Articles
PENGARUH KEMANFAATAN, KEMUDAHAN, DAN KEAMANAN PEMBAYARAN NON TUNAI TERHADAP EFISIENSI PEMBAYARAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN MODERASI FAKTOR EKONOMI ORANG TUA
Published 2026-10-27
Keywords
- pembayaran non tunai,
- efisiensi pembayaran,
- kemudahan,
- faktor ekonomi orang tua,
- siswa SMK
How to Cite
PENGARUH KEMANFAATAN, KEMUDAHAN, DAN KEAMANAN PEMBAYARAN NON TUNAI TERHADAP EFISIENSI PEMBAYARAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN MODERASI FAKTOR EKONOMI ORANG TUA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5835
Abstract
Pembayaran non tunai semakin akrab dengan kehidupan siswa, tetapi belum banyak diketahui faktor apa yang membuat pembayaran terasa efisien dan apakah kondisi ekonomi orang tua mengubah hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kemanfaatan, kemudahan, dan keamanan pembayaran non tunai terhadap efisiensi pembayaran siswa sekolah menengah kejuruan dengan faktor ekonomi orang tua sebagai variabel moderasi. Data dikumpulkan melalui survei dengan kuesioner skala Likert lima poin kepada 60 siswa SMK-CIPTA SKILL Bandung yang dipilih secara purposif, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi moderasi. Siswa menilai seluruh variabel pada kategori setuju hingga sangat setuju. Kemanfaatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi pembayaran (B = 0,290; Sig. = 0,028), sedangkan kemudahan, keamanan, dan faktor ekonomi orang tua tidak berpengaruh signifikan, dan faktor ekonomi orang tua tidak memoderasi ketiga pengaruh tersebut. Model secara simultan belum signifikan pada taraf 5% (Sig. = 0,062; R² = 0,219) dan reliabilitas instrumen masih rendah sehingga temuan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. Sekolah disarankan menonjolkan manfaat nyata pembayaran non tunai, sedangkan penelitian berikutnya perlu memperbaiki instrumen dan memperbesar sampel.References
- Amanda, F. L. (2024). Analisis faktor kemudahan dan keamanan yang mempengaruhi perilaku mahasiswa FEB UMRI terhadap penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran di era digital. Ecountbis, 4(1), 7–12.
- Bisnis.com. (2025, 5 Mei). Remaja usia 15-17 tahun jadi kelompok dengan literasi keuangan paling rendah. Diambil dari https://finansial.bisnis.com/read/20250505/55/1874439/remaja-usia-15-17-tahun jadikelompok-dengan-literasi-keuangan-paling-rendah
- Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Hernanda, D., Sahla, A., Ramadhani, E. P., & Safera, F. (2025). Membantu pembuatan dan penggunaan alat bayar secara online / QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk unit produksi sekolah SMK Negeri 1 Tangerang Selatan. Dedikasi, 5(1), 119–125.
- Irvianti, I., Hasanah, I., & Nafidzi, E. S. (2023). Pengaruh pengetahuan, kemudahan, dan kemanfaatan terhadap keputusan menggunakan QRIS di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance, 6(2), 817–827.
- Katadata. (2026, 7 September). BI: Transaksi QRIS tembus 15 miliar hingga Juli 2026. Diambil dari https://katadata.co.id/finansial/keuangan/6a9e3b775a371/bi-transaksi-qris-tembus-15-miliar-hingga-juli-2026
- Muis, Y. R., Santi, I. N., Bachri, S., & Asriadi. (2024). Persepsi manfaat dan kepercayaan masyarakat terhadap keputusan bertransaksi non tunai menggunakan QRIS. Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia, 1(4), 173–185.
- Novalianti, T., & Saad, B. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pengguna e-payment (studi empiris terhadap pengguna Gopay dan OVO di DKI Jakarta dan Depok). Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan, 5(2), 54–63.
- Poncowati, N. R., & Sutarni. (2024). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, literasi keuangan, efektivitas, dan kemampuan finansial terhadap minat penggunaan QRIS dalam transaksi pembayaran (studi kasus mahasiswa S1 Universitas Amikom Yogyakarta). Al Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(1), 209–228. doi: 10.37680/almikraj.v5i01.5688
- Republika. (2026, 8 Agustus). Nilai transaksi QRIS capai Rp 600, 69 triliun hingga Juni 2026. Diambil dari https://ekonomi.republika.co.id/berita/tjg2yp370/nilai-transaksi-qris-capai-rp-60069-triliun-hingga-juni-2026
- Sari, A. I., Wahyuni, E. S., & Elwardah, K. (2025). Pengaruh kemudahan, kemanfaatan, dan keamanan terhadap preferensi konsumen dalam menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran non tunai. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 4(5), 1077–1088. doi: 10.53625/juremi.v4i5.9950
- Sari, F. A. I., & Maika, M. R. (2026). Pengaruh kemudahan dan manfaat penggunaan terhadap keputusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dalam bertransaksi menggunakan QRIS. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 9(1), 90–99. doi: 10.25299/syarikat.2026.vol9(1).27048
- Simanjuntak, B., Putri, A. P., & Syahidah, A. W. (2024). Efisiensi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam mendukung penjualan di era digital. Daarul Huda Journal, 2(4), 332. doi: 10.5281/zenodo.14192809
- Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta.
- Untari, P. H. (2025, 6 Agustus). Data APJII: Pengguna internet di Indonesia tembus 229, 43 juta orang pada 2025. Bisnis.com. Diambil dari https://teknologi.bisnis.com/read/20250806/101/1899997/data-apjii-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-22943-juta-orang-pada-2025
- Yennisa, & Putri, H. R. N. (2023). Faktor-faktor yang berpengaruh pada keputusan penggunaan e-wallet dalam transaksi pembayaran (studi di pasar tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta). UPY Business and Management Journal, 2(2), 30–39. doi: 10.31316/ubmj.v2i2.5075