TITIK PERTALIAN HARTA BERSAMA PERKAWINAN CAMPURAN DALAM PUTUSAN TIGA TINGKAT PERADILAN DAN UJI TERHADAP RUU HPI
- Authors
-
-
Nor Annisa Fadila
Universitas Negeri MakassarAuthor -
Nurul Syahirah
Universitas Negeri MakassarAuthor -
Davina Yuni Irawan
Universitas Negeri MakassarAuthor -
Irsyad Dhahri
Universitas Negeri MakassarAuthor
-
- Keywords:
- hukum perdata internasional, titik pertalian, harta bersama, RUU HPI
- Abstract
- Perkawinan campuran antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) menimbulkan persoalan hukum perdata internasional ketika para pihak bersengketa atas harta bersama, karena hukum tempat perkawinan, hukum kewarganegaraan, dan hukum tempat tinggal dapat menunjuk sistem hukum yang berbeda. Penelitian ini menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 1049/Pdt.G/2017/PN Dps, Putusan Pengadilan Tinggi Denpasar Nomor 67/Pdt/2019/PT DPS, dan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2457 K/Pdt/2020 tentang pembagian harta bersama pasangan WNI dan WNA Italia yang menikah di Italia, mendaftarkan perkawinan di Indonesia, dan menetap di Bali. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi titik pertalian yang digunakan hakim dalam menentukan hukum yang berlaku atas harta perkawinan, menilai apakah asas hukum perdata internasional diterapkan secara eksplisit, dan menguji putusan tersebut terhadap kaidah Rancangan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan, serta pengujian kontrafaktual terhadap RUU HPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga tingkat peradilan tidak menggunakan titik pertalian secara eksplisit. Pengadilan Negeri mengakui sahnya perkawinan di Italia berdasarkan hukum tempat perkawinan, lalu menerapkan hukum Indonesia atas harta tanpa menguji hukum yang berlaku. Pengadilan Tinggi menyatakan perkawinan tunduk pada hukum Indonesia karena telah didaftarkan di Indonesia. Hukum Italia hanya diperlakukan sebagai fakta. Pengujian terhadap RUU HPI menunjukkan bahwa kaidah mengenai hukum tempat kediaman bersama, kualifikasi menurut hukum forum, dan perlakuan hukum asing akan mengarahkan hakim pada penalaran yang lebih terstruktur.
- References
-
Allagan, T. M. P. (2026). Divorce of international mixed marriage and marriage held abroad and Indonesian private international law. Indonesian Journal of International Law, 23(1), Article 5. https://doi.org/10.17304/ijil.vol23.1.1677
Asak, N. P. R. P., & Dewi, T. I. D. W. P. (2023). Pengaturan kaidah hukum perdata internasional terhadap pembagian harta bersama pada perkawinan campuran. Kertha Negara: Journal Ilmu Hukum, 11(6), 602–612.
Badan Pembinaan Hukum Nasional. (2020). Naskah akademik rancangan undang-undang tentang hukum perdata internasional. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Fattah, F., Novitasari, I., & Sulaeman. (2026). Keabsahan perkawinan campuran antara warga negara asing dengan warga negara Indonesia berdasarkan asas lex loci celebration. Jurnal Hukum Unsulbar, 9(1), 24–37.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2020). Putusan Nomor 2457 K/Pdt/2020 (8 Oktober 2020). Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2016). Putusan Nomor 69/PUU-XIII/2015 (27 Oktober 2016).
Maulida, N. S., Al Amruzi, M. F., & Hafidzi, A. (2025). Dynamics of mixed marriages: Analysis of legal choices, divorce recognition, and implications for children's status in Indonesia. Journal of Islamic and Law Studies, 9(2), 177–189. https://doi.org/10.18592/jils.v9i2.17819
Mulyani, D. I., Maharani, P., & Nugroho, L. D. (2025). Eksistensi asas lex loci celebrationis dalam penentuan keabsahan perkawinan internasional di Indonesia. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(5), 1242–1255.
Mustika, D., Syukri, W., Nandita, A., Alam, A. A. S., & Amanda, J. E. (2026). Analisis hukum perdata internasional tentang hak atas tanah bagi warga negara Indonesia dan warga negara asing dalam perkawinan campuran. LEGALITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 11(1), 93–112.
Nurilham, M., Purba, H., & Harianto, D. (2026). Perlindungan hukum kepada para pihak terkait harta bersama dalam pembagian aset perkawinan campuran berupa tanah dan bangunan (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 2457 K/Pdt/2020). Jurnal Hukum Lex Generalis, 7(9).
Onibala, I. (2013). Ketertiban umum dalam perspektif hukum perdata internasional. Jurnal Hukum Unsrat, 1(2), 123–130.
Pengadilan Negeri Denpasar. (2019). Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2017/PN Dps (9 Januari 2019). Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Pengadilan Tinggi Denpasar. (2019). Putusan Nomor 67/Pdt/2019/PT DPS (10 Juli 2019). Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Perpustakaan DPR RI. (2026, September). RUU Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) [Paket informasi terkini]. https://perpustakaan.dpr.go.id/sipinter/index/detail/id/221
Pundarika, Y. G., Tarigan, D. T. B., & Conrad, M. (2025). Analisis putusan perlindungan hak WNI dalam perkawinan campuran melalui perjanjian perkawinan. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4).
Puteri, S. Y., Miqat, N., & Ridwan, A. (2026). The conflict between the principles of lex patriae and lex rei sitae in the ownership of marital property without a marital agreement. Lex Journal: Kajian Hukum dan Keadilan, 10(3), 454–466.
