PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KESADARAN PROTEKTIF REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL MELALUI PROGRAM PSIKOEDUKASI SAFE

Authors
  • Alifia Dwi Fatihasari

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Shine Nevsa Sanjaya

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Aqila Hendya Aisha

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Awaluna Izzata Sidqy

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Muhammad Kayyis

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Nabila Tsabita Maulida

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Syarah Aulia Aziza

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Brigitta Carissa

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Cindy Aulia Sufiandra

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
  • Annisa Srifanna Sani

    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
    Author
Keywords:
Edukasi Keselamatan, Remaja, Pelecehan Seksual, Consent, SDG 3, SDG 4
Abstract
Pemakluman lelucon fisik dan rendahnya pemahaman mengenai batasan tubuh seringkali mengaburkan batas antara keakraban wajar dan pelecehan seksual pada remaja. Berdasarkan data SNPHAR (2024) yang menunjukkan tingginya tingkat kekerasan seksual pada usia anak dan remaja, edukasi keselamatan diri menjadi sangat krusial dan mendesak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan ruang aman bagi remaja melalui program psikoedukasi "Safety Awareness for Everyone (SAFE)" bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMPK Santo Antonius, Desa Arjowilangun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis active learning yang ramah remaja. Kegiatan ini mencakup mading interaktif, pemetaan zona tubuh, pemahaman consent (persetujuan), penyediaan Kotak Cerita anonim, serta simulasi panduan mitigasi S.A.F.E. (Stop, Ask for Help, Find Crowded Place, Explain What Happened). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman komprehensif peserta terhadap spektrum pelecehan seksual, pentingnya memberikan dan menghargai konsen, serta langkah strategis mencari pertolongan. Selain itu, program ini berhasil menanamkan empati sosial bahwa korban tidak boleh disalahkan. Sebagai kesimpulan, intervensi psikoedukasi berbasis sekolah sangat esensial sebagai fondasi awal kesadaran perlindungan diri remaja. Namun, pembentukan budaya saling menjaga secara berkelanjutan mutlak membutuhkan kolaborasi aktif dari ekosistem sekolah dan keluarga.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191–215. https://www.semanticscholar.org/paper/Self-efficacy%3A-toward-a-unifying-th

eory-of-change.-Bandura/953070a862df2824b46e7b1057e97badfb31b8c2

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Hasanah, R. N., Nugrastuti, N. M., Fitrianti, R., Zahrawani, A. R., Agustin, O., & Afilah, N. (2025). Psikoedukasi untuk mencegah kekerasan seksual remaja. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 921–924. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.176

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024a, 7 Oktober). Angka prevalensi kekerasan pada anak naik sepanjang 2021–2024 [Siaran pers, dikutip RRI.co.id]. RRI. https://rri.co.id/nasional/1030250/angka-prevalensi-kekerasan-pada-anak-naik

sepanjang-2021-2024

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024b, 21 Oktober). Data Simfoni PPA [Dikutip dalam "Selama 2023–2025, 9 kasus kekerasan seksual anak libatkan oknum polisi"]. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/5186017/selama-2023-2025-9-kasus-keker

asan-seksual-anak-libatkan-oknum-polisi

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025). Laporan tahunan KPAI: Jalan terjal perlindungan anak, ancaman serius generasi emas Indonesia. https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindunga

n-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2026a, 9 Januari). KPAI catat lonjakan kekerasan anak, dorong kolaborasi sekolah dan keluarga untuk pencegahan [Dikutip NU Online]. https://www.nu.or.id/nasional/kpai-catat-lonjakan-kekerasan-anak-dorong-kola

borasi-sekolah-dan-keluarga-untuk-pencegahan-ascIS

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2026b, 16 Januari). KPAI: Ada 2.031 kasus pelanggaran anak sepanjang 2025, siapa pelaku terbanyak? [Dikutip detikEdu]. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8310182/kpai-ada-2-031-kasus-pelang

garan-anak-sepanjang-2025-siapa-pelaku-terbanyak

Ma, Y., et al. (2022). Chinese adolescents’ sexual and reproductive health education: A quasi-experimental study. https://doi.org/10.1111/phn.12914 Public Health Nursing.

Mashudi, E. A., & Nur'aini. (2015). Pencegahan kekerasan seksual pada anak melalui pengajaran personal safety skills. Metodik Didaktik: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 9(2), 60–71. https://doi.org/10.17509/md.v9i2.3253

Nizmi, Y. E., Olivia, Y., Meilani, N. L., Retnaningsih, U. O., & Asriwandari, H. (2023). Edukasi pengenalan dan pencegahan kekerasan seksual kepada siswa sebagai upaya responsif mengantisipasi darurat kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Madaniya, 4(2). https://doi.org/10.53696/27214834.496

Suhadianto, S., & Ananta, A. (2023). Pencegahan kekerasan seksual pada remaja di Sekolah Menengah Pertama melalui pemberian psikoedukasi. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 4(1), 177–186. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i1.2056

Wurtele, S. K., & Kenny, M. C. (2016). Technology‐related sexual solicitation of adolescents: A review of prevention efforts. Child Abuse Review, 25(5), 332–344. https://doi.org/10.1002/car.2445

Cover Image
Downloads
Published
2026-08-25
Section
Articles

How to Cite

PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KESADARAN PROTEKTIF REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL MELALUI PROGRAM PSIKOEDUKASI SAFE. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(9). https://journal.cib.institute/index.php/sindoro/article/view/3431

Similar Articles

1-10 of 76

You may also start an advanced similarity search for this article.