Articles
ANALISIS PELUANG DAN ANCAMAN INDUSTRI TEKSTIL INDONESIA DI ERA GLOBALISASI SERTA DAMPAK KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Published 2026-06-29
Keywords
- Textile Industry,
- Globalization,
- Trade Policy,
- Competitiveness,
- Import Tariff
- Industri Tekstil,
- Globalisasi,
- Kebijakan Perdagangan,
- Daya Saing,
- Tarif Impor ...More
How to Cite
ANALISIS PELUANG DAN ANCAMAN INDUSTRI TEKSTIL INDONESIA DI ERA GLOBALISASI SERTA DAMPAK KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/t1d9zs18
Abstract
The Textile and Textile Products (TPT) industry is a strategic sector for Indonesia's economy, contributing to GDP, employment, and export earnings. However, in the era of globalization, this industry faces complex opportunities and threats. This study aims to analyze in depth the opportunities and threats faced by the Indonesian TPT industry in international trade, as well as to examine the impact of global trade policies such as the US import tariff increase and the IEU-CEPA trade agreement. This research employs a qualitative descriptive method with a literature study approach and secondary data analysis from official sources. The results show that the Indonesian TPT industry has significant opportunities through the reduction of US import tariffs to 19%, the IEU-CEPA agreement eliminating tariffs up to 98.61%, and the support of machinery restructuring programs. However, serious threats come from the flood of imported products with dumping practices, bankruptcies of major companies such as Sritex and PT Polychem Indonesia, and high dependence on imported raw materials. This study recommends accelerating machine restructuring, strengthening import supervision, optimizing trade agreements, and improving upstream-downstream integration as strategies to face global challenges. Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) merupakan sektor strategis bagi perekonomian Indonesia, baik dari sisi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, maupun perolehan devisa ekspor. Namun, di era globalisasi, industri ini menghadapi dinamika peluang dan ancaman yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peluang dan ancaman yang dihadapi industri TPT Indonesia dalam perdagangan internasional, serta mengkaji dampak kebijakan perdagangan global seperti kenaikan tarif impor Amerika Serikat dan perjanjian perdagangan IEU-CEPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder dari sumber resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri TPT Indonesia memiliki peluang besar melalui penurunan tarif impor AS menjadi 19%, perjanjian IEU-CEPA yang menghapuskan tarif hingga 98,61%, serta dukungan program restrukturisasi mesin. Namun, ancaman serius datang dari banjir produk impor dengan praktik dumping, kebangkrutan perusahaan besar seperti Sritex dan PT Polychem Indonesia, serta tingginya ketergantungan pada bahan baku impor. Penelitian ini merekomendasikan percepatan restrukturisasi mesin, penguatan pengawasan impor, optimalisasi perjanjian perdagangan, dan penguatan integrasi hulu-hilir sebagai strategi menghadapi tantangan global.References
- Anugrah, A., Mohamad, H. H., Otniel, J., Fahrezi, M. R., Radian, M., & Siswajanthy, F. (2024). Analisis Industri Tekstil di Jawa Barat Sebelum dan Setelah Krisis Ekonomi. DOKTRIN: Jurnal Ilmu Hukum, Administrasi Publik dan Negara, 2(2), 118-135.
- Bisnis.com. (2025). Daftar Pabrik Tekstil Pailit hingga Tutup Sepanjang 2025. https://ekonomi.bisnis.com
- CNBC Indonesia. (2025). 5 Pabrik Tekstil RI Diam-Diam Sudah Tutup di 2025, Ini Namanya. CNBC Indonesia. Tersedia di: https://www.cnbcindonesia.com
- CRIF Indonesia. (2025). Indonesia's Textile Industry at a Breaking Point: Investor Flight, Surging Imports, and an Uncertain Future. Tersedia di: https://www.id.crifasia.com
- Hanafi, A. A., Suwarno, E. M., Zahratu, M., & Saproni. (2026). Analisis Faktor yang Memengaruhi Ekspor Tekstil Indonesia-Amerika Serikat melalui Multivariate Analysis Menggunakan VAR Model. Jurnal Pro Bisnis, 19(1), 31-56.
- Megawati, R., & Daspar, D. (2025). Analisis Peluang, Ancaman, dan Solusi Perdagangan Internasional Indonesia di Sektor Perikanan serta Pengaruh Kebijakan Kenaikan Tarif Pajak Impor Amerika 2025: Studi Kasus Indonesia dan Amerika. Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 4(1), 1229-1236.
- Putri, K. E. P. N. (2026). Pengaruh Trend Fashion terhadap Pertumbuhan Industri Tekstil terhadap Emisi Gas Rumah Kaca (Studi Komparasi Indonesia dan Vietnam). Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara, 3(1), 16-29.
- Republika. (2025). Perjanjian IEU-CEPA Untungkan Industri Tekstil. Republika. Tersedia di: https://ekonomi.republika.co.id
- Septiana, D. F., & Wahyuningsih, D. (2020). Analisis Daya Saing Ekspor Komoditas Tekstil Indonesia di Negara ASEAN. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 9(10), 973-992.
- Utami, E. Y., Pratama, A. P., Destiana, I. D., Muslim, I., & Wulandari, K. (2025). Analisis Daya Saing Ekspor Tekstil Indonesia ke AS Menggunakan Revealed Comparative Advantage (RCA). Jurnal Administrasi Profesional, 6(1), 1-11.
- Wijaya, A. R., & Muid, A. (2024). Analisis Produktivitas menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX), Traffic Light System (TLS), dan Fault Tree Analysis (FTA) pada PT Paberik Tekstil Kasrie. Jurnal Teknik Industri Universitas Negeri Malang.