PROBLEMATIKA PENGAKUAN DAN ESKESUSI PUTUSAN PERCERAIAN PERKAWINAN CAMPURAN TERHADAP HAK ASUH ANAK DAN NAFKAH PASCA PERCERAIAN : STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA DENPASAR NOMOR 313/PDT.G/2021/PA.DPS
- Authors
-
-
Rasya Aika Fadhila
Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaAuthor -
Diana Febri Nauli Purba
Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaAuthor -
Muhammad Dzikri Sulaeman
Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaAuthor -
Mahmud Aqil
Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Perkawinan Campuran, Putusan Verstek, Hak Asuh Anak, Nafkah Anak, Hukum Perdata Internasional
- Abstract
- Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum putusan perceraian perkawinan campuran yang dijatuhkan secara verstek oleh pengadilan Indonesia terhadap suami berkewarganegaraan asing, efektivitas perlindungan hak asuh anak bagi istri warga negara Indonesia, serta hambatan yuridis dalam pelaksanaan kewajiban nafkah anak pasca perceraian sebagaimana tercermin dalam Putusan Pengadilan Agama Denpasar Nomor 313/Pdt.G/2021/PA.Dps. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus melalui analisis terhadap putusan pengadilan serta berbagai ketentuan hukum nasional dan hukum perdata internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan verstek dalam perkara perceraian perkawinan campuran tetap memiliki kedudukan hukum yang sah dan mengikat sepanjang telah memenuhi ketentuan hukum acara mengenai pemanggilan para pihak, serta memberikan kepastian hukum mengenai putusnya perkawinan, hak asuh anak, dan kewajiban nafkah. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan amar putusan, khususnya terkait pemenuhan nafkah anak oleh mantan suami berkewarganegaraan asing yang telah meninggalkan yurisdiksi Indonesia, menghadapi berbagai hambatan berupa berlakunya asas teritorialitas, tidak adanya perjanjian bilateral maupun mekanisme internasional mengenai pengakuan dan pelaksanaan putusan pengadilan Indonesia, serta belum diratifikasinya Konvensi Den Haag Tahun 2007 tentang Pemulihan Nafkah Internasional. Kondisi tersebut menyebabkan perlindungan hukum terhadap hak anak dan istri WNI belum sepenuhnya efektif dalam praktik sehingga diperlukan pembaruan regulasi nasional dan penguatan kerja sama hukum internasional guna menjamin pengakuan dan pelaksanaan putusan pengadilan Indonesia dalam perkara keluarga lintas negara.
- References
-
DAFTAR PUSTAKA
DASAR HUKUM
Indonesia, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3019, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Indonesia, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.
Indonesia, Het Herziene Indonesisch Reglement (HIR), Staatsblad 1941 Nomor 44.
Indonesia, Reglement op de Rechtsvordering (Rv).
Indonesia, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4235, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Indonesia, Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi Hak-Hak Anak).
Indonesia, Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 149 huruf (d) dan Pasal 156 huruf (d).
BUKU DAN LITERATUR
Gautama, Sudargo. Hukum Perdata Internasional Indonesia. Bandung: Alumni.
I wayan Parthiana, Hukum Perdata Internasional. Bandung: Bandar Maju.
Hardjowahono, B. S. (2013). Dasar-dasar hukum perdata internasional. Citra Aditya Bakti.
Harahap, M. Y. (2017). Hukum acara perdata: Tentang gugatan, persidangan, penyitaan, pembuktian, dan putusan pengadilan. Sinar Grafika.
Manan, A. (2016). Penerapan hukum acara perdata di lingkungan peradilan agama. Kencana.
Subekti, R. (2008). Hukum acara perdata. Bina Cipta.
ARTIKEL JURNAL
Devi, L. A. K., & Fitria, A. (2025). Analisis yuridis terhadap hak asuh anak dalam perceraian suami dan istri yang berkewarganegaraan campuran. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2).
Khairi Ramadhan, M., Sukiati, & Harahap, Y. (2024). Akibat hukum terhadap hak asuh anak di bawah umur atas putusnya perkawinan campuran. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora.
Riski, M. W. (2023). Analisis yuridis hak asuh anak (Putusan Pengadilan Agama Manado No. 258/Pdt.G/2021/PA.Mdo). Lex Administratum, 11(1).
- Downloads
- Published
- 2026-06-30
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Nor Annisa Fadila, Nurul Syahirah, Davina Yuni Irawan, Irsyad Dhahri, TITIK PERTALIAN HARTA BERSAMA PERKAWINAN CAMPURAN DALAM PUTUSAN TIGA TINGKAT PERADILAN DAN UJI TERHADAP RUU HPI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- A. Nurlatifa Ramadhani, Aqilah Islaminuru Ismail, Melindah Rahma, Irsyad Dhahri, ANALISIS YURIDIS MENGENAI KEABSAHAN PERKAWINAN CAMPURAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP STATUS KEWARGANEGARAAN ANAK DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muthia Rahma Khairany, PRINSIP THE BEST INTEREST OF THE CHILD DALAM PENENTUAN HAK ASUH ANAK AKIBAT KELALAIAN NAFKAH DAN REMARRIAGE ORANG TUA (STUDI PUTUSAN PA PROBOLINGGO NOMOR 139/PDT.G/2025/PA.PROB) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Vania Elvina Br Perangin Angin, Dede Agus, Mujadiddah Aslamiyah, ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENGGUNAAN TES DNA SEBAGAI ALAT BUKTI HUBUNGAN KEPERDATAAN ANAK LUAR KAWIN PASCA PUTUSAN MK NOMOR 46/PUU-VIII/2010 (Studi Putusan Nomor 109/PDT/2022/PT BTN) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adam Angga Wijaya, Tri Sulistyowati, PENERAPAN ASAS KEWARGANEGARAAN GANDA TERBATAS (STUDI PERBANDINGAN INDONESIA DAN USA) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya Adinda, TINJAUAN PENETAPAN HAK NAFKAH IDDAH DAN MUTAH DALAM PERKARA CERAI GUGAT DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG PERKAWINAN DAN HUKUM ACARA PERDATA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Siti Aisyah, ANALISIS EFEKTIVITAS EKSEKUSI PUTUSAN NAFKAH IDDAH, MUT'AH, DAN NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN DALAM MENJAMIN PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DAN ANAK DI PENGADILAN AGAMA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhamad Deni Saputra, PENERAPAN HUKUM PROGRESIF TERHADAP RATIO DECIDENDI HAKIM PADA PENETAPAN JOINT CUSTODY DALAM PERKARA HAK ASUH ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya Qurratun Aini, Muhammad Amirul Mukmin, Muh. Herdiansyah Putra, Irsyad Dhahri, KEPASTIAN HUKUM TENGGAT PEMILIHAN KEWARGANEGARAAN BAGI ANAK BERKEWARGANEGARAAN GANDA TERBATAS DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Arief Gunawan, Sifa Mulya Nurani, LEGITIMASI ANAK DI BAWAH UMUR SEBAGAI PENGGUGAT INTERVENSI DALAM SENGKETA WARIS MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.