Abstract
Pendidikan Islam pada era disrupsi menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), perubahan karakter generasi, dan transformasi sosial yang berlangsung sangat cepat. Kondisi tersebut diperparah oleh stagnasi metodologis yang masih ditandai dengan dominasi pembelajaran konvensional, sehingga kurang mampu memenuhi kebutuhan peserta didik abad ke-21. Artikel ini bertujuan menganalisis berbagai tantangan pendidikan Islam masa mendatang serta menawarkan arah transformasi yang relevan melalui penguatan paradigma integratif antara nilai-nilai Islam dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi library research dengan pendekatan deskriptif analitis, melalui kajian terhadap literatur, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan Islam kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam perlu melakukan rekonstruksi paradigma melalui penghapusan dikotomi ilmu agama dan sains, penguatan literasi digital, pemanfaatan Artificial Intelligence secara etis, pembaruan kurikulum yang mengintegrasikan fikih teknologi, eco Islam, dan akhlak siber, serta transformasi metode pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL). Selain itu, penataan ulang peran guru sebagai murabbi, muaddib, dan kurator pembelajaran menjadi faktor strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, spiritual, dan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, pendidikan Islam masa mendatang harus mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah sebagai landasan utama pembentukan insan yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan global.References
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC, 1999.
Abuddin Nata. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana, 2022.
Azyumardi Azra. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Kencana, 2019.
Don Tapscott. Grown Up Digital: How the Net Generation Is Changing Your World. New York: McGraw-Hill, 2009.
Ismail Raji al-Faruqi. Islamization of Knowledge: General Principles and Work Plan. Herndon, VA: International Institute of Islamic Thought, 1982.
Muhammad Athiyah al-Abrasyi. Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Islam. Terj. H. Bustami A. Gani dan Djohar Bahry. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati, 2002–2006.
M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, 2013.
Neil Selwyn. Should Robots Replace Teachers? AI and the Future of Education. Cambridge: Polity Press, 2019
Neil Postman. Technopoly: The Surrender of Culture to Technology. New York: Vintage Books, 1993.
Suyanto, M.. Transformasi Digital Pendidikan. Yogyakarta: Andi, 2022.
Syed Muhammad Naquib al-Attas. Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC, 1993
Rhenald Kasali. Disruption: Tak Ada yang Tak Bisa Diubah Sebelum Dihadapi Motivasi Saja Tidak Cukup. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2017.
Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2019.
Thomas Lickona. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, 1991.
UNESCO. Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris: UNESCO, 2023.
Wayne Holmes. Artificial Intelligence in Education: Promise and Implications for Teaching and Learning. Center for Curriculum Redesign, 2022
Zainuddin. Paradigma Pendidikan Terpadu: Menyiapkan Generasi Ulul Albab. Malang: UIN-Maliki Press, 2008.