Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN BINA MARGA PADA RUAS JALAN NAGARI GADUIK – KOTO TANGAH, KECAMATAN TILATANG KAMANG, KABUPATEN AGAM

Submitted
October 18, 2026
Published
2026-10-18

Abstract

Ruas Jalan Nagari Gaduik–Koto Tangah di Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, adalah jalan kabupaten Kelas III yang dilalui kendaraan umum, kendaraan barang, dan angkutan tambang batu alam, serta tidak memiliki drainase dan bahu jalan. Penelitian ini mengidentifikasi jenis kerusakan perkerasan dan mengevaluasi kondisinya dengan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga. Survei visual dilakukan pada STA 5+000–STA 6+000 yang dibagi menjadi 10 segmen sepanjang 100 m dengan lebar perkerasan 3,5 m. Kerusakan yang ditemukan adalah pelepasan butir (6,34% dari luas total), lubang (0,16%), retak memanjang (0,20%), dan tambalan (0,04%). Nilai PCI per segmen berkisar 37–100: satu segmen berkategori Poor, dua Fair, satu Good, dan enam Excellent, dengan rata-rata ruas 78,20 (Very Good). Metode Bina Marga menghasilkan nilai kondisi jalan 9, kelas LHR 5 (3.727 kendaraan per pencacahan 12 jam), dan Urutan Prioritas (UP) 3 yang termasuk program pemeliharaan berkala. Perbedaan hasil terjadi karena PCI menilai tingkat keparahan dan kepadatan kerusakan tiap segmen, sedangkan Bina Marga menilai ruas secara agregat. Penanganan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan berkala berupa penambalan lubang, perbaikan retak, dan pelapisan ulang (overlay), diprioritaskan pada STA 5+000–5+200 dan STA 5+500–5+600, serta perbaikan drainase pendukung sebagai penanganan penyebab utama kerusakan.

References

  1. Arhin, S. A., Williams, L. N., Ribbiso, A., & Anderson, M. F. (2015). Predicting pavement condition index using international roughness index in a dense urban area. Journal of Civil Engineering Research, 5(1), 10–17.
  2. ASTM International. (2018). Standard practice for roads and parking lots pavement condition index surveys (ASTM D6433-18). ASTM International.
  3. Departemen Pekerjaan Umum. (1990). Tata cara penyusunan program pemeliharaan jalan kota (No. 018/T/BNKT/1990). Departemen Pekerjaan Umum.
  4. Pemerintah Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Sekretariat Negara.
  5. Setyawan, A., Nainggolan, J., & Budiarto, A. (2015). Predicting the remaining service life of road using pavement condition index. Procedia Engineering, 125, 417–423.
  6. Shahin, M. Y. (1994). Pavement management for airports, roads, and parking lots. Chapman & Hall.
  7. Sukirman, S. (1999). Perkerasan lentur jalan raya. Nova.
  8. Zaid, M., Sulistyorini, R., & Ofrial, S. A. M. P. (2021). Analisis tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) (studi kasus Jalan P. Tirtayasa Bandar Lampung). Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 9(2), 201–212.

Similar Articles

61-70 of 114

You may also start an advanced similarity search for this article.