Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 4 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

OPTIMASI JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN GEDANGAN KABUPATEN MALANG

Submitted
September 18, 2026
Published
2026-09-18

Abstract

Ketimpangan pelayanan air bersih di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, masih terjadi karena jaringan belum menjangkau seluruh wilayah, kondisi topografi menimbulkan perbedaan tekanan, dan pertumbuhan penduduk terus meningkatkan kebutuhan air. Penelitian ini bertujuan memproyeksikan kebutuhan air hingga tahun 2045, menilai kecukupan debit sumber, mengoptimalkan jaringan distribusi, serta menghitung Rencana Anggaran Biaya. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk 2016-2025, fasilitas umum, jaringan eksisting, elevasi, debit tersedia dari Perumda Air Minum Kabupaten Malang, katalog pompa, dan harga satuan pekerjaan. Proyeksi penduduk dihitung dengan metode aritmatika, geometrik, dan eksponensial, sedangkan kondisi hidraulika dimodelkan menggunakan WaterCAD dan diverifikasi melalui perhitungan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode aritmatika menghasilkan proyeksi penduduk sebesar 84.026 jiwa pada 2045. Kebutuhan air rencana mencapai 70,00 L/detik, kebutuhan harian maksimum 77,00 L/detik, dan kebutuhan jam puncak 120,12 L/detik. Debit tersedia sebesar 150 L/detik masih mencukupi dengan sisa 29,88 L/detik. Optimasi dilakukan melalui perluasan wilayah pelayanan, penerapan kombinasi jaringan cabang dan loop, pembesaran diameter pipa, serta penambahan empat unit pompa. Jaringan hasil optimasi menggunakan pipa HDPE berdiameter 20-355 mm dengan panjang total 99.952 m. Simulasi menghasilkan kecepatan 0,301-1,547 m/detik, tekanan 0,92-8,91 atm, dan headloss gradient maksimum 13,902 m/km. Nilai tersebut memenuhi kriteria teknis yang digunakan. Biaya pembangunan diperkirakan sebesar Rp98.627.385.000,00. Hasil ini menunjukkan bahwa optimasi teknis dapat memperluas pelayanan sekaligus mempertahankan kinerja hidraulika jaringan hingga tahun 2045.

References

  1. [1] Pemerintah Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta, 2015.
  2. [2] Badan Standardisasi Nasional, SNI 7509:2011 Tata Cara Perencanaan Teknik Jaringan Distribusi dan Unit Pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta, 2011.
  3. [3] Kementerian PUPR, Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta, 2016.
  4. [4] S. Aprilianti, A. Suhardono, and M. Charits, “Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Jawa Timur,” JOS-MRK, vol. 5, no. 2, pp. 257-261, 2024.
  5. [5] A. F. Zakariya, R. Haribowo, and E. N. Cahya, “Perencanaan Sistem Distribusi Air Bersih di Dusun Gondang Rejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang,” J. Teknol. Rekayasa Sumber Daya Air, vol. 4, no. 2, pp. 1246-1260, 2024.
  6. [6] A. P. Abriani, J. Ismoyo, and R. Haribowo, “Aplikasi Software WaterCAD V8i untuk Evaluasi dan Pengembangan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih di Desa Rejosari Kecamatan Bantur Kabupaten Malang,” J. Teknol. Rekayasa Sumber Daya Air, vol. 1, no. 1, pp. 284-297, 2021.
  7. [7] A. Chadwick, J. Morfett, and M. Borthwick, Hydraulics in Civil and Environmental Engineering, 5th ed. Boca Raton: CRC Press, 2013.

Similar Articles

21-30 of 171

You may also start an advanced similarity search for this article.