Vol. 25 No. 7 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

TINJAUAN LITERATUR: DAMPAK PENERAPAN JUST IN TIME TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL DI BERBAGAI SEKTOR DAN SKALA USAHA DI INDONESIA

Yusfi Syailendra
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
M. Fathur Rizki
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Ida Ayu Nuh Kartini
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published 2026-06-28

Keywords

  • Just In Time,
  • cost efficiency,
  • inventory management,
  • productivity,
  • supply chain

How to Cite

TINJAUAN LITERATUR: DAMPAK PENERAPAN JUST IN TIME TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL DI BERBAGAI SEKTOR DAN SKALA USAHA DI INDONESIA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/vtm7h725

Abstract

Abstract. This article is a literature review that analyzes the implementation of Just In Time (JIT) methods based on five case studies in various types of companies in Indonesia, including metal manufacturing, textiles, industrial machinery production, MSME-scale bakery businesses, and food processing businesses. The purpose of this study is to identify JIT implementation patterns, factors influencing success, obstacles encountered, and the impact of its implementation on cost efficiency and productivity. The results show that JIT implementation is consistently able to reduce inventory costs, reduce waste, and increase operational productivity. The cost efficiency achieved ranges from 30% to 94.2% compared to conventional methods. Key factors for JIT success include management commitment, long-term relationships with suppliers, integrated information systems, and Total Quality Management (TQM)-based quality control. The main obstacles are dependence on the accuracy of supply, human resource readiness, and distribution cost considerations. JIT is relevant for implementation at various business scales, but its effectiveness depends on the readiness of the supply chain ecosystem.

References

  1. Asih, H., & Sari, S. A. (2026). Analisis perbandingan biaya pengelolaan persediaan plat
  2. besi pada PT Inovasi Anak Negeri menggunakan metode tradisional dan Just In Time. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(1), 45–58.
  3. Azahra, G. Y., Pritami, Z. I., Oktafianti, R. N., Alamanda, A., & Nugraha, A. Z. (2026).
  4. Penerapan metode Just In Time dalam pengelolaan integrated supply chain: Studi kasus Toko “Resep Nenek”. Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma, 6(1), 167–172.
  5. Dwiningsih, S. (2021). Penerapan metode Just In Time sebagai alternatif pengendalian
  6. persediaan bahan baku pada PT Behaestex, Pandaan Pasuruan. Jurnal Manajemen Operasional dan Rantai Pasok, 4(2), 89–102.
  7. Laia, A. S., Fitriana, N., & Putra, R. S. (2025). Analisis implementasi kebijakan Just In
  8. Time purchasing pada pengelolaan bahan baku di CV Inti Rotindo Group Pekanbaru. Jurnal Logistik dan Rantai Pasok, 5(2), 78–92.
  9. Qomariyah, N., & Mauliyah, N. I. (2026). Implementasi sistem Just In Time (JIT)
  10. dalam meningkatkan produktivitas perusahaan pada PT Langgeng Makmur Utama Bangsalsari Jember. Jurnal Manajemen Operasional, 7(2), 33–46.
  11. Agustina, R., & Setiawan, B. (2023). Dampak penerapan Just In Time terhadap efisiensi
  12. biaya produksi di industri manufaktur Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 22–35.
  13. Anwar, M., & Sari, D. P. (2022). Peran kemitraan pemasok dalam keberhasilan sistem
  14. Just In Time pada UMKM. Jurnal Pengembangan Wirausaha, 5(2), 67–79.
  15. Creswell, J. W. (2020). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan
  16. campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  17. Fauzi, A., & Hamdani, I. (2024). Analisis tantangan penerapan Just In Time di daerah
  18. dengan akses logistik terbatas. Jurnal Teknik Industri dan Manajemen, 9(1), 45–57.
  19. Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariat dengan program SPSS. Semarang: Badan
  20. Penerbit Universitas Diponegoro.
  21. Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2021). Manajemen operasi: Keberlanjutan dan
  22. rantai pasok. Jakarta: Salemba Empat.
  23. Hidayat, A., & Suryani, E. (2023). Integrasi Just In Time dan Total Quality Management
  24. untuk meningkatkan kinerja operasional. Jurnal Manajemen Industri, 6(1), 11–24.
  25. Kitchenham, B., & Charters, S. (2016). Guidelines for performing systematic literature
  26. reviews in software engineering. Inggris: Keele University.
  27. Maulana, R., & Pratama, A. (2025). Pengaruh sistem informasi persediaan terhadap
  28. efektivitas penerapan Just In Time. Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen, 7(2), 98–112.
  29. Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  30. Monden, Y. (2019). Sistem produksi Toyota: Pendekatan terpadu Just In Time. Jakarta:
  31. Penerbit Erlangga.
  32. Nugroho, B., & Susanto, A. (2022). Fleksibilitas penerapan prinsip Just In Time pada
  33. skala usaha kecil dan menengah. Jurnal Ekonomi Terapan, 8(1), 34–48.
  34. Prasetyo, E., & Jati, H. (2024). Analisis pertukaran biaya antara efisiensi persediaan dan
  35. biaya distribusi dalam sistem JIT. Jurnal Logistik Indonesia, 6(1), 55–68.
  36. Putra, A., & Wibowo, S. (2023). Faktor penentu keberhasilan implementasi Just In Time
  37. di industri pengolahan makanan. Jurnal Agribisnis dan Manajemen Industri, 4(2), 77–90.
  38. Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit
  39. Alfabeta.
  40. Susanto, A., & Lestari, D. (2025). Dampak Just In Time terhadap arus kas dan kinerja
  41. keuangan perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(1), 23–37.
  42. Wibowo, A. (2020). Manajemen operasi dan produksi: Konsep dan aplikasi. Jakarta:
  43. Rajawali Pers.
  44. Yusuf, A. M. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan.
  45. Jakarta: Penerbit Kencana.
  46. Zed, M. (2020). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Rajawali Pers.
  47. Zulham, A., & Hartono, T. (2024). Pengaruh komitmen manajemen terhadap
  48. keberhasilan penerapan sistem Just In Time. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 5(2), 112–125.