Articles
PENGARUH CAFE ATMOSPHERE DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KONSUMEN DENGAN MINAT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA CAFE MBAH BUYUT DI MOJOKERTO
Published 2026-08-23
Keywords
- Cafe Atmosphere,
- Media Sosial,
- Instagram,
- Minat Berkunjung,
- Keputusan Berkunjung
How to Cite
PENGARUH CAFE ATMOSPHERE DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KONSUMEN DENGAN MINAT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA CAFE MBAH BUYUT DI MOJOKERTO. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://doi.org/10.2238/8wrgvk62
Abstract
Perkembangan industri kafe di Indonesia menyebabkan persaingan antarpelaku usaha semakin meningkat. Kafe bukan sekedar tidak hanya diperuntukkan sebagai sarana untuk menikmati hidangan makanan dan minuman, di samping itu, juga berkembang menjadi wadah untu k melakukan interaksi sosial maupun aktivitas pekerjaan, bersantai, dan mengekspresikan gaya hidup. Dalam kondisi tersebut, cafe atmosphere dan media sosial berkontribusi terhadap ketertarikan hingga pilihan konsumen untuk berkunjung. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suasana cafe dan penggunaan media sosial Instagram terhadap keputusan konsumen dalam melakukan kunjungan konsumen dengan minat yang ditempatkan sebagai variabel mediasi pada objek penelitian Mbah Buyut di Mojokerto. Studi ini menerapkan metode penelitian kuantittaif. Proses mmperoleh data dilaksanakan dngan menggunakan melalui penyebaran kuesioner pada konsumen yang pernah berkunjung ke Cafe Mbah Buyut, berusia minimal 17 tahun, serta aktif menggunakan media sosial instagram. Berdasarkan 19 indikator studi ini, jumlah sampel ditentukan menggunakan pendekatan Hair dengan faktor pengali 10 sehingga diperoleh 190 responden. Data penelitian diolah dengan menerapkan metode Structural Eqution Modeing-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bahwa cafe atmosphere memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat berkunjung, media sosial Instagram berpengaruh positif terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dalan menentukan keputusan berkunjung, cafe atmosphere memberikan dampak positif dan signifkan terhadap keputusan berkunjung, media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung, serta minat berkunjung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung. Selain itu, minat berkunjung terbukti berfungsi sebgai variabel mediasi yang menghubungkan cafe atmosphere dan media sosial Instagram dalm menentukan keputusan berkunjung. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perpaduan antara pengalaman fisik melalui suasana kafe dan komunikasi pemasaran digital melalui Instagram mampu membentuk minat konsumen yang selanjutnya mendorong keputusan berkunjung.References
- Adiantari, N. W. P., & Seminari, N. K. (2022). Pengaruh citra merek, kualitas produk, dan atmosfer. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 11(7), 1337–1356.
- Agustiana, M., & Djunaid, I. S. (2024). Pengaruh store atmosphere dan lokasi terhadap minat berkunjung di Roast Coffee. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 7(2). https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i2.10678
- Aulia, M. R., Ismail, A., Indriyani, S., & Arief, I. (2023). The influence of social media, location, service quality and store atmosphere on purchase decision of coffee café customers. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 11111–11118.
- Baker, D. A., & Crompton, J. L. (2000). Quality, satisfaction and behavioral intentions. Annals of Tourism Research, 785–804.
- Baskoro, D. A., & Mahmudah, F. (2021). Pengaruh harga dan suasana café terhadap keputusan pembelian. Garuda, 3(2), 136–162.
- Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
- Devialesti, V., & Zabara, D. R. (2024). Pengaruh atmosfer toko, WOM, kepuasan pelanggan, dan minat berkunjung ulang di coffee shop. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 40–47.
- Dharma, C. S., & Hawignyo, H. (2022). Analisis pengaruh atmosfer cafe terhadap keputusan pembelian produk coffee pada masyarakat Karawang. J-MAS: Jurnal Manajemen dan Sains, 7(1), 369. https://doi.org/10.33087/jmas.v7i1.334
- Fiki, F., Rosy, F., & Mashudi, M. (2025). Penggunaan media sosial sebagai strategi komunikasi pemasaran. JIEAP, 2, 201–208.
- Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R. Springer.
- Hermawan, E. (2023). Literature review perilaku konsumen: Loyalitas pelanggan, pembelian ulang dan minat beli. Jurnal, 1(1), 1–13.
- Hong, X., Nadzari, N. A., & Anuar, F. I. (2022). Tourists’ trust of social media information and behavioural intention in viral cafes: Mediating effect of satisfaction. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 12 (11). https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v12-i11/15620
- Isa, M., Praswatia, A. N., & Zulaekah, S. (2024). Factors driving sustainability of food and beverage industries. Ekuilibrium: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 19(2), 162–171. https://doi.org/10.24269/ekuilibrium.v19i2.2024.pp162-171
- Keller, K. P., & Kotler, L. K. (2016). Manajemen Pemasaran (Edisi 13). Erlangga.
- Kurniawan, T., & Muqtabar, M. F. G. (2023). Pengaruh promosi media sosial Instagram terhadap keputusan berkunjung di Curug Leuwi Hejo. Bogor Hospitality Journal, 7(1), 26–32. https://doi.org/10.55882/bhj.v7i1.74
- Mahendra. (2017). Eksistensi sosial remaja dalam Instagram (sebuah perspektif komunikasi). Jurnal Visi Komunikasi, 16, 151–160.
- Meilita, R. N., Nasution, Y. N., & Hayati, M. N. (2016). Structural equation modelling dengan pendekatan partial least square. Prosiding Seminar Sains dan Teknologi FMIPA Unmul, 41–45.
- Mowen, J. C., & Minor, M. (2012). Perilaku Konsumen (D. K. Yahya, Trans.). Erlangga.
- Muhammad Raffi Ardisyahputra, & Tarigan, C. Y. (2025). Pengaruh persepsi harga, kualitas pelayanan, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian di Kopi Kenangan. MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 4 (2), 104–116. https://doi.org/10.54259/manabis.v4i2.4374