Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH KONSUMSI BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI DESA WONOSARI TAHUN 2026

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Pengendalian kadar glukosa darah sangat penting untuk mencegah komplikasi, sehingga diperlukan terapi pendamping yang efektif, salah satunya melalui pemanfaatan tanaman herbal seperti bawang dayak (Eleutherine palmifolia). Bawang dayak mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan fenolik yang berpotensi membantu menurunkan kadar glukosa darah melalui peningkatan sensitivitas insulin, aktivitas antioksidan, dan penghambatan enzim α-glukosidase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi bawang dayak terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Wonosari Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 52 penderita DM Tipe 2, dengan sampel sebanyak 34 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi konsumsi bawang dayak selama 14 hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar glukosa darah sebelum konsumsi bawang dayak adalah 246,21 mg/dL, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 145,24 mg/dL. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara konsumsi bawang dayak terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Disimpulkan bahwa konsumsi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai terapi komplementer dalam pengendalian kadar glukosa darah. Meskipun demikian, penggunaannya tetap perlu disertai penerapan pola hidup sehat, kepatuhan terhadap terapi medis, dan konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Keywords

Diabetes Melitus Tipe 2, bawang dayak (Eleutherine palmifolia), kadar glukosa darah, terapi komplementer, Wilcoxon Signed Rank Test

PDF

References

  1. Adinortey, M. B. (2017). Diabetes mellitus and its complications: A review. Journal of Biology, Agriculture and Healthcare, 7(6), 1–8. https://ir.ucc.edu.gh/xmlui/handle/123456789/5114
  2. Ahmad, I., Ambarwati, N. S. S., Indriyanti, N., Sastyarina, Y., Rijai, L., & Mun’im, A. (2018). Oral glucose tolerance activity of Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia L. Merr.) bulbs extract based on the use of different extraction methods. Pharmacognosy Journal, 10(1), 49–54.
  3. Ahmad, I., Rahman, N., & Hasanah, U. (2018). α-Glucosidase inhibitory activity of Eleutherine palmifolia extract. International Journal of Pharmaceutical Research, 10(2), 45–52.
  4. Amelia, R., Putri, D. A., & Hidayat, T. (2024). Multi-target antidiabetic mechanisms of Eleutherine palmifolia: Molecular and pharmacological approaches. Journal of Herbal Medicine, 39, 100650. https://doi.org/10.1016/j.hermed.2024.100650
  5. American Diabetes Association. (2024). Standards of care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), 1–350. https://doi.org/10.2337/dc24-Sint
  6. Arbain, D., Putri, N. E., & Sari, M. (2022). Pharmacological activities of Eleutherine palmifolia as traditional medicinal plant: A review. Pharmacognosy Journal, 14(3), 420–428.
  7. BPS Kabupaten Deli Serdang. (2025). Kecamatan Tanjung Morawa dalam angka 2025.
  8. CIOMS. (2017). International ethical guidelines for health-related research involving humans. CIOMS.
  9. Colberg, S. R., Sigal, R. J., Yardley, J. E., Riddell, M. C., Dunstan, D. W., Dempsey, P. C., Horton, E. S., Castorino, K., & Tate, D. F. (2016). Physical activity/exercise and diabetes: A position statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care, 39(11), 2065–2079. https://doi.org/10.2337/dc16-1728
  10. Dahlan, M. S. (2014). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan (6th ed.).
  11. DeFronzo, R. A. (2009). From the triumvirate to the ominous octet: A new paradigm for the treatment of type 2 diabetes mellitus. Diabetes, 58(4), 773–795. https://doi.org/10.2337/db09-9028
  12. DeFronzo, R. A., Ferrannini, E., Groop, L., Henry, R. R., Herman, W. H., Holst, J. J., Hu, F. B., Kahn, C. R., Raz, I., Shulman, G. I., Simonson, D. C., Testa, M. A., & Weiss, R. (2015). Type 2 diabetes mellitus. Nature Reviews Disease Primers, 1, 15019. https://doi.org/10.1038/nrdp.2015.19
  13. Dewi, R., Lestari, F., & Handayani, S. (2016). Antidiabetic effect of Eleutherine palmifolia extract on diabetic rats. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 6(5), 75–80.
  14. Endokrinologi Indonesia, P. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. PB PERKENI.
  15. Febrinda, A. E., Sari, D. P., & Nugroho, A. (2021). Effectiveness of Dayak onion herbal drink on blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus patients. Indonesian Journal of Clinical Nutrition, 17(2), 85–92.
  16. Fowler, M. J. (2008). Microvascular and macrovascular complications of diabetes. Clinical Diabetes, 26(2), 77–82. https://doi.org/10.2337/diaclin.26.2.77
  17. Galicia-Garcia, U., Benito-Vicente, A., Jebari, S., Larrea-Sebal, A., Siddiqi, H., Uribe, K. B., Ostolaza, H., & Martín, C. (2020). Pathophysiology of type 2 diabetes mellitus. International Journal of Molecular Sciences, 21(17), 6275. https://doi.org/10.3390/ijms21176275
  18. Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2012). Normality tests for statistical analysis: A guide for non-statisticians. International Journal of Endocrinology and Metabolism, 10(2), 486–489. https://doi.org/10.5812/ijem.3505
  19. Hackett, R. A., & Steptoe, A. (2017). Type 2 diabetes mellitus and psychological stress. Nature Reviews Endocrinology, 13(9), 547–560. https://doi.org/10.1038/nrendo.2017.64
  20. Hairani, N., Siregar, R., & Putra, M. (2023). Antidiabetic activity of Eleutherine palmifolia in experimental diabetes models. Journal of Ethnopharmacology, 315, 116642.

Similar Articles

1-10 of 314

You may also start an advanced similarity search for this article.