Articles
ANALISIS PERKEMBANGAN TINGKAT KEMISKINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2021 –2025
Published 2026-07-30
Keywords
- Kemiskinan,
- Kesejahteraan Masyarakat,
- Pengangguran,
- Pendidikan,
- Pertumbuhan Ekonomi
- Kabupaten Bengkulu Utara ...More
How to Cite
ANALISIS PERKEMBANGAN TINGKAT KEMISKINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2021 –2025. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/w32beb71
Abstract
Kemiskinan merupakan isu pembangunan fundamental yang terus menjadi fokus pemerintah, mengingat korelasinya yang kuat dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Studi ini dirancang untuk mengevaluasi evolusi tren kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Utara sepanjang periode 2021–2025, mengidentifikasi determinan utama kemiskinan, dan mengkaji implikasinya terhadap kesejahteraan warga. Penelitian ini mengadopsi metodologi deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan data sekunder dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkulu Utara dan data primer melalui wawancara dengan staf BPS setempat. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sementara analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Studi ini mengungkapkan penurunan bertahap dalam angka kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Utara antara tahun 2021 dan 2025, meskipun laju penurunannya belum mencapai tingkat yang signifikan. Analisis mendalam, termasuk wawancara dengan perwakilan Badan Pusat Statistik setempat, mengidentifikasi berbagai faktor utama yang memengaruhi tren ini. Faktor-faktor tersebut meliputi prevalensi pengangguran, tingkat literasi dan keterampilan masyarakat, kinerja ekonomi regional, serta efektivitas implementasi program bantuan sosial yang diselenggarakan oleh pemerintah. Pengurangan kemiskinan yang terlihat telah berkontribusi pada perbaikan kesejahteraan umum, yang tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan rata-rata pengeluaran per kapita penduduk. Kendati demikian, strategi pembangunan yang lebih komprehensif dan berorientasi inklusivitas tetap esensial guna mempercepat eliminasi kemiskinan dan memastikan peningkatan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.References
- Arsyad, L. (2018). Ekonomi Pembangunan (Edisi ke-5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
- Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Kemiskinan di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
- Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara. (2024). Kabupaten Bengkulu Utara Dalam Angka 2024. Bengkulu Utara: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara.
- Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara. (2025). Kabupaten Bengkulu Utara Dalam Angka 2025. Bengkulu Utara: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara.
- Becker, G. S. (1993). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis with Special Reference to Education (3rd ed.). Chicago: The University of Chicago Press.
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
- Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Rahman, F. (2021). Analisis Kemiskinan di Provinsi Bengkulu. Jurnal Pembangunan Daerah.
- Sen, A. (1999). Development as Freedom. New York: Oxford University Press.
- Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
- Suryahadi, A., Sumarto, S., & Yumna, A. (2020). The Impact of COVID-19 on Poverty in Indonesia. Journal of Economic Studies.
- Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.). Boston: Pearson Education.
- Wulandari, S., dkk. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan. Jurnal Kebijakan Publik dan Ekonomi.
- World Bank. (2022). Indonesia Economic Prospects. Washington, DC: World Bank.