Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA, BEBAN KERJA DAN KONFLIK PERAN DENGAN STRES KERJA PADA PETUGAS BALAI LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT MAKASSAR

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi kinerja, produktivitas, dan kualitas pelayanan petugas kesehatan. Faktor-faktor yang diduga berhubungan dengan stres kerja meliputi lingkungan kerja, beban kerja, dan konflik peran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan kerja, beban kerja, dan konflik peran dengan stres kerja pada petugas Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling. Variabel yang diukur ialah Beban Kerja, Stres Kerja dan Konflik peran. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat untuk menguji hubungan antarvariabel. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan hubungan lingkungan kerja dengan stress kerja nilai p-value 1,000 (p > 0,05). Hubungan beban kerja dengan stress kerja nilai p-value 0,060 (p > 0,05) dan hubungan konflik peran dengan stress kerja nilai p-value 0,689 (p > 0,05). Hasil penelitian Menunjukkan bahwa setiap variabel tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja pada petugas Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar. Temuan ini mengindikasikan bahwa stres kerja yang dialami petugas kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti karakteristik individu, dukungan sosial, gaya kepemimpinan, atau faktor organisasi lainnya. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor faktor lain yang berpotensi memengaruhi stres kerja sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi peningkatan kesejahteraan dan kinerja petugas.

Keywords

lingkungan kerja, beban kerja, konflik peran, stres kerja, petugas laboratorium

PDF

References

  1. Abdillah, W., Oktavia, V., Subagyo, H., & Febriana, E. A. (2024). Pengaruh Keselamatan Kerja, Kenyamanan Kerja, Dan Kesehatan Lingkungan Kerja Dengan Kinerja Karyawan. Jurnal EMT KITA, 8(4), 1480–1491.
  2. Arsita, S., Suharto, A., & Puspitadewi, I. (2024). Analisis Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja, Dan Lingkungan Kerja Dengan Kinerja Karyawan. Growth: Jurnal Ilmiah Pengembangan Sumber Daya Manusia, 22(1), 79–91.
  3. Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands-Resources Model: State Of The Art. Journal Of Managerial Psychology, 22(3), 309–328.
  4. Hastutiningsih, A. T. (2019). Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Kinerja Karyawan Dimediasi Stres Kerja. Prosiding National Conference On Applied Business, Engineering, And Information Technology.
  5. Hermawan, E. (2024). Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja, Dan Beban Kerja Dengan Kinerja. Jurnal Kajian Ilmiah, 22(2), 173–180
  6. Kahn, R. L., Wolfe, D. M., Quinn, R. P., Snoek, J. D., & Rosenthal, R. A. (1964).
  7. Noviansyah, M. Y., & Brahmana, S. S. (2025). Pengaruh Stres Kerja , Lingkungan Kerja Dan Supervisi Terhadap Kepuasan Kerja ( Studi Kasus Di Laboratorium Klinik XYZ ). 6(3), 1539–1546.
  8. Nur Ani, Wartini, D. (2023). Hubungan Beban Kerja Dan Stres Kerja Dosen K3 Di Jawa Tengah DIY. 5(1), 58–63.
  9. Putro, H. S., Sumekar, R., & Sunaryo. (2026). Hubungan Stres Kerja, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Dengan Kinerja Karyawan Laboratorium. 15(April), 65–79.
  10. Permana, Y. I. (2023). Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Dan Beban Kerja Dengan Burnout Karyawan Produksi [Tesis, Universitas Siliwangi]. Repositori Universitas Siliwangi.
  11. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Cet. Ke26).
  12. Sihombing, P., Verawati, D. M., & Novitaningtyas, I. (2023). Analisis Psikis Pekerja Di Masa Pandemi : Apakah Konflik Kerja , Beban Kerja Serta Iklim Organisasi Sebagai Antesenden Dari Stress Pekerja ? ( Studi Kasus Pada Trio Plaza Magelang ). 4(3), 1–11.
  13. Sumaningrum, N. D. (2022). Analysis Corelation Between Work Demands With Stress Labor At Laboratory X Kediri City. 5(1), 28–34. Https://Doi.Org/10.21070/Medicr.V5i1.1630
  14. Wibowo, A. S. (2025). Hubungan Antara Stres Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan. 5(2), 143–172.
  15. Widyarni, A., Ishak, N. I., Fauzan, A., & Masyarakat, K. (2022). Hubungan Ketaksaan Dan Konflik Peran Dengan Stres Kerja Pada Tenaga Kerja Di Laboratorium K3 Propinsi Kalimantan Selatan The Relationship Of Taxase And Role Conflict With Work Stress At Labor In K3 Laboratory , South Kalimantan Province. 9(1), 22–28.
  16. Weni, N. N., Kawiana, I. G. P., & Astrama, I. M. (2022). The Effect Of Workload And Work Stress On Employee Performance (With Burnout As Mediation) (Study On Health Laboratory Employees In Denpasar City). International Journal Of Applied Business And Management, 4(2), 100– 115.
  17. Yuliyanti, I. D., Yulianto, H., & Wicaksono, D. A. (2024). Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Kerja. Jurnal Ilmiah Ekonomika & Sains, 5(1), 13–19.
  18. Zulmaidarleni, Z., Sarianti, R., & Fitria, Y. (2019). Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Fisik Dengan Stres Kerja. Jurnal Ecogen, 2(1), 61–68.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

41-50 of 251

You may also start an advanced similarity search for this article.