Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN BEBAN KERJA, STRES KERJA, DAN MASA KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA SOPIR BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) RUTE MAKASSAR -TORAJA

Abstract

Kelelahan kerja merupakan kondisi menurunnya kemampuan fisik dan mental akibat pekerjaan yang dilakukan secara terus-menerus. Pada sopir bus, kelelahan dapat menurunkan konsentrasi dan kewaspadaan sehingga berisiko terhadap keselamatan selama perjalanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan beban kerja, stres kerja, dan masa kerja dengan kelelahan kerja sopir bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) rute Makassar-Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 164 orang dengan sampel sebanyak 62 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara langsung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja dengan p-value = 0,010, stres kerja dengan kelelahan kerja dengan p-value = 0,013, dan masa kerja dengan kelelahan kerja dengan p-value = 0,035. Sopir dengan beban kerja berat, stres kerja tinggi, dan masa kerja lama cenderung mengalami kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan masa kerja dengan kelelahan kerja sopir bus AKDP rute Makassar-Toraja. Disarankan kepada sopir untuk memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, mengelola stres, dan mengenali tanda-tanda kelelahan. Perusahaan diharapkan memberikan pembinaan kepada sopir, terutama yang memiliki masa kerja lama, serta memperhatikan kondisi kerja untuk mengurangi risiko kelelahan kerja.

Keywords

Kelelahan kerja, beban kerja, stres kerja, masa kerja, sopir bus AKDP

PDF

References

  1. Annisa Nurhandayani. (2022). Pengaruh Lingkungan Kerja , Kepuasan Kerja , dan Beban. 1.
  2. April, V. N. (2024). Hubungan Beban Kerja Driver Grab di Masa Endemik Dengan Resiko Kelelahan. 4(1).
  3. Battling, F., Uly, N., Muttaqien, A., & Zamili. (2021). Open access Open access. Journal of Multidiciplinary Applied Natural Science, 1(1), 1–12.
  4. Dan, K., Kerja, K., Turnover, T., Kristin, D., Marlina, E., Lawita, N. F., Ekonomi, F., & Muhammadiyah, U. (2022). Data Karyawan Turnover PT . Alfaria Trijaya 2020. 2(1).
  5. Herman, dkk. (2025). KELELAHAN KERJA : TEORI , PENGUKURAN.
  6. Imbara, S. F., Badriah, D. L., & Iswarawanti, D. N. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada Operator Dump Truck Mining Dept saat shift malam di PT . X Cirebon 2023. 3(2), 154–166.
  7. Issn, P., Karyawan, K., Daiyaplas, P. T., Santoso, M. D., Manajemen, B., & Stikubank, U. (2022). Jurnal Ekonomi dan Bisnis , Vol . 11 No . 1 Juli 2022. 11(1).
  8. Jumhur Salam, et al. (2023). No Title. 3, 2030–2038.
  9. Kayla Devina. (2026). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Sopir Rental Mobil Di CV . X. 9(2), 2435–2443. https://doi.org/10.56338/jks.v9i2.10232
  10. Kunci, K. (2022). Pengaruh Etika Kerja , Budaya Organisasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. 5(1), 245–261.
  11. Lasulika, F., Jusuf, H., & Mahdang, P. A. (2025). Hubungan Lama Kerja , Kualitas Tidur Dan Beban Kerja Dengan Work Fatigue Mengunakan Metode Fatigue Assesment Scale ( FAS ) Pada Pengemudi Bus Antarkota Antar Provinsi ( Akap ) Di Terminal Tipe A Dungingi. 8(9), 6014–6022. https://doi.org/10.56338/jks.v8i9.8738
  12. Multidisiplin, J., & Humaniora, S. (2025). KESALAHAN SISTEMATIS PENGGUNAAN SKALA LIKERT DALAM PENELITIAN : ANALISIS. 2(2), 63–81.
  13. Nindia Nur Rohmah, Z. (2022). Analisis Beban Kerja Fisik Dan Stres Kerja Pada Supir Bus Akap. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 1(2), 1–10. https://jurnalkesmas.co.id
  14. Ningtyas, U., & Nugroho, B. Y. S. (2025). Analisis beban kerja konstruksi gedung politeknik menggunakan metode NASA-TLX. Journal of Health Research Science, 5(1), 135–141. https://doi.org/10.34305/jhrs.v5i1.1712
  15. Ode, et al. (2025). Hubungan beban kerja, durasi mengemudi terhadap kelelahan pada pengemudi pt athar jasa transportasi. 11(4), 1181–1187.
  16. P, P. B. B. R., & Prastawa, H. (n.d.). ANALISIS TINGKAT KELELAHAN SERTA KELUHAN ANGGOTA TUBUH MENGGUNAKAN METODE SWEDISH OCCUPATIONAL FATIGUE INVENTORY ( SOFI ) DAN NORDIC BODY MAP ( NBM ).
  17. Ratnasari, D. (2024). Membangun Sistem Pengelolaan Stres Kerja Yang Efektif Bagi Sopir Bus Pt. Harapan Jaya Prima. Jimbien : Jurnal Mahasiswa Manajemen, Bisnis, Entrepreneurship, 3(2), 96–102. https://doi.org/10.36563/jimbien.v3i2.1363
  18. Rhamdani, I., & Wartono, M. (2019). Hubungan antara shift kerja, kelelahan kerja dengan stres kerja pada perawat. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 2(3), 104–110. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2019.v2.104-110
  19. Saputra Basri, A., Muhammad Saleh, L., & Awaluddin. (2021). Hasanuddin Journal of Public Health, 3(1), 99–114.
  20. Suwandi N. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kelelahan Kerja (Fatigue) pada Pengemudi Bus Antarkota Palopo-Makassar. Mega Buana Journal of Nursing, 1(2), 73–83. https://doi.org/10.59183/xj8dn235

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 207

You may also start an advanced similarity search for this article.