Vol. 25 No. 9 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ANALISIS PENGARUH FAKTOR KEUANGAN PENGGUNAAN PAYLATER TERHADAP KESEJAHTERAAN FINANSIAL KARYAWAN DI JAKARTA SELATAN

Prabella Itakalloh
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Murti Wijayanti
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Matdio Siahaan
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Published 2026-07-31

Keywords

  • Paylater,
  • kontrol pengeluaran,
  • pengelolaan utang,
  • kesejahteraan finansial,
  • regresi linier berganda

How to Cite

ANALISIS PENGARUH FAKTOR KEUANGAN PENGGUNAAN PAYLATER TERHADAP KESEJAHTERAAN FINANSIAL KARYAWAN DI JAKARTA SELATAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://doi.org/10.2238/7h5dc435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor keuangan, yaitu pendapatan, kontrol pengeluaran, kemampuan menabung, dan pengelolaan utang, terhadap kesejahteraan finansial karyawan pengguna Paylater di Jakarta Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling terhadap 120 responden karyawan aktif pengguna Paylater, yang jumlah sampelnya ditentukan menggunakan rumus Lemeshow untuk populasi tidak terhingga. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh uji asumsi klasik terpenuhi, dan keempat variabel independen berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kesejahteraan finansial, dengan pengelolaan utang sebagai faktor paling dominan (Beta = 0,291), diikuti kemampuan menabung (Beta = 0,281), kontrol pengeluaran (Beta = 0,195), dan pendapatan (Beta = 0,194). Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,729, yang berarti 72,9% variasi kesejahteraan finansial dapat dijelaskan oleh model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesejahteraan finansial pengguna Paylater lebih ditentukan oleh kemampuan mengelola kewajiban utang dan kebiasaan menabung, dibandingkan besarnya pendapatan semata. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi karyawan, perusahaan, dan regulator (OJK) dalam merumuskan strategi literasi keuangan dan kebijakan perlindungan konsumen Paylater yang lebih efektif.

References

  1. [1] Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). (2024). Statistik fintech lending dan BNPL Indonesia 2024. Jakarta: AFPI.
  2. [2] Consumer Financial Protection Bureau (CFPB). (2015). Financial well-being: The goal of financial education. Washington, DC: Consumer Financial Protection Bureau.
  3. [3] Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2014). Business research methods (12th ed.). McGraw-Hill Education.
  4. [4] Daniel, W. W., & Cross, C. L. (2018). Biostatistics: A foundation for analysis in the health sciences (11th ed.). Wiley.
  5. [5] Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  6. [6] Gitman, L. J., dan Zutter, C. J. (2015). Principles of managerial finance (14th ed.). Pearson Education.
  7. [7] Gunawan, R. (2024). Factors affecting financial management behavior of paylater users in Indonesia: Examining the moderating role of locus of control. Ekombis Review: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 134-147.
  8. [8] IdScore. (2024). Data pengguna buy now pay later Indonesia per Juni 2024. PT Pefindo Biro Kredit. https://idscore.id
  9. [9] Intantri, C. N., dan Santi, F. (2025). Financial well-being: Indications on BNPL users in Indonesia. Jurnal Doktor Manajemen, 8(2), 210-225.
  10. [10] Lwanga, S. K., & Lemeshow, S. (1991). Sample size determination in health studies: A practical manual. Geneva: World Health Organization.
  11. [11] Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2024a). Statistik fintech lending periode Agustus 2024. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
  12. [12] Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2024b). Profil pengguna layanan buy now pay later (BNPL) di Indonesia. Departemen Perlindungan Konsumen, OJK.
  13. [13] Rahmawati, D. (2024). Dampak layanan paylater terhadap perilaku konsumtif masyarakat perkotaan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Kontemporer, 12(1), 88-97.
  14. [14] Ramadhani, F., Norisanti, N., dan Nurmala, N. (2025). The effect of financial literacy, income level on financial well being through financial behavior as a mediating variable. DIJEFA: Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting, 5(3), 1234-1248.
  15. [15] Sativa, A. (2025). Pengaruh literasi keuangan, perilaku keuangan, dan penggunaan paylater terhadap kesejahteraan finansial. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 10(1), 55-68.
  16. [16] Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Alfabeta.