Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH TEKNIK ALTERNATE NOSTRIL BREATING TERHADAP RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN HIPERTENSI

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dikenal sebagai silent killer dan dapat menyebabkan risiko perfusi serebral tidak efektif akibat peningkatan tekanan darah yang berlangsung terus-menerus. Teknik alternate nostril breathing (ANB) merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan stimulasi sistem saraf parasimpatis. Tujuan : Studi kasus ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik alternate nostril breathing dalam mengatasi risiko perfusi serebral tidak efektif pada pasien hipertensi derajat 2. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif pada dua pasien hipertensi derajat 2 di wilayah kerja Puskesmas Parakan Kabupaten Temanggung dengan intervensi selama 4 hari, dua kali sehari selama 15 menit.. Hasil : Studi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua subjek setelah diberikan intervensi. Pada subjek pertama tekanan darah menurun dari 149/98 mmHg menjadi 121/76 mmHg, sedangkan pada subjek kedua menurun dari 153/93 mmHg menjadi 116/74 mmHg. Kesimpulan : Teknik alternate nostril breathing efektif sebagai terapi komplementer nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah dan mengatasi risiko perfusi serebral tidak efektif pada pasien hipertensi.

Keywords

Risk of Ineffective Cerebral Perfusion, Hypertension, Alternate Nostril Breathing, Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif, Hipertensi

PDF

References

  1. Casmuti, & Fibriana, A. (2023). Kejadian Hipertensi di WIlayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. HIGEIA Journal of Public Health Researh and Development, 123-134.
  2. Dinkes, jawa tengah. (2021). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2021, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
  3. Heriyanto, H., & Aljundi, R. (2024). Penerapan teknik alternate nostril breathing exercise dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu tahun 2024. JNPH (Jurnal Ners dan Public Health), 12(2).
  4. Irawan, M. R., Ludiana, & Utami, I. T. (2025). Implementasi Alternate Nostril Breathing Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Cendikia Muda, 5(2), 296-302.
  5. Kairupan, M., Lolon, Y., & Haryanto, W. (2024). Pengaruh Teknik Alternate Nostril Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Ruangan Edelweys Rsud Noongan. JIKMA (Jurnal Ilmiah Kesehatan), 1(2), 50-52.
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana hipertensi dewasa (Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4634/2021).
  7. Nisa, M. A., Asriyanto, L. F., & Kurniawati, R. (2025). EFEKTIVITAS PEMBERIAN PISANG AMBON UNTUK MENGATASI RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN HIPERTENSI. MEDIC NUTRICIA Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(4), 25-31.
  8. Octavia, N., Edzha, A. U. A., Ovari, I., & Fitri, D. E. (2024). Penerapan Teknik Relaksasi Nostril Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Pustaka Keperawatan, 3(2), 54–60.
  9. PPNI. (2016). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.
  10. PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI
  11. PPN1. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.
  12. Ramadhan, Y. C., & Prajayanti, E. D. (2023). Pengaruh Teknik Alternate Nostril Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan, 7(1), 22–28. https://doi.org/10.33366/nn.v7i1.2536
  13. Sari, N. P., & Sari, M. (2022). Pengaruh risiko perfusi serebral tidak efektif terhadap pemberian relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi di RSHD Kota Bengkulu. JNPH: Journal of Nursing and Public Health, 10(2).
  14. World Health Organization. (2023). Hipertensi. WHO. https://www-who-int.translate.goog/news-room/fact-sheets/detail/hypertension?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pt o-tc
  15. Wulandari, T. S., Anisah, R. L., & Asriyanto, L. F. (n.d.). Tri Suraning Wulandari 1* , Retno Lusmiati Anisah 2, Luthfi Fauzy Asriyanto 3 Analisis Faktor Risiko Hipertensi Berdasarkan Jenis Kelamin dan Usia Di Temanggung Jawa Tengah 42. 14(1), 42–49

Similar Articles

151-160 of 371

You may also start an advanced similarity search for this article.