Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

IDENTIFIKASI SENYAWA ALKALOID DAN TANIN PADA DAUN MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

Abstract

Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) sejak lama dipakai sebagai ramuan tradisional dan diketahui menghasilkan metabolit sekunder, khususnya alkaloid serta tanin. Keberadaan kedua golongan itu pada ekstrak etanol 96% daun tersebut ditelusuri dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Percobaan dikerjakan di laboratorium dan diuraikan secara deskriptif, baik kualitatif maupun kuantitatif. Simplisia disiapkan lewat sortasi, pengeringan pada 60°C, pengecilan ukuran, lalu pengayakan mesh 40. Zat aktif ditarik secara maserasi 3 × 24 jam memakai etanol 96% (rasio 1:10), kemudian filtrat dipekatkan dengan rotary evaporator. Parameter yang dinilai meliputi kadar air, rendemen, skrining fitokimia, dan KLT dengan eluen etil asetat : metanol : aquadest (9:2:2). Diperoleh rendemen 21,66% serta kadar air 8,66% sehingga masih berada di bawah ambang mutu (<10%). Alkaloid (Rf 0,36) dan tanin (Rf 0,36) terkonfirmasi pada skrining maupun KLT, dengan noda coklat dan kuning saat diamati pada UV 365 nm. Dengan demikian, ekstrak dinyatakan memenuhi syarat mutu dan terbukti mengandung alkaloid serta tanin.

Keywords

Mahkota Dewa, alkaloid, tanin, KLT

PDF

References

  1. Anggraini, A. S., Indriyani, E., Apriana, L., Sepriani, M., Agusti, Q., Pratama, R., Pradini, T. B., dan Wahab, S. (2025). Ekstraksi dan identifikasi senyawa aktif dalam serai (Cymbopogon citratus DC). Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan, 3(1), 1–10.
  2. Anna Sa'dia Azri, Leviana Putri, Adi Purnomo Aji, dan Amidi. (2023). Pengelolaan Tanaman Obat Keluarga dalam Upaya Implementasi Bisnis Herbal. Universitas Muhammadiyah Magelang, Magelang.
  3. Ariani, S. R. D., Rulianah, N., Tinasih, S. I., Rahayu, N. S., dan Wulandari, A. (2022). Skrining fitokimia tanaman Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa [Scheff.] Boerl). CV Bintang Semesta Media. ISBN 978-623-190-004-3.
  4. Aulia Hafizah, D. (2024). Ramadani, N. (2022). Potensi Ikan Kakatua (Scarus Sp) sebagai Sumber Alternatif Gelatin Halal. Potensi Ikan Kakatua (Scarus Sp) Sebagai Sumber Alternatif Gelatin Halal, 1–64.
  5. Dumanauw, J. M., Elsi Minggus, R., Rintjap, D. S., Rumagit, B., dan Maramis Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado, R. N. (2022). Efek Farmakologi Tanaman Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa (Scheff.) Boerl) (Studi Literatur). E-Proseding Semnas, 157–167.
  6. Fajriani, N., Kurniawan, H., dan Nugraha, F. (2022). Identifikasi pewarna Rhodamin B pada lipstik dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Journal Syifa Sciences and Clinical Research.
  7. Fiana, N., Oktaria, D., Kedokteran, F., dan Lampung, U. (2016). Pengaruh Kandungan Saponin dalam Daging Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah. Majority, 5(5), 128–132.
  8. Hanif Riqi Prasetyawan, Idha Kusumawati, Riesta Primaharinastiti. (2024). Teknik aplikasi pada pengujian kuantitatif kromatografi lapis tipis: tinjauan terhadap area dan factor retensi. Media Farmasi, 20(2).
  9. Harborne, J. B. (1987). Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisa Tumbuhan. ITB Bandung.
  10. Haryanto, Y., dan Riyanto. (2023). Pengaruh Lama Penyimpanan Ekstrak Terhadap Kadar Pinostrobin Dalam Ekstrak Etanol Temukunci (Kaemferia Pandurata, Roxb). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2, 174–184.
  11. Hersila, N., Chatri, M., Vauzia, dan Irdawati. (2023). Senyawa metabolit sekunder (tanin) pada tanaman sebagai antifungi / Secondary metabolite compounds (tannins) in plants as antifungi. Jurnal Embrio, 15(1), 16–22.
  12. Indriana, R. I. (2007). Optimasi Kandungan Tanin Ekstrak Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Melalui Proses Ekstraksi Menggunakan Etanol. Skripsi, 101.
  13. Izzah, N., Kadang, Y. K., dan Permatasari, A. (2022). Uji identifikasi senyawa alkaloid ekstrak metanol daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) dari Kab. Ende Nusa Tenggara Timur secara kromatografi lapis tipis. Jurnal Farmasi Sandi Karsa, 8(2), 45–52.
  14. Julianto, T. S. (2019). Fitokimia Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining Fitokimia. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
  15. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (1979). Farmakope Indonesia (Edisi III). Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
  16. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia (Edisi VI). Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
  17. Maslahah, N. (2024). Standar simplisia tanaman obat sebagai bahan sediaan herbal. Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Rempah, Obat Dan Aromatik (BSIP TROA), 2(2), 1–4.
  18. Musfiroh, E. N., Arriziqi, F. I., Ismayfatin, H., Fikayuniar, L., Saputra, M. Y. K. A., Audia, W. A., dan Muthaqimah, Y. V. (2023). Uji perbandingan skrining fitokimia metode tabung pada daun kelor (Moringa oleifera L.). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(15), 127–135.
  19. Nasution, A. N., Girsang, E., Susanto, J. F., Chandra, Y., Tambunan, A., Nabati, T. N., Susanti, dan S. (2022). Uji Fitokimia Ekstrak Akar Batang Daun Buah Biji Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa). Jambura, 4(3), 632–641.
  20. Nurkhasanah, T. A., dan Dhurhania, C. E. (2023). Analisis Kadar Saponin Pada Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Secara Gravimetri. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 6(2), 300–309.

Similar Articles

1-10 of 16

You may also start an advanced similarity search for this article.