dan Tek. Sipil, vol. 2, no. 4, pp. 69-80, 2024.
  12. [12] Ikhlas Zai and F. S. L. D. P., 'Studi Eksperimental Nilai Marshall pada Campuran AC-WC Menggunakan Aspal Modifikasi Karet Alam Terhadap Variasi Suhu Pemadatan,' 2025.
  13. [13] M. T. Putra, H. R. Destania, and F. Febryandi, 'Analisis Karakteristik Marshall Campuran Aspal Modifikasi pada Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) dengan Penambahan Serbuk Ban Kendaraan,' J. Tek. Sipil, vol. 19, no. 2, pp. 335-350, 2023.
  14. [14] E. E. Putri, F. M. R. Kasyafi, and F. Ahmad, 'Performance of rubber asphalt in split mastic asphalt mixture,' E3S Web Conf., vol. 464, 2023.
  15. [15] A. R. Harahap, S. Wiyono, and A. Puri, 'Pengaruh Rendaman Air Gambut terhadap Durabilitas AC-WC,' Media Komun. Tek. Sipil, vol. 28, no. 2, 2022.
  16. [16] B. D. Afrah, J. F. Delli Saputri, T. M. Ramona Putri, M. Ihsan Riady, and A. N. Muzzaki, 'Pemanfaatan Tar Residu Bio-Oil Limbah Tempurung Kelapa dengan Aditif Biochar dan Gondorukem Menjadi Bio-Aspal,' Cantilever J. Penelit. dan Kaji. Bid. Tek. Sipil, vol. 14, no. 1, pp. 61-68, 2025.
  17. [17] Arie Rafiani, 'Pengaruh Penggunaan Gondorukem (Resina Colophium) sebagai Ganti Sebagian Aspal pada Campuran Aspal Porus terhadap Karakteristik Marshall,' 2024.
  18. [18] A. Syaifuddin, K. Sa'diyah, and D. E. D. Prasetya, 'Peningkatan Kualitas Gondorukem dengan Variasi Konsentrasi Terpentin pada Pencucian Getah Pinus,' J. Penelit. Hasil Hutan, vol. 43, no. 1, pp. 10-20, 2025.

Similar Articles

21-30 of 174

You may also start an advanced similarity search for this article.