Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS KUALITAS AIR PADA SUMBER AIR PAMSIMAS DI DESA AHUANGGULURI KECAMATAN BAITO, KABUPATEN KONAWE SELATAN

Submitted
October 12, 2026
Published
2026-10-12

Abstract

Keberadaan aktivitas masyarakat dalam pengambilan hasil hutan dapat mempengaruhi kualitas air PAMSIMAS. Aktivitas yang beragam ini dapat berupa pengambilan kayu, bambu dan rotan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air berdasarkan kualitas fisika, kimia dan mikrobiologi juga bertujuan untuk menganalisis tingkat pencemaran air di wilayah tersebut dibandingkan dengan standar baku air yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Konawe Selatan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2025. Analisis mutu air menggunakan metode Indeks Pencemaran sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air. Dengan menganalisis 13 parameter indikator fisika, kimia, dan mikrobiologi yang diamati yaitu suhu, warna, TSS, TDS, pH, DO, COD, BOD, Nitrat, Amonia, Besi (Fe) Terlarut, Total Nitrogen, dan Total Coliform. Metode penelitian ini mengacu pada standar baku mutu kelas II yang ditetapkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stasiun I masuk dalam kategori cemar ringan yaitu sebesar 1,86 pada Stasiun I, 1,32 di Stasiun II dan 1,16 di Stasiun III. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa status mutu air PAMSIMAS secara umum masuk dalam klasifikasi cemar ringan. Namun, terdapat satu parameter kima yang tidak memenuhi baku mutu, yaitu Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada Stasiun I dengan nilai sebesar 5,80, Stasiun II 4,40 dan Stasiun III mendapatkan nilai 3,90 mg/l.

References

  1. 1. Djana, M. (2023). Analisis Kualitas Air Dalam Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Di Kecamatan Natar Hajimena Lampung Selatan. Jurnal Redoks, 8(1), 81-87.
  2. 2. Nursaini, D., dan Harahap, A. (2022). Kualitas air sungai. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 5(1), 312-321.
  3. 3. Saraswati, G. S., Santoso, D. H., dan Gomareuzzaman, M. (2021, November). Analisis Kualitas Air sebagai Air Bersih pada Sumber Mata Air Ngaliyan Gunung A (1) dan (2). In Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI (Vol. 3, No. 1), 30-33.
  4. 4. Sulistyorini, I. S., Edwin, M., dan Arung, A. S. (2016). Analisis kualitas air pada sumber mata air di kecamatan Karangan dan Kaliorang kabupaten Kutai Timur. Jurnal hutan tropis, 4(1), 64-76.
  5. 5. Vikahadi, N., Wicaksono, A. P., Nugroho, N. E., Gomareuzzaman, M., dan Prasetya, J. D. (2023). Analisis Kualitas Air sebagai Air Bersih pada Sumber Mata Air Hutan Bambu di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Jurnal Lingkungan Kebumian Indonesia, 1(1), 11-11.

Similar Articles

41-50 of 128

You may also start an advanced similarity search for this article.