STRATEGI PENINGKATAN SOFT SKILL KOMUNIKASI DAN KEPERCAYAAN DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN GUNA MENGOPTIMALKAN PEMBINAAN KEPRIBADIAN DAN REINTEGRASI SOSIAL DI RUTAN KELAS IIA YOGYAKARTA

Authors

  • Rere Syaqhaqqi Qhusay Program Studi Teknik Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author
  • Meitisa Vanya Simanjuntak Program Studi Teknik Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author

Keywords:

Soft Skill, Komunikasi, Kepercayaan Diri, Warga Binaan Pemasyarakatan, Reintegrasi Sosial

Abstract

Lembaga pemasyarakatan memiliki peran penting dalam mempersiapkan warga binaan pemasyarakatan untuk kembali ke masyarakat melalui program pembinaan kepribadian dan reintegrasi sosial. Salah satu aspek yang perlu diperkuat adalah kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri karena keduanya mendukung kemampuan warga binaan dalam berinteraksi dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana. Berdasarkan hasil observasi di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Yogyakarta, masih ditemukan warga binaan yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, berbicara di depan umum, dan menyampaikan gagasan secara percaya diri. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program peningkatan soft skill komunikasi dan kepercayaan diri melalui pelatihan komunikasi dan public speaking. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi internal, identifikasi kebutuhan, skrining awal, kerja sama dengan praktisi komunikasi eksternal, pelatihan, simulasi praktik, evaluasi pascapelatihan, penyusunan modul pembelajaran, serta pembentukan Forum Diskusi Internal WBP. Hasil kualitatif menunjukkan adanya perubahan dalam penyampaian kultum, peningkatan keberanian berkomunikasi, dan partisipasi dalam kegiatan diskusi. Kegiatan ini juga menghasilkan modul praktis komunikasi dan public speaking serta membentuk forum diskusi internal sebagai mekanisme keberlanjutan program. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penguatan soft skill komunikasi dapat mendukung pembinaan kepribadian dan memberikan tambahan kesiapan bagi warga binaan dalam menghadapi proses reintegrasi sosial.

References

1. Arif, A. A., Murdiana, S., & Ridfah, A. (2024). Effectiveness of assertive training on reducing public speaking anxiety among college students. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 8(2). https://doi.org/10.28932/humanitas.v8i2.8366

2. Bodie, G. D. (2010). A racing heart, rattling knees, and ruminative thoughts: Defining, explaining, and treating public speaking anxiety. Communication Education, 59(1), 70–105. https://doi.org/10.1080/03634520903443849

3. Buntoro, I. F., Folamauk, C. L. H., Nurina, R. L., Tanto, A. C., & Handoyo, N. E. (2024). Pelatihan public speaking untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri. Jurnal Media Tropika, 3(2), 55–62. https://doi.org/10.35508/mediatropika.v3i2.12791

4. Dwisatoto, S. A., & Muhammad, A. H. (2015). Efektivitas pelatihan kepercayaan diri dalam public speaking untuk mengurangi kecemasan berbicara di depan umum. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 7(2), 175–184. https://doi.org/10.15294/intuisi.v7i2.49410

5. Gallego, A., McHugh, L., Penttonen, M., & Lappalainen, R. (2022). Measuring public speaking anxiety: Self-report, behavioral, and physiological. Behavior Modification, 46(4), 782–798. https://doi.org/10.1177/0145445521994308

6. Khairunnisa, M. N., Widyadhana, S. S., Khorunnisa, N., & Kadaruddin. (2024). Membangun kepercayaan diri warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin, 5(2). https://doi.org/10.31947/jpmh.v5i2.40603

7. McNatt, D. B. (2019). Enhancing public speaking confidence, skills, and performance: An experiment of service-learning. The International Journal of Management Education, 17(2), 276–285. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2019.04.002

8. Murtiningrum, W., Handayani, W., & Fauzie, R. A. (2025). Public speaking di Lapas IIA Salemba dalam meningkatkan kepercayaan diri. Prosiding Seminar Nasional Perbanas Institute (SNAP), 2. https://journal.perbanas.id/index.php/pkm/id/article/view/1100

9. Nasution, M. Y. H., Madya, E. B., & Rubino, R. (2024). The influence of assertiveness and social support from families of social rehabilitation program participants on Islamic communication skills in Medan Class 1 Penitentiary. AJIS: Academic Journal of Islamic Studies, 9(1), 71–99. https://doi.org/10.29240/ajis.v9i1.9799

10. Pribyl, C. B., Keaten, J., & Sakamoto, M. (2001). The effectiveness of a skills-based program in reducing public speaking anxiety. Japanese Psychological Research, 43(3), 148–155. https://doi.org/10.1111/1468-5884.t01-1-00171

Downloads

Published

2026-10-29

How to Cite

STRATEGI PENINGKATAN SOFT SKILL KOMUNIKASI DAN KEPERCAYAAN DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN GUNA MENGOPTIMALKAN PEMBINAAN KEPRIBADIAN DAN REINTEGRASI SOSIAL DI RUTAN KELAS IIA YOGYAKARTA. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(2). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/5930

Similar Articles

31-40 of 295

You may also start an advanced similarity search for this article.