PRINSIP THE BEST INTEREST OF THE CHILD DALAM PENENTUAN HAK ASUH ANAK AKIBAT KELALAIAN NAFKAH DAN REMARRIAGE ORANG TUA (STUDI PUTUSAN PA PROBOLINGGO NOMOR 139/PDT.G/2025/PA.PROB)
- Authors
-
-
Muthia Rahma Khairany
Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran, IndonesiaAuthor
-
- Keywords:
- Hadhanah, Kelalaian Nafkah, Kepentingan Terbaik Anak, Hak Asuh Anak, Remarriage
- Abstract
- Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip the best interest of the child dalam penentuan hak asuh anak pasca perceraian akibat kelalaian nafkah dan remarriage orang tua, ditinjau berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Meskipun secara normatif Indonesia telah mengadopsi prinsip ini melalui Pasal 14 UU Perlindungan Anak dan Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi, praktik peradilan cenderung bersandar pada presumsi klasik Pasal 156 KHI bahwa anak belum mumayyiz otomatis berada dalam hadhanah ibu, dibandingkan penilaian substantif atas kelalaian nafkah dan dampak psikologis remarriage. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus, menelaah Putusan PA Probolinggo Nomor 139/Pdt.G/2025/PA.Prob. Hasil penelitian menunjukkan kewajiban nafkah anak berdasarkan Pasal 156 huruf d KHI tidak gugur ketika ayah menikah lagi, namun lemahnya penegakan membuat kelalaian nafkah kerap menjadi pemicu sengketa hak asuh tanpa upaya hukum nafkah tersendiri. Penelitian ini merekomendasikan pedoman teknis bagi hakim untuk mengoperasionalkan prinsip kepentingan terbaik anak di luar presumsi usia, serta penguatan penegakan kewajiban nafkah anak pasca perceraian.
- References
-
1. Anwar, M., & Wijaya, M. R. (2019). Fungsionalisasi dan Implikasi Asas Kepentingan Terbaik Bagi Anak yang Berkonflik dengan Hukum: Studi Putusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang. Undang: Jurnal Hukum, 2(2), 265–292.
2. Convention on the Rights of the Child, 20 November 1989.
3. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. (2021–2024). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Tahun 2021–2024.
4. Fakhria, S. (2022). Penerapan Asas Kepentingan Terbaik Anak: Telaah Ijtihad Hakim Pengadilan Agama Dalam Putusan Hak Asuh Anak. JISRAH: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah, 3(3), 363–380.
5. Freeman, M. (2007). A Commentary on The United Nations Convention on The Rights of The Child Article 3: The Best Interest of The Child. Leiden: Martinus Nijhoff Publishers.
6. Haiba, S. N. M., & Nugraheni, A. S. C. (2024). Penetapan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Berdasarkan Asas Kepentingan Terbaik Anak. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2), 151–161.
7. Hukumku. (2025). "Hak Asuh Anak Pasca Perceraian: Ketentuan Hukum dan Pertimbangan Pengadilan" <https://www.hukumku.id/post/hak-asuh-anak-setelah-perceraian-ketentuan-hukum-dan-pertimbangan-pengadilan> [diakses pada 10/01/2025].
8. Inpres Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.
9. Jannah, N., & Nurbaedah. (2022). Tinjauan Yuridis Kewajiban Orang Tua Terhadap Nafkah Anak Pasca Putusan Perceraian (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kediri). Mizan: Jurnal Ilmu Hukum, 11(1), 79–85.
10. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Konvensi Tentang Hak-Hak Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1990 Nomor 57).
11. Nisfu Kurnia, C. N., Salsabila, D. K., & Murofikoh, D. I. (2025). Analisis Hukum Kewajiban Memberi Nafkah Pasca Perceraian pada Anak Balita. Journal Evidence of Law, 4(3), 1818–1826.
