Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN RISIKO POSTUR KERJA DAN MASA KERJA DENGAN TINGKAT DISABILITAS FUNGSIONAL LUMBAL MENGGUNAKAN OSWESTRY DISABILITY INDEX (ODI) PADA PERAWAT DI RS X

Abstract

Disabilitas fungsional lumbal adalah keterbatasan kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari akibat gangguan atau nyeri pada daerah punggung bawah (lumbar spine), yang dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko seperti postur kerja dan masa kerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan postur kerja dan masa kerja dengan tingkat disabilitas fungsional lumbal pada perawat di RS X. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 220 orang dan sampel sebanyak 69 responden dengan teknik non-probability sampling (purposive sampling). Data dikumpulkan melalui pengukuran postur kerja dengan metode REBA, kuesioner masa kerja, dan kuesioner Oswestry Disability Index (ODI), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 39 responden (56,5%) berada pada kategori postur kerja risiko tinggi dan 30 responden (43,5%) risiko rendah. Terdapat hubungan bermakna antara postur kerja dengan tingkat disabilitas fungsional lumbal (p=0,003), sedangkan masa kerja tidak memiliki hubungan bermakna dengan tingkat disabilitas fungsional lumbal (p=0,116). Disarankan perawat melakukan pencegahan disabilitas lumbal dengan menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemanasan sebelum bekerja, istirahat cukup, dan pemenuhan gizi yang baik.

Keywords

postur kerja, masa kerja, disabilitas, lumbal, perawat

PDF

References

  1. Aprianto, B., Hidayatulloh, A. F., & Zuchri, F. N. (2021). Faktor risiko penyebab Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja: A systematic review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(2), 16-25. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i2.1767
  2. Dinas Kesehatan Kota Batam. (2020). Profil kesehatan Kota Batam tahun 2019. Batam: Dinas Kesehatan Kota Batam.
  3. Fairbank, J. C. T., & Pynsent, P. B. (2000). The Oswestry Disability Index. Spine, 25(22), 2940-2953. https://doi.org/10.1097/00007632-200011150-00017
  4. Ferdiansyah, D., & Jesslyn, Y. (2025). Characteristics of low back pain among nurses at general hospital in Medan: A cross-sectional study. Lentera Perawat, 6(3), 404-410. https://doi.org/10.52235/lp.v6i3.500
  5. Hargiani, F. X., et al. (2024). Hubungan posisi kerja, usia, dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal pada perajin tompo di Desa Purwokerto Kecamatan Srengat. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(1), 88-95. https://doi.org/10.33023/jikep.v10i1.1859
  6. Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid entire body assessment (REBA). Applied Ergonomics, 31(2), 201-205. https://doi.org/10.1016/S0003-6870(99)00039-3
  7. Hutabarat, Yulianus. (2017). Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi. Malang: Media Nusa Creative. https://eprints.itn.ac.id/3450/1/Buku4_BUKU_DASAR-DASAR%20PENGETAHUAN%20ERGONOMI.pdf
  8. International Labour Organization. (2021). Enhancing occupational safety and health world statistic. ILO Publications.
  9. Jatmika, L., Fachrin, S. A., & Sididi, M. (2022). Faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada pekerja buruh di Pelabuhan Yos Sudarso Tual. Window of Public Health Journal, 3(3), 563-574. https://doi.org/10.33096/woph.v3i3.622
  10. Kołcz, A., & Jenaszek, K. (2020). Assessment of pressure pain threshold at the cervical and lumbar spine region in the group of professionally active nurses: A cross-sectional study. Journal of Occupational Health, 62(1), e12108. https://doi.org/10.1002/1348-9585.12108
  11. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Jakarta: Badan Litbangkes.
  12. Netasya, D. F., et al. (2023). Relationship of age, repetitive activities, work posture and working period with subjective complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) in laundry workers in Jambi City in 2022. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(6), 2525-2534. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawailmiah.v2i6.4923
  13. Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  14. Swarjana, I. K. (2023). Metodologi penelitian kesehatan: Edisi terbaru. Yogyakarta: Andi.
  15. Tarwaka. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.
  16. Tosunoz, I. K., & Oztunc, G. (2020). Effects of low back pain on functional disability level and quality of life in nurses working in a university hospital. International Journal of Caring Sciences, 13(3), 2131-2148.
  17. Tutu, C. G. (2022). Analisis postur kerja dengan metode REBA untuk mengurangi risiko cedera pada perawat di bagian triage dan rawat inap RS X. Gema Wiralodra, 13(2), 605-615. https://doi.org/10.31943/gemawiralodra.v13i2.277
  18. Wang, K., Zeng, X., Li, J., Guo, Y., & Wang, Z. (2024). The prevalence and risk factors of work-related musculoskeletal disorders among nurses in China: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Nursing Studies, 157, 104826. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2024.104826
  19. Wildasari, T., & Nurcahyo, R. E. (2023). Hubungan antara postur kerja, umur dan masa kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul Yogyakarta. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 2(1), 43-52. https://doi.org/10.69883/jlkm.v2i1.24
  20. World Health Organization. (2022). Musculoskeletal conditions. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions

Similar Articles

181-190 of 197

You may also start an advanced similarity search for this article.