MAPPING THE DISTRIBUTION OF PUBLIC FACILITIES IN JORONG AUR GADING, NAGARI LIMO KOTO, KOTO VII DISTRICT, SIJUNJUNG REGENCY 2026
DOI:
https://doi.org/10.2238/jc6g2r77Keywords:
Participatory mapping, Thematic map, Public facilitiesAbstract
The availability of spatial data on public facilities plays an important role in supporting village development planning and improving public services. This community service activity aimed to produce a thematic map of the distribution of public facilities in Aur Gading Hamlet, Nagari Limo Koto, Koto VII District, Sijunjung Regency. The activity was carried out using a participatory mapping approach involving the village government and local community through several stages, including coordination, field surveys, GPS coordinate collection, photographic documentation, spatial data processing using ArcGIS, and map verification. The results identified 12 public facilities, consisting of seven religious facilities, three educational facilities, one health facility, and one government facility. The collected spatial data were successfully transformed into a thematic map at a scale of 1:40,000, providing accurate information on the location and distribution of public facilities. The resulting map is expected to support village development planning, spatial data management, and decision-making by the local government. In addition, it provides accessible geographic information for residents and visitors while serving as an updatable spatial database for future development programs in Aur Gading Hamlet.References
Danardono, D., Saputra, A., Sunariya, M. I. T., Husein, S., Khotib, S. N., & Ridwan, S. (2024). Pemetaan Partisipatif Potensi untuk Arahan Pengembangan Desa Patemon Kabupaten Purbalingga. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 341–354.
Hamzah, S., Izzaty, A., Wijayanti, R. F., & Aprian, S. D. (2025). Pemetaan Partisipatif Web-GIS pada Lahan Pertanian untuk Mendukung Pengelolaan dan Perencanaan Pembangunan Desa. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(3), 526–539.
Sejati, M. A., Hasan, M. H., Sukmawati, Sunimbar, Haryani, P., & Andrinata. (2025). Pemetaan Fasilitas Publik Desa Pemo Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 5(2), 1021–1028.
Surdia, R. M., Pirngadi, B. H., Raharja, A. B., & Sutansyah, L. (2022). Inisiasi pemanfaatan teknologi informasi geospatial dalam penyusunan peta desa berbasis partisipatif masyarakat. E-DIMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 13(2), 312–317.
Mulyani, Y. S., Adi Wisastra, M. F., Apriyani, Y., Al Harits, A. A., & Fathurohmah, D. F. (2025). Implementasi sistem informasi geografis (SIG) berbasis partisipatif untuk penguatan tata kelola wilayah di Desa Keputihan. Mosintuwu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1–6.
Putri, R. F., Febryola, C. H., Giyarsih, S. R., Azizah, W. N., Andutariansyah, R., & Pujiwati, L. A. (2025). Pemanfaatan teknologi pemetaan untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan fasilitas umum di Desa Panyingkiran. Media Komunikasi Geografi, 26(2), 324–336.
Yanto, N. P., Sahid, & Saputri, D. R. (2026). Pendekatan partisipatif dalam pemetaan batas kampung dan potensi bahaya (Studi kasus: Kampung Cungkeng, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung). REGION: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 21(1), 247–259.
Saputra, R., Munandar, R. K., Santoso, H., Zibar, Z., Dodi, Al-Fikri, S. H., Hafidz, M., Ramadhani, H., & Lestari, F. P. (2025). Pemanfaatan teknologi geospasial dalam pemetaan batas dusun dengan pendekatan partisipatif masyarakat (studi kasus Desa Masbangun Kabupaten Kayong Utara). Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 7(1), 12–18.
Kurnia, M., & Marennu, F. (2025). Optimalisasi pemetaan wilayah Desa Wiringtasi sebagai dasar strategi pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(10), 4551–4555.
Maryati, S., Kasim, M., Antula, F., Pidu, R. I., Rahman, R., Sianturi, D. J., Mooduto, W. C., Ali, M., Ramadhani, A. F., Saputra, M. A., Mangkat, A. P., & Maloho, A. R. (2022). Pemetaan fasilitas umum dan sosial sebagai dasar perencanaan pembangunan di Desa Raku, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 1(2), 90–95.

