Articles
PEMANFAATAN SOCIAL COMMERCE (WHATSAPP DAN FACEBOOK) DAN KUALITAS PELAYANAN INFORMASI DALAM MENGOPTIMALKAN PENJUALAN LANGSUNG MAKANAN TRADISIONAL BETAWI DI DESA SRIMUKTI
Published 2026-07-31
Keywords
- social commerce,
- kualitas pelayanan informasi,
- penjualan langsung,
- UMKM,
- makanan tradisional Betawi
How to Cite
PEMANFAATAN SOCIAL COMMERCE (WHATSAPP DAN FACEBOOK) DAN KUALITAS PELAYANAN INFORMASI DALAM MENGOPTIMALKAN PENJUALAN LANGSUNG MAKANAN TRADISIONAL BETAWI DI DESA SRIMUKTI. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/1rs9bt79
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan social commerce (WhatsApp dan Facebook) dan kualitas pelayanan informasi terhadap optimasi penjualan langsung makanan tradisional Betawi pada UMKM di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan desain Sequential Explanatory Mixed Methods. Data kuantitatif diperoleh dari 120 responden konsumen dan dianalisis dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4, kemudian diperdalam melalui wawancara dengan informan pelaku UMKM dan konsumen. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan social commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap optimasi penjualan langsung dengan koefisien jalur 0,288, sedangkan kualitas pelayanan informasi memberikan pengaruh positif dan signifikan yang lebih dominan dengan koefisien jalur 0,697. Model menjelaskan 95,3% variasi optimasi penjualan langsung (R² = 0,953). Temuan kualitatif memperlihatkan bahwa kejelasan informasi produk, transparansi harga, visualisasi produk, serta kecepatan dan keramahan respons menjadi faktor penting dalam mengubah interaksi digital menjadi transaksi langsung. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi pemasaran UMKM pedesaan tidak hanya bergantung pada penggunaan platform digital, tetapi juga pada kualitas pelayanan informasi.References
- Anggraini, Rustiarini, & Satwam. (2022). Kajian pemasaran digital berbasis media sosial pada UMKM.
- Aulia, Dahriansah, & M. (2021). Pemanfaatan WhatsApp sebagai sarana promosi dan penjualan produk UMKM.
- Dwivedi, Y. K., Ismagilova, E., Hughes, D. L., Carlson, J., Filieri, R., & Wang, Y. (2021). Setting the future of digital and social media marketing research: Perspectives and research propositions.
- Fadhillah. (2024). Implementasi digital marketing melalui social media sebagai strategi pemasaran.
- Hadi, & Zakiah. (2021). Strategi digital marketing bagi UMKM di era pascapandemi.
- Indarsih. (2025). Peran media sosial dalam meningkatkan penjualan produk UMKM pada era digital.
- Kader et al. (2024). Digitalisasi UMKM dan peningkatan literasi digital melalui pemanfaatan media sosial.
- Maria et al. (2024). Pemanfaatan WhatsApp Business dan Facebook oleh UMKM Indonesia.
- Nuraini, Anwar, & Pajarinto. (2025). Pemanfaatan Facebook sebagai platform pemasaran UMKM.
- Sahabuddin et al. (2024). Transparansi informasi dan kepercayaan konsumen dalam pemasaran digital.
- Subedi, D. (2016). Explanatory sequential mixed method design as the third research community of knowledge claim. American Journal of Educational Research, 4(7), 570–577.
- Triyana, Sucherly, & Oesman. (2024). Pengaruh kepercayaan dan social commerce construct terhadap minat beli konsumen.
- Zamani et al. (2025). Strategi pemasaran digital pada UMKM kuliner.