ANALISIS SPASIAL SEBARAN WISATA SUSUR SUNGAI MARTAPURA PADA RUTE TAMAN MASKOT BEKANTAN SAMPAI DENGAN SOTO BANG AMAT

Authors
  • Ajeng

    Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat
    Author
  • Ellyn Normelani

    Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat
    Author
  • Norma Yuni Kartika

    Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat
    Author
  • Indra Agung Pamuja

    Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat
    Author
Keywords:
Wisata susur sungai, potensi wisata, Sistem Informasi Geografis (SIG), Sungai Martapura
Abstract
Kota Banjarmasin memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis sungai, salah satunya melalui wisata susur Sungai Martapura yang menghubungkan berbagai objek wisata budaya, religi, kuliner, edukasi, dan wisata buatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi wisata berdasarkan konsep 5A (Attraction, Accessibility, Activities, Amenities, dan Accommodation), serta menganalisis pola sebaran dan keterhubungan keruangan objek wisata pada rute Taman Maskot Bekantan hingga Soto Bang Amat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan pengambilan titik koordinat, kemudian dianalisis menggunakan konsep 5A, Average Nearest Neighbor (ANN) menggunakan analisis buffer, dan flow map. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 objek wisata dengan wisata budaya sebagai jenis yang paling dominan. Berdasarkan konsep 5A, kawasan penelitian memiliki potensi wisata yang tinggi. Analisis spasial menunjukkan pola sebaran objek wisata cenderung mengelompok dengan nilai Nearest Neighbor Ratio (NNR) sebesar 0,781379. Selain itu, analisis jaringan menunjukkan keterhubungan yang kuat antarobjek wisata sehingga membentuk koridor wisata sungai yang terintegrasi dan berpotensi mendukung pengembangan pariwisata di Kota Banjarmasin.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Abdillah, Y. (2026). Pengantar Pariwisata: Konsep, Analisis dan Strategi. Universitas Brawijaya Press.

Annadiana, A., & Rahmi, D. H. (2020). PERAN DAN FAKTOR YANG MENDORONG MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA SUNGAI JINGAH BANJARMASIN. Cakra Wisata, 24(2), 19–37.

“Asta Cita” 8 Agenda Prioritas. (2025). https://astacita.info/

Chandra, M. N. N., & Salim, A. (2024). Dinamika Perdagangan di Pasar Terapung Kalimantan: Dampak Aktivitas Kemaritiman terhadap Struktur Pasar Tradisional. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(6), 43–53.

Febrian, F., & Suherty, L. (2023). Upaya untuk Meningkatkan Potensi Objek Wisata di Kota Banjarmasin (Studi pada Wisata Susur Sungai). JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 6(2), 717–725.

Hadisumarno, B. S. (1979). Metode analisa geografi. LP3ES. https://books.google.co.id/books?id=ROj6HAAACAAJ

Haggett, P. (2001). Geography: a global synthesis. Pearson Education.

Harlindong, S. B. (2024). Analisis Asal Tujuan Perjalanan Pada Jalan Letjen Hertasning-Jalan Tun Abdul Razak Berbasis Aplikasi Visum= Analysis of Origin Destination Trip on Letjen Hertasning Street-Tun Abdul Razak Street Based on Visum Aplication. Universitas Hasanuddin.

Indonesia, K. P. R. (2026). RENCANA STRATEGIS Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Tahun 2025-2029.

Khongthong, P. (2016). Cultural Tourism Destination Development Of Nakhon Si Thammarat Province.

Madubun, S., Renjaan, M. J., & Tammu, R. G. (2025). Kajian Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Mengunjungi Objek Wisata Pantai Nirun Kabupaten Maluku Tenggara. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Dan Ekonomi, 4(2), 260–271.

PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN NOMOR 28. (2012). 2012.

Pratama, Y. B. (2018). Perancangan Landmark Kota Banjarmasin Sebagai Kota Seribu Sungai. Unika Soegijapranata Semarang.

Pujianti, N. H., Normelani, E., & Aristin, N. F. (2017). Inventarisasi Sarana dan Prasarana Obyek Wisata Di Kota Banjarmasin. JTP2IPS, 2(1), 46–52.

Purwaningrum, H., & Ahmad, H. (2021). Evaluasi Pengelolaan Wisata Jati Larangan Dan Taman Sengon Melalui Indikator 5a Di Dusun Iroyudan. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 15(2).

Rasyid, F. M., Putra, A. M., Mukhlis, J., Dinan, R., & Triwahyuningsih, N. (2026). Geografi Pariwisata. Star Digital Publishing.

Riana, D. R. (2020). Wajah Pasar Terapung Sebagai Ikon Wisata Banjarmasin, Kalimantan Selatan dalam Sastra: Kajian Sastra Pariwisata. UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa Dan Sastra, 16(2), 231–250.

Safri, M., & Diami, T. (2022). Teori dan Penerapan Valuasi Ekonomi dengan Pendekatan Biaya Perjalanan (Travel Cost Approach) di Percandian Muaro Jambi. CV. Green Publisher Indonesia.

Salim, M. A. M., Arifin, M., Salam, N., Rante, M. W., Darmayasa, D., Ery, A. P., Muswantoro, M., Ridwan, M., Badollahi, M., & Aminah, S. (2023). Book- Pengembangan Daya Tarik Wisata Sungai di Sul-Sel. POLITEKNIK PARIWISATA MAKASSAR.

Sinuraya, A. F., Sembiring, J. A., Ningsih, W., Kardiana, E., Hasugian, R., & Nona, R. S. S. (2026). Pemetaan Pola Persebaran Destinasi Wisata Budaya di Kabupaten Karo Berbasis Sistem Informasi Geografis. Journal Of Golden Generation Multidisciplinary, 2, 604–611.

Suhendra, A. (2021). Kajian Potensi Wisata Air Terjun Batu Tilam Di Desa Kebuntinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. Universitas Islam Riau.

Ullman, E. L., & Boyce, R. R. (1980). Geography as spatial interaction.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. (2009).

Yoeti, O. A. (2002). Perencanaan Strategis pemasaran daerah tujuan wisata. Jakarta: Pradnya Paramita, 4611.

Cover Image
Downloads
Published
2026-06-27
Section
Articles

How to Cite

ANALISIS SPASIAL SEBARAN WISATA SUSUR SUNGAI MARTAPURA PADA RUTE TAMAN MASKOT BEKANTAN SAMPAI DENGAN SOTO BANG AMAT. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(7). https://doi.org/10.2238/k2d1zj14

Similar Articles

1-10 of 99

You may also start an advanced similarity search for this article.