ANALISIS ARAH KEBIJAKAN KURIKULUM CINTA DAN PROSES DEEP LEARNING BAGI MODERASI BERAGAMA
PDF

Keywords

Arah kebijakan kurikulum
deep learning
moderasi beragama
pendidikan Islam
kebijakan pendidikan

How to Cite

ANALISIS ARAH KEBIJAKAN KURIKULUM CINTA DAN PROSES DEEP LEARNING BAGI MODERASI BERAGAMA. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 19(3). https://doi.org/10.2238/e581ve56

Abstract

Perkembangan masyarakat yang semakin kompleks pada era digital menuntut sistem pendidikan Islam mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter moderat, toleran, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. Oleh karena itu, arah kebijakan kurikulum yang berorientasi pada penguatan moderasi beragama perlu diintegrasikan dengan pendekatan deep learning yang menekankan pembelajaran bermakna (meaningful learning), pembelajaran sadar (mindful learning), dan pembelajaran menyenangkan (joyful learning). Penelitian ini bertujuan menganalisis arah kebijakan kurikulum serta implementasi proses deep learning dalam memperkuat moderasi beragama pada pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, meliputi peraturan pemerintah, kebijakan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, buku, artikel ilmiah, serta hasil penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi konsep, kebijakan, dan implementasi pembelajaran yang mendukung penguatan moderasi beragama. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dengan pendekatan deep learning mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih reflektif, kontekstual, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, tetapi juga menanamkan sikap toleransi, keadilan, keseimbangan (tawasuṭ), penghargaan terhadap keberagaman, serta tanggung jawab sosial. Dengan demikian, sinergi antara kebijakan kurikulum dan implementasi deep learning menjadi strategi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
DOI: https://doi.org/10.2238/e581ve56
PDF

References

Amrullah, M. Kholis, Sarohmad, dan Luluk Ilma'nun. Deep Learning: Pendekatan Baru dalam Belajar dan Pembelajaran. Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup, 2025.

Ausubel, David P. Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart and Winston, 1968.

Biggs, John, dan Catherine Tang. Teaching for Quality Learning at University. 4th ed. Maidenhead: Open University Press, 2011.

Bruner, Jerome S. The Process of Education. Cambridge, MA: Harvard University Press, 1960.

Bransford, John D., Ann L. Brown, dan Rodney R. Cocking (eds.). How People Learn: Brain, Mind, Experience, and School. Washington, DC: National Academies Press, 2000.

Carl Rogers. Freedom to Learn. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company, 1969.

Darling-Hammond, Linda, et al. The Learning Classroom: Theory into Practice. Stanford: Stanford University, 2008.

Ference Marton, dan Roger SAljO. 'On Qualitative Differences in Learning: I—Outcome and Process.' British Journal of Educational Psychology, Vol. 46, No. 1, 1976.

H. A. R. Tilaar. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta, 2012.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Kurikulum Berbasis Cinta (Kurikulum Cinta): Konsep dan Implementasi dalam Pendidikan. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2025.

Ki Hajar Dewantara. Karya Ki Hajar Dewantara: Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa, 2013.

M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

M. Kholis Amrullah, Sarohmad, dan Luluk Ilma'nun. Deep Learning: Pendekatan Baru dalam Belajar dan Pembelajaran. Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup, 2025.

Partnership for 21st Century Learning. Framework for 21st Century Learning. Washington, DC: P21, 2019.

Pipit Utami dkk. Penerapan Pembelajaran Deep Learning dalam Pendidikan di Indonesia. Star Digital Publishing, 2025.

Tilaar, H. A. R. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta, 2012.

Thomas Lickona. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, 1991.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

UNESCO. Learning: The Treasure Within (Delors Report). Paris: UNESCO, 1996.