Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Cipta Karya Estetika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh 40 karyawan dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai R-square sebesar 0,722 menunjukkan bahwa stres kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja mampu menjelaskan 72,2% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi kerja menjadi faktor yang paling kuat dalam meningkatkan kinerja karyawan pada konteks penelitian.