Vol. 25 No. 9 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

STRATEGI PENGELOLAAN PARIWISATA OLEH DINAS PARIWISATA KOTA LUBUKLINGGAU DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA DAN PENGEMBANGAN POTENSI DAERAH

Randi Saputra
Universitas Bina Insan Lubuklinggau
Dheo Rimbano
Universitas Bina Insan Lubuklinggau
Wisdalia Maya Sari
Universitas Bina Insan Lubuklinggau

Published 2026-08-27

Keywords

  • Strategi Pengelolaan,
  • Dinas Pariwisata,
  • Daya Tarik Wisata,
  • Analisis SWOT,
  • Kota Lubuklinggau.

How to Cite

STRATEGI PENGELOLAAN PARIWISATA OLEH DINAS PARIWISATA KOTA LUBUKLINGGAU DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA DAN PENGEMBANGAN POTENSI DAERAH. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif strategi pengelolaan pariwisata yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Lubuklinggau dalam meningkatkan daya tarik wisata serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Sektor pariwisata memiliki peran amat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat identitas budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan informan kunci (Kepala Dinas, Kepala Bidang, Staf, Pengelola Wisata, dan Pengunjung), serta dokumentasi resmi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pariwisata dilaksanakan melalui empat pilar utama: pengembangan dan penataan destinasi unggulan (seperti Bukit Sulap, Air Terjun Temam, dan Bendungan Watervang), penguatan promosi pariwisata berbasis media digital dan event budaya, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta pembinaan kemitraan masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Strategi tersebut secara nyata mampu meningkatkan volume kunjungan wisatawan, meskipun pelaksanaan program masih dihadapkan pada kendala keterbatasan anggaran, belum meratanya infrastruktur pendukung, rendahnya kesadaran kebersihan dari sebagian pengunjung, dan tantangan persaingan antardaerah. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi anggaran, penguatan regulasi kelestarian lingkungan, dan sinergi lintas sektor yang berkelanjutan.

References

  1. Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
  2. Alam, S. (2007). Manajemen dan Pengelolaan Organisasi. Jakarta: Erlangga.
  3. Andi, J. A., dkk. (2024). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Pariwisata Melalui Partisipasi Masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1).
  4. Arikunto, S. (1993). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
  5. Benjamin, B., dkk. (2017). Pengembangan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Zahir Publishing.
  6. Candra, M., dkk. (2023). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Kreatif Dalam Peningkatan Pariwisata. Jurnal Soshum Insentif, 6(1).
  7. Damanik, J., & Weber, H. (2006). Perencanaan Bisnis Ekowisata. Yogyakarta: Andi Offset.
  8. David, F. R. (2011). Strategic Management: Concepts and Cases. New Jersey: Pearson Education.
  9. Deanova, C. M., dkk. (2024). Strategi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Mengembangkan Objek Wisata Pemandian Air Terjun Lubuak Tempuruang. Jurnal Penelitian Pariwisata, 5(2).
  10. Effendi, M., & Efriyansyah, A. (2017). Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pengelola Wisata Kota Lubuklinggau. Jurnal Media Ekonomi (JURMEK), 22(2).
  11. Hardani, dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group.
  12. Hasan, M. I. (2022). Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  13. Hasibuan, M. S. P. (2009). Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
  14. Kodhyat, H. (1998). Sejarah Kepariwisataan dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Grasindo.
  15. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. USA: SAGE Publications.
  16. Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  17. Morissan, M. A. (2017). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana.
  18. Nuryati, S. (2023). Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Sungai Kasie Kota Lubuklinggau. Jurnal Wahana Pendidikan, 9(11).
  19. Pitana, I. G., & Gayatri. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
  20. Sedarmayanti. (2018). Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata. Bandung: Refika Aditama.