Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN ANTAR PARAMETER HEMOGLOBIN, LEUKOSIT, ERITROSIT, HEMATOKRIT, DAN TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH GRESIK

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Infeksi virus dengue dapat menyebabkan perubahan berbagai parameter hematologi, seperti hemoglobin, leukosit, eritrosit, hematokrit, dan trombosit, yang berperan penting dalam membantu diagnosis serta pemantauan perkembangan penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar parameter hematologi pada pasien Demam Berdarah Dengue di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 data rekam medis pasien DBD yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25 melalui uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan (53,5%) dan berada pada kelompok usia 0–5 tahun (27,9%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara trombosit dengan hematokrit (p=0,001), hemoglobin (p=0,002), dan leukosit (p<0,001), serta antara hematokrit dengan hemoglobin (p<0,001) dan eritrosit (p<0,001). Selain itu, terdapat hubungan bermakna antara hemoglobin dan eritrosit (p=0,002). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara trombosit dengan eritrosit, hematokrit dengan leukosit, maupun leukosit dengan eritrosit (p>0,05). Kesimpulan: Sebagian parameter hematologi pada pasien DBD memiliki hubungan yang signifikan, sehingga dapat digunakan sebagai indikator dalam pemantauan kondisi klinis dan perkembangan penyakit.

Keywords

Demam Berdarah Dengue, hemoglobin, leukosit, eritrosit, hematokrit, trombosit.

PDF

References

  1. Gresik, D. K. K. (2024). Jumlah Kasus DBD - Tabel Statistik - Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik.
  2. Hasanah, M., Krihariyani, D., & Arifin, S. (2024). Korelasi Kadar Hemoglobin, Jumlah Leukosit, dan Jumlah Trombosit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). 43–47.
  3. Komara, E., Wahyuningsih, N. E., & Onny Setiani. (2024). Hubungan Cuaca dan Kepadatan Penduduk dengan Kejadian DBD: Literature Review. 7(4), 864–870.
  4. Maharani, D., Saputra, O., Morfi, C. W., & Kurniati, I. (2024). Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit Awal Masuk terhadap Lama Rawat Inap Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUD Abdoel Moelok Tahun 2024.
  5. Marsudi, L. O., Irwadi, D., & Sumbung, A. (2022). Hasil Pemeriksaan Hematologi Rutin Pada Pasien Demam Berdarah Dengue ( DBD ): Sebuah Studi Literatur Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo. 2(77), 62–68.
  6. Pandia, N. D. Y. br, Sibarani, J. P., & Hendra. (2025). PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DEWASA DI RS SANTA. 6, 2263–2275.
  7. Purwati, K., Indriasari, & Bazla, N. A. (2026). Hubungan Nilai Trombosit, Hematokrit, Leukosit, Dan Rasio Trombosit-Hematokrit Dengan Derajat Klinis Demam Berdarah Dengue Pada Anak Di Rsud Embung Fatimah Kota Batam Pada Tahun 2022-2024. 16(2).
  8. Ratulangi, A. D., Djohan, H., & Kamilla, L. (2025). The Relationship Between NS1 Examination and the Examination of Hemoglobin, Hematocrit, Leukocytes, Platelets, and Erythrocytes in Dengue Fever Patients in The Pediatric Ward. 7(1), 32–39.
  9. Rivai, A. A. H., Bendesa, K. Y. P., & Sarmaliana. (2025). Pemetaan Sebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Bulukumba Periode 2022-2024. 5(3), 39–45.
  10. Wijaya, A., Husnah, Y. A., & Rahmawati, P. Z. (2024). Hubungan Pemeriksaan Antigen Nonstruktural 1 (Ns1) Dan Jumlah Nilai Hematokrit Pada Pasien Positif Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Tumpang. 5, 11562–11569.
  11. World Health Organization (WHO). (2025). Dengue.

Similar Articles

1-10 of 41

You may also start an advanced similarity search for this article.