Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA TRADEBULLZ FITNESS CENTER CIKUNIR

Muhammad Febio Poetra Maryan Pribadie
Program Studi Manajemen, Universitas Bina Sarana Informatika
Vina Islami
Program Studi Manajemen, Universitas Bina Sarana Informatika
Ulfa Rahma Dhini
Program Studi Manajemen, Universitas Bina Sarana Informatika

Published 2026-10-28

Keywords

  • Work Life Balance,
  • kompensasi,
  • kinerja karyawan,
  • SPSS

How to Cite

PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA TRADEBULLZ FITNESS CENTER CIKUNIR. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Life Balance dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Tradebullz Fitness Center Cikunir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 karyawan yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil pengujian menunjukkan seluruh butir instrumen valid dan seluruh variabel reliabel, dengan nilai Cronbach's Alpha Work Life Balance sebesar 0,883, kompensasi 0,888, dan kinerja karyawan 0,843. Residual memenuhi kriteria normalitas berdasarkan uji Kolmogorov–Smirnov (Sig. = 0,200); model juga tidak menunjukkan gejala multikolinearitas dan heteroskedastisitas berdasarkan hasil yang dilaporkan dalam skripsi. Secara parsial, Work Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (B = 0,669; t = 4,767; Sig. < 0,001), sedangkan kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan (B = 0,196; t = 1,318; Sig. = 0,199). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F = 76,865; Sig. dilaporkan < 0,001). Nilai R² sebesar 0,851 menunjukkan bahwa model menjelaskan 85,1% variasi kinerja karyawan. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dalam mendukung kinerja karyawan.

References

  1. Cakranegara, M. P. (2025). Pengaruh work life-balance dan kebijakan fleksibilitas kerja terhadap tingkat stres kerja. 14, 2487–2504. https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i2.1627
  2. Juni, N., M., V. G., Lay, A. C., & lainnya. (2024). Pentingnya perencanaan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi. 2(2), 144–155.
  3. Nawano, R., Wahyuni, N., Johan Mofu, C., & Nurul Fikri, M. (2024). Work-Life Balance terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen, 11(2), 180–186.
  4. Pahira, S. H., & Rinaldy, R. (2023). Pentingnya manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam meningkatkan kinerja organisasi. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(02), 810–817. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i03.882
  5. Sholeh, A. A., Kristiawati, I., Gs, A. D., Dewi, R., Susanti, R., & Hidayat, R. (2024). Kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Insolent Raya di Surabaya. 2(1).
  6. Syach, A. R., & Purnama, Y. H. (2023). Pengaruh kompensasi, beban kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(05). https://doi.org/10.56127/jukim.v2i05.938