PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA ANAK PANTI ASUHAN YAYASAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEJAHTERA
DOI:
https://doi.org/10.2238/esz0vb42Keywords:
Pendidikan Karakter, Panti Asuhan, Disiplin, Tanggung Jawab, Kepercayaan DiriAbstract
Panti asuhan merupakan lembaga sosial yang berperan dalam memenuhi kebutuhan pengasuhan, pendidikan, dan pembinaan karakter anak-anak yang kehilangan atau tidak memperoleh pengasuhan yang memadai dari keluarga. Namun demikian, berbagai pengalaman hidup yang dimiliki anak asuh sering kali memengaruhi tingkat kepercayaan diri, motivasi, dan kesiapan mereka dalam menghadapi masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter,seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan rasa percaya diri kepada anak-anak panti asuhan. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, simulasi, serta kegiatan workshop (gelang manik-manik). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pembentukan karakter, meningkatnya keberanian untuk menyampaikan pendapat di depan umum, serta tumbuhnya komitmen dalam menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter secara berkelanjutan dapat menjadi bekal penting bagi anak-anak panti dalam mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri di masa mendatang.References
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Kotler, Philip, & Armstrong, Gary. (2018). Principles of Marketing (17th ed). Pearson.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2023). Data UMKM Go Digital Tahun 2023. Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Downloads
Published
2026-07-01
Issue
Section
Articles
How to Cite
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA ANAK PANTI ASUHAN YAYASAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEJAHTERA. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.2238/esz0vb42

