Vol. 25 No. 9 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ANALISIS EFEKTIVITAS, EFISIENSI DAN KEMANDIRIAN PENGELOLAAN DANA APBD PADA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Aqista Inriani
Universitas Halu Oleo
Husin
Universitas Halu Oleo
Sulvariany Tamburaka
Universitas Halu Oleo

Published 2026-08-10

Keywords

  • Efektivitas,
  • Efisiensi,
  • Kemandirian,
  • Pengelolaan Dana APBD

How to Cite

ANALISIS EFEKTIVITAS, EFISIENSI DAN KEMANDIRIAN PENGELOLAAN DANA APBD PADA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://doi.org/10.2238/2msgd170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, efisiensi, serta tingkat kemandirian pengelolaan APBD pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Objek penelitian mencakup analisis rasio efektivitas, efisiensi, dan kemandirian berdasarkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 2022–2024. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan rasio efektivitas, efisiensi dan rasio kemandirian. Data yang digunakan berupa data sekunder yang bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pemerintahan Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pengelolaan APBD berada pada kategori efektif hingga sangat efektif, yang ditunjukkan oleh capaian realisasi anggaran yang mendekati atau melampaui target setiap tahunnya secara konsisten. Pada tahun 2022, rasio efektivitas mencapai 118,89% (sangat efektif), tahun 2023 sebesar 95,72% (efektif), dan tahun 2024 sebesar 93,37% (efektif). Selain itu, tingkat efisiensi tergolong sangat efisien dalam penggunaan anggaran dengan rasio efisiensi berkisar 22,71% hingga 29,61% selama periode penelitian. Namun demikian, rasio kemandirian keuangan daerah masih rendah karena tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Rasio kemandirian hanya berkisar 3,78% hingga 4,83% selama periode 2022-2024, menunjukkan bahwa kemampuan daerah d alam membiayai kebutuhan pembangunan dan operasional pemerintahan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih relatif rendah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kemandirian fiskal belum optimal dan perlu ditingkatkan ke depan secara berkelanjutan dan terarah.

References

  1. Ali & Hidayati. (2023). Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota. Akuisisi: Jurnal Akuntansi, 8(1), 250–257.
  2. Bastian, I. (2017). Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga.
  3. Bili, J. I., & Siswati, S. (2025). Efektifitas Dan Efisiensi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Terhadap Kinerja Keuangan pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Periode Tahun 2018-2022. EQUILIBRIUM: Jurnal Bisnis & Akuntansi, XIX(1), 119–136.
  4. Dewantoro, D. A. (2022). Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Journal of Innovation in Management, Accounting and Business, 1(2), 38-47.
  5. Dharmawan, I., Putra, R. A., & Sari, M. (2021). Analisis Efektivitas Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 16(2), 145–158.
  6. Digdowiseiso, K., & Satrio, M. B. (2022). Pengaruh Rasio Kemandirian Keuangan Daerah dan Rasio Ketergantungan Fiskal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(Spesial Issue 3), 1170-1181.
  7. Fathiyah, F. (2020). Analisis Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 687.
  8. Halim, A., & Kusufi, M. S. (2020). Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.
  9. Handayani, S. (2020). Penganggaran Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.
  10. Mahmudi. (2019). Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  11. Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi Offset.
  12. Pualillin, A. L., Pasae, Y., & Jaya, A. (2025). Analisis Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan APBD dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Deiyai. ECOHOLIC Jurnal Ekonomi Holistik, 1(2), 382–387.
  13. Rahman, A. Z., & Saputra, F. L. (2022). Efisiensi dan Efektivitas dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Cilacap. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 22.
  14. Riyadi, W. (2022). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. J-Aksi: Jurnal Akuntansi Dan Sistem Informasi, 3(1), 298-314.
  15. Wulandari, R., Lestari, B. A. H., & Suryantara, A. B. (2023). Analisis Rasio Keuangan dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Mataram. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, 3(2), 56-69.