Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

SIMULASI PENERAPAN SISTEM DRAINASE JALAN BERKELANJUTAN MENGGUNAKAN STORM WATER MANAGEMENT MODEL DI KAWASAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-564
Submitted
October 20, 2026
Published
2026-10-20

Abstract

Peningkatan permukaan kedap air di kawasan perkotaan dapat meningkatkan limpasan permukaan dan beban sistem drainase. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik limpasan permukaan dan kinerja drainase eksisting, merancang Infiltration Trench (IT), serta mengevaluasi pengaruhnya menggunakan Storm Water Management Model (SWMM) pada Sub Sistem Drainase Outlet 2 Universitas Sumatera Utara (USU). Analisis hidrologi meliputi analisis frekuensi, uji Chi-Kuadrat, intensitas hujan metode Mononobe, dan distribusi hujan jam-jaman menggunakan Alternating Block Method (ABM). Simulasi dilakukan pada kondisi eksisting dan penerapan IT untuk kala ulang 2 dan 5 tahun. Hasil simulasi eksisting menunjukkan 6 saluran overload dan masing-masing 8 serta 9 node flooding, dengan volume genangan sebesar 6,973 × 10⁶ liter dan 8,721 × 10⁶ liter. IT direncanakan secara linear di bawah trotoar pada lima koridor jalan. Penerapannya menurunkan volume genangan menjadi 5,043 × 10⁶ liter dan 6,532 × 10⁶ liter, dengan reduksi masing-masing 27,68% dan 25,10%. Namun, jumlah saluran overload dan node flooding tidak mengalami perubahan signifikan akibat keterbatasan kapasitas saluran eksisting. Dengan demikian, IT efektif mengurangi volume genangan dan berpotensi mendukung penerapan sistem drainase jalan berkelanjutan di kawasan USU.

References

  1. [1] Chow, V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied hydrology. McGraw-Hill.
  2. [2] Asdak, C. (2014). Hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai. Gadjah Mada University Press.
  3. [3] Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi.
  4. [4] Fletcher, T. D., et al., (2015). SUDS, LID, BMPs, WSUD and more – The evolution and application of terminology surrounding urban drainage. Urban Water Journal, 12(7), 525–542.
  5. [5] Rossman, L. A., & Simon, M. A. (2022). Storm Water Management Model (SWMM) User’s Manual Version 5.2. U.S. Environmental Protection Agency.
  6. [6] Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang penyelenggaraan sistem drainase perkotaan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
  7. [7] Sawitri, N. R., Christanto, N., & Retnowati, A. (2025). Urban flood management strategies in Kapanewon Depok, Sleman Regency (A simulation-based study using EPA SWMM 5.2). The Indonesian Journal of Planning and Development, 10(1), 27–37.
  8. [8] Sururi, M. R., & Fadlurrohman, F. (2024). Perencanaan sistem drainase berkelanjutan di Daerah Aliran Sungai Cinambo dengan konsep Low Impact Development. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(6), 1626–1636.
  9. [9] Waluyo, N. D. R., & Yusuf, R. (2024). Implikasi Low Impact Development (LID) untuk mereduksi limpasan pada ruas jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi. Jurnal Sipil Kokoh, 22(2), 75–86.
  10. [10] Yunianta, A., Suripin, & Setiadji, B. H. (2020). Application of sustainable road drainage system: Simulation by using SWMM program. Civil Engineering and Architecture, 8(2), 55–65.

Similar Articles

1-10 of 345

You may also start an advanced similarity search for this article.