Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 4 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Analisis Potensi Bahaya Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) pada Aktivitas Perbaikan Pipa Air di Perumdam Tirta Mukti Cianjur

DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-282
Submitted
September 23, 2026
Published
2026-09-23

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja, terutama pada aktivitas perbaikan pipa air yang memiliki berbagai potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan usulan pengendalian risiko pada pekerjaan perbaikan pipa air di Perumdam Tirta Mukti Cianjur menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 15 pekerja lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 potensi bahaya yang terdiri atas 1 risiko berkategori tinggi (High), 7 risiko berkategori sedang (Medium), dan 2 risiko berkategori rendah (Low), tanpa ditemukan risiko berkategori ekstrem (Extreme). Pengendalian risiko diusulkan berdasarkan Hierarchy of Control yang meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penerapan usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan penerapan K3 dan mengurangi risiko kecelakaan kerja pada aktivitas perbaikan pipa air di Perumdam Tirta Mukti Cianjur.

References

  1. [1] R. Amalia, “Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC),” Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri, Jun 2023.
  2. [2] I. S. Muthalib, “Sosialisasi Budaya K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja) untuk Usia Dini di Tingkat Sekolah Dasar IKIP 2 Kota Makassar,” JT, vol. 1, no. 1, hlm. 17–22, Jun 2018, doi: 10.25042/jurnal_tepat.v1i1.22.
  3. [3] M. Aldyirwansyah, Y. Windusari, N. A. Fajar, dan N. Novrikasari, “Pengaruh Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Kinerja Pekerja: Systematic Literature Review,” keperawatan, vol. 15, no. 4, hlm. 63–68, Des 2023, doi: 10.32583/keperawatan.v15i4.1937.
  4. [4] J. R. C. Rangkang, T. Mautang, dan A. Paturusi, “HUBUNGAN ANTARA PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN KESELAMATAN KERJA DENGAN KEJADIAN KECELAKAN KERJA PADA PT CAHAYA NATA ANDIRAT AHAN 2020,” vol. 2, no. 1, Jun 2021.
  5. [5] W. Y. Christina, L. Djakfar, A. Thoyib, J. M. Haryono, dan B. Property, “PENGARUH BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PROYEK KONSTRUKSI,” 2012.
  6. [6] T. E. Saragi dan R. E. Sinaga, “KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN LANJUTAN PROVINSI SUMATERA UTARA IMEDAN,” vol. 1, no. 1, 2021.
  7. [7] A. A. Cholil, S. Santoso, T. R. Syahrial, E. C. Sinulingga, dan R. H. Nasution, “PENERAPAN METODE HIRADC SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA DIVISI OPERASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS UAP,” vol. 20, no. 2, 2020.
  8. [8] E. A. Fauziah, A. Araafi, S. Mauliyand, dan A. Hasibuan, “Analisis Potensi Bahaya Lingkungan Kerja Pada Nelayan Tradisional di Wilayah Pesisir,” vol. 2, 2024.
  9. [9] V. Monoarfa dan R. N. B. Miolo, “Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode HIRARC Pada UMKM Pabrik Tahu,” Nov 2022.
  10. [10] T. E. Taufik Ihsan, “ANALYSIS OF OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY RISKS WITH HIRARC METHOD IN PRODUCTION AREA OF PT CAHAYA MURNI ANDALAS PERMAI,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, vol. 10, no. 2, 2016.
  11. [11] T. Kusumastuti, C. P. Eliza, A. N. Hanifah, dan Z. M. Choirala, “Identifikasi bahaya dan metode identifikasi bahaya pada proses industri dan manajemen risiko,” EDUCO, vol. 1, no. 1, Feb 2024, doi: 10.61511/educo.v1i1.2024.527.
  12. [12] A. F. Damayanti dan N. A. Mahbubah, “Implementasi Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control Guna Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Karyawan di PT ABC,” JSE, vol. 6, no. 2, Jan 2021, doi: 10.32672/jse.v6i2.2865.
  13. [13] Radityazty Dahayu Nurhayati dan Yayok Suryo Purnomo, “Analisis Risiko K3 dengan Metode HIRADC pada Industri Pengolahan Makanan Laut di Jawa Timur,” INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 2, no. 3, hlm. 450–461, Jun 2023, doi: 10.55123/insologi.v2i3.1883.
  14. [14] R. Mahendra, “Hierarki Pengendalian Bahaya dalam OHSAS 18001:2007.”[Daring]. Tersedia pada: https://isoindonesiacenter.com/hierarki-pengendalian-bahaya-dalam-ohsas-180012007/
  15. [15] R. Amalia, D. Herwanto, dan W. Rana Zahra, “ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA PEMOTONGAN KAYU,” industri, vol. 13, no. 1, hlm. 13–19, Jun 2023, doi: 10.36040/industri.v13i1.4523.
  16. [16] F. Ramadhan, “Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC),” 2017.
  17. [17] F. Azzahra, E. P. Nurlaili, dan J. D. Ratisan, “Analisis Risiko Kerja Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) Dengan Pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (Hirarc) di PT IndoJava Rubber Planting Co.,” vol. 1, no. 1, 2022.
  18. [18] R. Fauzan dan N. B. Puspitasari, “EVALUASI BAHAYA KERJA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL DALAM MEMPRODUKSI RAK ENGINE OVERHAUL PADA CV. MANSGROUP”.
  19. [19] N. M. Dewantari, A. Umyati, dan F. Falah, “Hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC) pada pembangunan gedung business center,” JISSUNTIRTA, vol. 8, no. 1, hlm. 1, Apr 2022, doi: 10.36055/jiss.v8i1.14405.

Similar Articles

21-30 of 139

You may also start an advanced similarity search for this article.