Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 4 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PERENCANAAN ULANG DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA KAWASAN DUSUN TRATAS, DESA KEDUNGRINGIN, KECAMATAN MUNCAR, KABUPATEN BANYUWANGI

Submitted
September 7, 2026
Published
2026-09-07

Abstract

Sistem drainase eksisting di kawasan Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi belum mampu mengalirkan debit limpasan secara optimal sehingga sering terjadi genangan dan banjir saat hujan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan ulang drainase berwawasan lingkungan dengan penerapan sistem polder sebagai upaya pengendalian banjir. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting, menghitung debit banjir rencana, merencanakan dimensi saluran drainase dan bangunan sistem polder, serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Data yang digunakan meliputi data primer berupa dimensi saluran eksisting dan kondisi lapangan, serta data sekunder berupa data curah hujan dari tiga stasiun hujan (Blambangan, Plosorejo, dan Sumberberas) selama 10 tahun (2016–2025) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025. Data curah hujan rancangan diolah menggunakan Distribusi Log Pearson Tipe III dengan kala ulang 5 tahun, metode Mononobe untuk menghitung intensitas hujan, dan Metode Rasional untuk menghitung debit banjir rencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan rancangan sebesar 106,206 mm. Saluran drainase eksisting tidak mampu menampung debit tersebut sehingga direncanakan ulang sistem drainase berwawasan lingkungan yang terdiri atas saluran drainase, bangunan terjun, gorong-gorong, tanggul, kolam polder, rumah pompa, pintu air, pipa, dan pompa. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan sistem drainase sebesar Rp40.968.560.500,00.

References

  1. [1] Suripin, Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. ANDI Yogyakarta, 2004.
  2. [2] C. Soemarto, Hidrolika Teknik. USAHA NASIONAL, 1987.
  3. [3] Kementerian Pekerjaan Umum, Pedoman Teknis Analisis Aspek Fisik dan Lingkungan, Ekonomi, Serta Sosial Budaya Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang. Jakarta, Indonesia, 2007, p. 31.
  4. [4] Badan Standardisasi Nasional, SNI 03-3424-1994 Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. 1994.
  5. [5] M. I. Kamiana, Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air, 1st ed. Yogyakarta: GRAHA ILMU, 2011.
  6. [6] Soeparman and Suparmin, PEMBUANGAN TINJA & LIMBAH CAIR. Jakarta: Buku Kedokteran EGC, 2001.
  7. [7] M. F. Al Falah, “Sistem Polder sebagai Upaya Pengendalian Banjir pada Kawasan Perkotaan,” 2008.
  8. [8] KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAVA AIR DIREKTORAT IRIGASI DAN RAWA, Standar Perencanaan Irigasi. 2013.
  9. [9] H. B. Ibrahim, Rencana dan Estimate Real of Cost. PT Bumi Aksara, 2001.

Similar Articles

1-10 of 343

You may also start an advanced similarity search for this article.