Salsabilla, G. N. (2026). Perlindungan hukum bagi WNI dalam pembagian harta bersama pada perkawinan campuran (Studi Putusan MA No 2457 K/Pdt/2020) [Skripsi sarjana, Universitas Jambi]. Repository Universitas Jambi.
Wahid, L., Faiz, M. J., & Al Amruzi, M. F. (2025). Recognition of foreign divorce decisions in Indonesia: A comparative study of the principles of lex loci celebrationis and lex fori. Journal of Islamic and Law Studies, 9(2).
Widanarti, H. (2018). Akibat hukum perkawinan campuran terhadap harta perkawinan (Penetapan Pengadilan Negeri Denpasar No: 536/Pdt. P/2015/PN. Dps.). Diponegoro Private Law Review, 2(1).
Wijaya, I., & Wijaya, S. A. (2026a, April 27). Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional atur hubungan perdata lintas negara di Indonesia. Veritask.
- Downloads
- Published
- 2026-10-17
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Ismi Nur Azizah, Juwita Putry Anwar, Irsyad Dhahri, DIPLOMATIC RELIGION DALAM DINAMIKA DIPLOMASI MODERN: PERKEMBANGAN PERAN AGAMA SEBAGAI INSTRUMEN DIALOG, KERJA SAMA, DAN PERDAMAIAN DALAM HUBUNGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sitti Nur Hajrah, Irsyad Dhahri, KEKEBALAN DIPLOMATIK DALAM HUKUM INTERNASIONAL: HAK DAN BATASANNYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurul Fitriani, Irsyad Dhahri, DIPLOMASI INDONESIA DALAM SENGKETA ZEE LAUT NATUNA UTARA: ANALISIS KASUS KLAIM NINE-DASH LINE TIONGKOK (2010-2024) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Auliyah Rahma Febri Yana, Humaerah Mathar, Irsyad Dhahri, Y20 DAN PEMUDA DALAM DIPLOMASI MULTILATERAL: STUDI KASUS Y20 INDONESIA 2022 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Auliyah Rahma Febri Yana, Humaerah Mathar, Irsyad Dhahri, Y20 DAN PEMUDA DALAM DIPLOMASI MULTILATERAL: STUDI KASUS Y20 INDONESIA 2022 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rafika Fadillah, Muh. Fadhil, Muhammad Farel Adriansyah, Irsyad Dhahri, CONFLICT OF LAWS DALAM HUBUNGAN KERJA TENAGA KERJA ASING DI INDONESIA: ANALISIS CHOICE OF LAW DAN LEGAL PROTECTION , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- A. Nurlatifa Ramadhani, Aqilah Islaminuru Ismail, Melindah Rahma, Irsyad Dhahri, ANALISIS YURIDIS MENGENAI KEABSAHAN PERKAWINAN CAMPURAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP STATUS KEWARGANEGARAAN ANAK DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya Qurratun Aini, Muhammad Amirul Mukmin, Muh. Herdiansyah Putra, Irsyad Dhahri, KEPASTIAN HUKUM TENGGAT PEMILIHAN KEWARGANEGARAAN BAGI ANAK BERKEWARGANEGARAAN GANDA TERBATAS DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muh. Dwiki Sugiarto Shafa, Muh. Haikal Fahlefy Tenroaji, Irsyad Dhahri, PERKEMBANGAN DIPLOMASI DIGITAL DAN TANTANGANNYA TERHADAP HUKUM DIPLOMATIK DI ERA TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Ludgerus Sixtian Artasetiade, Akbar Sayudi, TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DAN PEMALSUAN SURAT DALAM PROSES PENGALIHAN HAK ATAS TANAH (Studi Komparatif KUHP Lama dan KUHP Baru terhadap Putusan PN Bantul Nomor 260-264/Pid.B/2025/PN Btl) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Albet Maulana Rahmawan, Ahmad Lukman Nul Hakim, Fairuz Ramadhansyah, LEGITIMASI PEMBUKTIAN ALAT BUKTI HASIL AI GENERATIF DALAM HUKUM ACARA PERDATA DAN PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya fauzi, Kanaya Salsabilla, Nofa kamelia, Roni Rustandi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEJAHATAN CYBER DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Rasya Yorika, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR DALAM INITIAL COIN OFFERING MELALUI KEPASTIAN HUKUM ATAS KEDUDUKAN TOKEN SEBAGAI BENDA BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lisa Yanti Ismail, Nur Zakiyah, Iryad Dahri, DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA MELALUI KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN SOFT POWER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Adelia Nelma Mutiara, REKONSTRUKSI PERLINDUNGAN HUKUM TANAH ADAT DALAM RUU ADMINISTRASI PERTANAHAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 64/PUU-XXIV/2026: ANTARA KEPASTIAN SERTIFIKAT DAN KEADILAN SUBSTANTIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Agi Soma, ANALISIS YURIDIS PUTUSAN ULTRA PETITA DALAM PERKARA PIDANA: Kajian Normatif terhadap Legalitas, Legitimasi, dan Batasan Kewenangan Hakim dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syafira Maruapey, Sakina Tri Andayani Wael, KEJAHATAN SIBER DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN UPAYA PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Albet Maulana Rahmawan, Karina Naira Ozora, Shafa Marwa Alfa Putri, Az Zahra Adung, IMPLEMENTASI PRINSIP ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) TERHADAP DOKTRIN BUSINESS JUDGMENT RULE DIREKSI KORPORASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Adelia Nelma Mutiara, REKONSTRUKSI PERLINDUNGAN HUKUM TANAH ADAT DALAM RUU ADMINISTRASI PERTANAHAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 64/PUU-XXIV/2026: ANTARA KEPASTIAN SERTIFIKAT DAN KEADILAN SUBSTANTIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.