PENGARUH FAKTOR PERILAKU TERHADAP PEMANFAATAN PROGRAM PIN POLIO PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA BARAT
Keywords:
Faktor Perilaku, Program PIN, PolioAbstract
Polio adalah penyakit menular yang menyebabkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak usia balita. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Namun, cakupan program di Puskesmas Kota Barat belum memenuhi target nasional, yaitu hanya 75,1% dari 95%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor perilaku terhadap pemanfaatan program PIN Polio. Metode penelitian survey analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 297 ibu yang memiliki balita usia 0–59 bulan, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, akses pelayanan kesehatan, dukungan keluarga, dan dukungan petugas kesehatan ada pengaruh signifikan terhadap pemanfaatan PIN Polio (p < 0,05). Sementara itu, pendapatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p = 0,119). Faktor perilaku merupakan faktor penting dalam keberhasilan program imunisasi. Upaya edukasi dan penyuluhan yang intensif perlu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.