12. NU Online. (2026). Suami Tak Menafkahi Anak Pasca Perceraian: Perspektif Fiqih dan KHI. <https://islam.nu.or.id/nikah-keluarga/suami-tak-menafkahi-anak-pasca-perceraian-perspektif-fiqih-dan-khi-TcdVZ>.
13. Pakaya, R., & Zainuddin, A. (2023). Hak Asuh Anak Jatuh Kepada Bapak Perspektif Hukum Islam. As-Syams: Journal Hukum Islam, 4(1), 105–115.
14. Pengadilan Agama Probolinggo. Putusan Nomor 139/Pdt.G/2025/PA.Prob.
15. Penjelasan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak.
16. Santoso, A. P. A., dkk. (2022). Kapita Selekta Hukum Perdata. Yogyakarta: Pustakabarupress.
17. Siregar, E. B., Cahyani, S. D., & Safitri, D. A. N. (2022). Pemeliharaan Hak Asuh Anak (Hadhanah) Pasca Perceraian dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 13(2), 119–130.
18. Syafiuddin, M. N. (2022). Aksentuasi Kepentingan Terbaik Anak Dalam Putusan Nafkah Sebagai Upaya Penjaminan Hak Asasi Anak. Jurnal HAM, 13(2), 245–260.
19. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama.
20. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
- Downloads
- Published
- 2026-09-19
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Muhamad Deni Saputra, PENERAPAN HUKUM PROGRESIF TERHADAP RATIO DECIDENDI HAKIM PADA PENETAPAN JOINT CUSTODY DALAM PERKARA HAK ASUH ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kayladiva Hasan, Dede Agus, Mujadiddah Aslamiyah, Perlindungan Hukum terhadap Hak Keperdataan Anak dalam Pengangkatan Anak secara Privat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (Studi Putusan Nomor 31/Pdt.G/2022/PN.Njk) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rasya Aika Fadhila, Diana Febri Nauli Purba, Muhammad Dzikri Sulaeman, Mahmud Aqil, PROBLEMATIKA PENGAKUAN DAN ESKESUSI PUTUSAN PERCERAIAN PERKAWINAN CAMPURAN TERHADAP HAK ASUH ANAK DAN NAFKAH PASCA PERCERAIAN : STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA DENPASAR NOMOR 313/PDT.G/2021/PA.DPS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hermin Furlinda, ANALISIS YURIDIS PENERAPAN SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL YANG DISERTAI PEMBUNUHAN (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PALEMBANG NOMOR 50/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG DAN NOMOR 51/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salsabila Elmira Atha Diana, Abdul Hakam Sholahuddin, Tegoeh Tri Wiyono, DISPENSASI NIKAH AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Eugene Rangga NovanDria, Perlindungan Anak dan Moralitas Institusi Pendidikan: Studi Kasus Penyimpangan Etika oleh Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Vania Elvina Br Perangin Angin, Dede Agus, Mujadiddah Aslamiyah, ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENGGUNAAN TES DNA SEBAGAI ALAT BUKTI HUBUNGAN KEPERDATAAN ANAK LUAR KAWIN PASCA PUTUSAN MK NOMOR 46/PUU-VIII/2010 (Studi Putusan Nomor 109/PDT/2022/PT BTN) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nabila Aulia Adek Putri, Amanda Aurelia Cahya Ramadhan, Qistina Syakira, Fadia Fatimatuzzahra, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGABULKAN DISPENSASI KAWIN AKIBAT KEHAMILAN DI LUAR NIKAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA NOMOR 396/PDT.P/2023/PA.PT) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rismayana Salsa Amini, Bayu Prasetyo, Sunariyo, ANALISIS HUKUM TERHADAP PENJATUHAN PIDANA KEKERASAN SEKSUAL OLEH ANAK TERHADAP ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Siti Aisyah, ANALISIS EFEKTIVITAS EKSEKUSI PUTUSAN NAFKAH IDDAH, MUT'AH, DAN NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN DALAM MENJAMIN PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DAN ANAK DI PENGADILAN AGAMA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.