Restorative Justice Berbasis Tasawuf di Lingkungan Pondok Pesantren: Internalisasi Nilai Al-'Afw sebagai Model Penyelesaian Bullying (Studi Kasus di Pondok Pesantren Darul Ulum Agung, Malang)
- Authors
-
-
Muhammad Ainul Yakin Alanami
Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Darul 'Ulum JombangAuthor -
Syaiful Bahri
Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Darul 'Ulum JombangAuthor -
Muhammad Ajid Husain
Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Darul 'Ulum JombangAuthor
-
- Keywords:
- Keadilan Restoratif, Al-'Afw, Bullying Pesantren
- Abstract
- Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai tasawuf, khususnya sifat al-'afw (pemaafan), mendukung keberhasilan penerapan restorative justice dalam penyelesaian kasus bullying di lingkungan pondok pesantren, serta mengidentifikasi kendala implementasinya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran paradigma penegakan hukum dari pendekatan retributif menuju pendekatan yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis (socio-legal research) yang bersifat deskriptif-analitis, dengan pendekatan sosiologis dan pendekatan perundang-undangan. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen terhadap delapan informan di Pondok Pesantren Darul Ulum Agung, Malang, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian bullying di pesantren tersebut secara substansial telah mencerminkan prinsip-prinsip restorative justice—identifikasi laporan, klarifikasi, mediasi, kesepakatan tanggung jawab, hingga pendampingan lanjutan—yang dijiwai oleh nilai al-'afw, mahabbah, ukhuwah, dan muhasabah. Model penyelesaian ini penulis istilahkan sebagai mediasi sufistik, yaitu integrasi kerangka prosedural restorative justice dengan dimensi spiritual tasawuf. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala internal (ego, minimnya pemahaman tasawuf, budaya hierarkis) maupun eksternal (paradigma retributif masyarakat, pengaruh media sosial, dan ketiadaan standar operasional prosedur tertulis). Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan melalui penyusunan SOP tertulis dan pelatihan mediasi berbasis nilai spiritual sebagai upaya keberlanjutan model mediasi sufistik.
- References
-
Abdullah Nashih Ulwan. (1992). Tarbiyatul Aulad fi al-Islam. Beirut: Dar al-Salam.
Al-Qur'an. Surah Ali 'Imran ayat 134; Surah Al-Baqarah ayat 178; Surah An-Nisa ayat 128.
Braithwaite, J. (2002). Restorative Justice and Responsive Regulation. Oxford/New York: Oxford University Press.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES.
Johnstone, G. (2011). Restorative Justice: Ideas, Values, Debates. London: Routledge.
Lebang, M. A. S., dkk. (2022). "Implementasi Restorative Justice sebagai Upaya Penegakan Hukum Pidana yang Berperikemanusiaan dan Berkeadilan." Jurnal Cahaya Keadilan, 10(2).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks: Sage.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Oxford: Blackwell.
Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Mengadili Perkara Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Rais, M. T. (2022). "Negara Hukum Indonesia: Gagasan dan Penerapannya." Jurnal Hukum Unsulbar, 5(2), 11–31.
Rawls, J. (1971). A Theory of Justice. Cambridge: Harvard University Press.
Simatupang, R. S., Hadiyanto, A., & Ciptono, C. (2025). "Penerapan Hukuman Terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum sebagai Pelaku Tindak Pidana Asusila terhadap Sesama Anak."
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
- Downloads
- Published
- 2026-09-21
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Tiara Febrianti, Rini Winarsih, Syaiful Bahri, PERLINDUNGAN HUKUM DEBITUR FINTECH LENDING DI INDONESIA TERHADAP PENAGIHAN INTIMIDATIF DAN PENYALAHGUNAAN DATA PRIBADI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Andini Ayudia Pasha, Fadyah Nurul Zannah, Mhd. Gilang Rahmadan, Mhd. Zarzis, Muhammad Fadli Harahap, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PERUNDUNGAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ainul Yaqin, Ronny Winarno, Wiwin Ariesta, TINJAUAN YURIDIS RESTORATIVE JUSTICE BAGI PENYALAHGUNA NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 MELALUI TIM ASESMEN TERPADU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Asmariah, ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BERDASARKAN UU KESEHATAN NO. 17/2023 DAN UU NARKOTIKA NO. 35/2009 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhamad Subkhan, Analisis Yuridis terhadap Penggunaan Media Sosial sebagai Sarana Rekrutmen Gangster oleh Anak di Bawah Umur (Kajian Yuridis Normatif Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Perlindungan Anak) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nabila Ohorella, REKONSTRUKSI HUKUM PERJANJIAN KERJA HARIAN LEPAS BERBASIS ELEKTRONIK: INTERSEKSI HUKUM SIBER, ASAS PROPORSIONALITAS, DAN KETENAGAKERJAAN SYARIAH PASCA-PUTUSAN MK NO. 168/PUU-XXI/2023 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Coernia Sari Sahast, Rini Fathonah, Muhammad Farid, Firganefi, Emilia Susanti, UPAYA MEDIASI NON PENAL TERHADAP TINDAKAN PERKELAHIAN MASSAL ANTAR MAHASISWA DI TINGKAT PERGURUAN TINGGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Riduan Akolo, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN MENGGUNAKAN PANAH WAYER DI SULAWESI UTARA: PERSPEKTIF SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jitsa Alenta Maher Wibowo, Najwaa Kamiliya Sudirman, Luthfia Ramadhani, Darrel Aprilian Emerson Manullang, RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PEMUKULAN MARIO DANDY TERHADAP DAVID OZORA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 14 No. 12 (2025): Causa Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Juliansyah Prayoga, Muhammad Bagus Khoirunas, TRANSFORMASI PARADIGMA PENYELESAIAN SENGKETA ONRECHTMATIGE OVERHEIDSDAAD MELALUI MEDIASI PERADILAN (STUDI KASUS INFRASTRUKTUR JALAN RUSAK DI PENGADILAN NEGERI PANDEGLANG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rifal Hatapayo, ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENIPUAN DALAM KUHP INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.