Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

KEJANG DEMAM PADA ANAK: EVALUASI KLINIS, TATA LAKSANA AKUT, DAN PROGNOSIS BERDASARKAN TINJAUAN LITERATUR

Abstract

Latar belakang: Kejang demam merupakan salah satu kejadian kejang yang paling sering dijumpai pada anak usia dini. Walaupun sebagian besar episode memiliki prognosis baik, kejang dapat menimbulkan kecemasan keluarga dan membutuhkan penilaian untuk membedakannya dari infeksi sistem saraf pusat atau penyebab kejang akut lainnya. Tujuan: Meninjau bukti ilmiah mengenai karakteristik klinis, klasifikasi, evaluasi, tata laksana, kekambuhan, dan prognosis kejang demam pada pasien anak. Metode: Tinjauan literatur naratif dilakukan melalui PubMed menggunakan istilah 'febrile seizures', 'children', 'infant', 'management', 'evaluation', 'recurrence', dan 'prognosis'. Literatur yang relevan, termasuk tinjauan klinis dan tinjauan sistematis pedoman, disintesis secara tematik. Tidak dilakukan meta-analisis baru atau penilaian risiko bias formal. Hasil: Kejang demam umumnya terjadi pada usia 6–60 bulan dan dibedakan menjadi sederhana atau kompleks berdasarkan durasi, manifestasi fokal, serta kekambuhan dalam 24 jam. Evaluasi pada anak berfokus pada stabilisasi, karakteristik kejang, pemulihan kesadaran, pencarian sumber demam, dan identifikasi tanda infeksi sistem saraf pusat. Pemeriksaan penunjang tidak dilakukan rutin pada anak dengan kejang demam sederhana yang kembali ke kondisi awal tanpa tanda bahaya. Kejang yang berlangsung lima menit atau lebih memerlukan terapi emergensi sesuai protokol pediatri. Profilaksis antikejang jangka panjang tidak direkomendasikan secara rutin untuk kejang demam sederhana. Kesimpulan: Penilaian klinis yang terarah, terapi segera untuk kejang berkepanjangan, dan edukasi pengasuh merupakan inti penatalaksanaan kejang demam pada anak.

Keywords

kejang demam, anak, evaluasi klinis, tata laksana, prognosis

PDF

References

  1. 1. Ferretti A, Riva A, Fabrizio A, Bruni O, Capovilla G, Foiadelli T, et al. Best practices for the management of febrile seizures in children. Ital J Pediatr. 2024;50(1):95. doi:10.1186/s13052-024-01666-1. PMID: 38735928.
  2. 2. Leung JSC. Febrile seizures: an updated narrative review for pediatric ambulatory care providers. Curr Pediatr Rev. 2024;20(1):43-58. doi:10.2174/1573396318666220829121946. PMID: 36043723.
  3. 3. Corsello A, Marangoni MB, Macchi M, Cozzi L, Agostoni C, Milani GP, et al. Febrile seizures: a systematic review of different guidelines. Pediatr Neurol. 2024;155:141-148. doi:10.1016/j.pediatrneurol.2024.03.024. PMID: 38653182.
  4. 4. American Academy of Pediatrics, Steering Committee on Quality Improvement and Management, Subcommittee on Febrile Seizures. Febrile seizures: clinical practice guideline for the long-term management of the child with simple febrile seizures. Pediatrics. 2008;121(6):1281-1286. doi:10.1542/peds.2008-0939.
  5. 5. Zhang J, Jing Q, Li S, Liu Y, Lin Z, Han X, et al. Risk factors for secondary epilepsy following febrile seizures in children: a meta-analysis. Epilepsy Behav. 2024 Dec;161:110051. doi:10.1016/j.yebeh.2024.110051. PMID: 39306980.
  6. 6. Marangoni MB, Corsello A, Cozzi L, Agostoni C, Santangelo A, Milani GP, et al. The non-clinical burden of febrile seizures: a systematic review. Front Pediatr. 2024;12:1377939. doi:10.3389/fped.2024.1377939. PMID: 38711493.

Similar Articles

11-20 of 183

You may also start an advanced similarity search for this article.