Articles
Published 2026-08-30
Keywords
- BAZNAS Soreang,
- Bandung Regency,
- LAZ Performance,
- Zakat Utilization,
- Zakat Management
- Kinerja LAZ,
- Pendayagunaan Zakat,
- Pengelolaan Zakat ...More
How to Cite
ANALISIS KINERJA LEMBAGA AMIL ZAKAT KABUPATEN BANDUNG DALAM PENGELOLAAN DANA ZAKAT. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/3599
Abstract
Zakat is a strategic Islamic economic instrument for poverty alleviation and improving the welfare of the community. Zakat Institutions (LAZ), as zakat managers, are required to operate professionally, transparently, and accountably. Although zakat in Bandung Regency has enormous potential, several issues remain in optimizing its management. This study uses a descriptive qualitative approach to analyze how Zakat Institutions manage zakat funds in Bandung Regency, specifically BAZNAS Soreang. Data collection was conducted through in-depth interviews with BAZNAS administrators, field observations, and documentation studies. Data analysis using the Miles and Huberman model includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that BAZNAS Soreang has implemented zakat management in accordance with sharia principles and regulations. Fund collection uses socialization strategies, collaboration with government agencies, and digital platforms that increase awareness of muzakki (recipients of zakat). Distribution is carried out through consumptive programs for basic needs and productive programs for economic empowerment. However, there are obstacles such as limited human resources, low public awareness, and suboptimal digitization of muzakki and mustahik data. The performance of BAZNAS Soreang is categorized as quite good but requires improvement. Transparency and accountability are implemented through regular reporting, although public access to information remains limited. The productive zakat program has had a positive impact on the welfare of those entitled to receive zakat through the development of micro-enterprises. The main challenge is the under-optimization of zakat potential, which requires institutional strengthening, human resource capacity building, and extensive public education. BAZNAS Soreang needs to develop a comprehensive strategy to maximize the impact of zakat on the welfare of the people of Bandung Regency.Zakat merupakan instrumen ekonomi Islam yang strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai pengelola zakat dituntut untuk beroperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Meskipun zakat Kabupaten Bandung memiliki potensi yang sangat besar, masih ada beberapa masalah untuk mengoptimalkan pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis bagaimana Lembaga Amil Zakat mengelola dana zakat di Kabupaten Bandung, khususnya BAZNAS Soreang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengurus BAZNAS, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan BAZNAS Soreang telah menjalankan pengelolaan zakat sesuai prinsip syariah dan regulasi. Pengumpulan dana menggunakan strategi sosialisasi, kerjasama dengan instansi pemerintah, dan platform digital yang meningkatkan kesadaran muzakki. Pendistribusian dilakukan melalui program konsumtif untuk kebutuhan dasar dan produktif untuk pemberdayaan ekonomi. Namun terdapat kendala berupa keterbatasan SDM, rendahnya kesadaran masyarakat, dan belum optimalnya digitalisasi data muzakki dan mustahik. Kinerja BAZNAS Soreang dikategorikan cukup baik namun perlu peningkatan. Transparansi dan akuntabilitas diterapkan melalui pelaporan berkala, meskipun aksesibilitas informasi publik masih terbatas. Program zakat produktif berdampak positif pada kesejahteraan mustahik dalam pengembangan usaha mikro. Tantangan utama adalah optimalisasi potensi zakat yang belum maksimal, memerlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, dan edukasi masif kepada masyarakat. BAZNAS Soreang perlu mengembangkan strategi komprehensif untuk memaksimalkan dampak zakat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.References
- Beik, I. S. (2015). Menggagas Pengentasan Kemiskinan Berbasis Zakat. Jurnal Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), 20-35.
- Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2016). Measuring Zakat Impact on Poverty and Welfare Using CIBEST Model. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 1(2), 141-160.
- Canggih, C., Fikriyah, K., & Yasin, A. (2017). Potency of Zakat in Eliminating Poverty in West Java Province. Journal of Islamic Economics, Management, and Business, 1(1), 45-62.
- Firdaus, M., Beik, I. S., Irawan, T., & Juanda, B. (2012). Economic Estimation and Determinations of Zakat Potential in Indonesia. IRTI Working Paper Series, WP# 1433-07.
- Hafidhuddin, D. (2013). Zakat dalam Perekonomian Modern. Jakarta: Gema Insani Press.
- Hudaefi, F. A., & Jaswir, I. (2019). Digital Zakah Campaign in the Time of Covid-19 Pandemic in Indonesia: A Netnographic Study. Journal of Islamic Marketing, 13(3), 498-517.
- Mubarok, A., & Fanani, B. (2014). Pengaruh Pengetahuan, Reputasi Organisasi Pengelola Zakat, dan Religiusitas terhadap Minat Muzakki dalam Membayar Zakat Maal. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 565-574.
- Nikmatuniayah, & Marliyati. (2015). Akuntabilitas Laporan Keuangan pada Organisasi Pengelola Zakat. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(2), 326-336.
- Qardhawi, Y. (2011). Hukum Zakat: Studi Komparatif Mengenai Status dan Filsafat Zakat Berdasarkan Qur'an dan Hadits (Edisi terjemahan). Jakarta: PT. Pustaka Litera Antar Nusa.
- Rosadi, A., & Efendi, J. (2016). Zakat dalam Perekonomian Modern. Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(1), 79-98.
- Saad, R. A. J., Wahab, M. S. A., Kader, M. A. R. A., Hehsan, A., & Dagang, M. M. (2020). Zakat Management Information System: A Conceptual Framework. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 10(6), 566-577.
- Wahab, N. A., & Rahman, A. R. A. (2011). A Framework to Analyse the Efficiency and Governance of Zakat Institutions. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 2(1), 43-62.
- Wahid, H., Ahmad, S., & Kader, R. A. (2019). Effectiveness of Zakat Management: A Study of Zakat Institutions in Indonesia. Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, 15(2), 145-168.
- Wibisono, Y. (2015). Mengelola Zakat Indonesia: Diskursus Pengelolaan Zakat Nasional dari Rezim Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999 ke Rezim Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Jakarta: Prenadamedia Group.