Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 3 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

TRANSFORMASI TIPOLOGI HUNIAN MENJADI MIXED -USE SKALA MIKRO: KAJIAN KRITIK ARSITEKTUR NORMATIF

Submitted
August 28, 2026
Published
2026-08-28

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan dan keterbatasan lahan di pusat kota mendorong masuknya fungsi komersial ke dalam lingkungan permukiman. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada bangunan berskala besar, tetapi juga skala kecil melalui penggabungan fungsi hunian dan komersial dalam satu tapak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian penerapan tipologi bangunan mixed-use pada skala mikro melalui studi kasus Sawo Rontgent Coffee Shop di Kota Bandung dengan metode kualitatif dan pendekatan kritik arsitektur normatif berbasis tipologi. Analisis dilakukan terhadap konteks lingkungan makro dan mikro, serta kesesuaian bangunan berdasarkan kriteria bangunan mixed-use menurut Dimitri Procos dan Robert Schwanke. Data diperoleh melalui studi literatur, analisis dokumen tata ruang, observasi kondisi bangunan serta lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sawo Rontgent Coffee Shop berada di kawasan permukiman yang berdekatan dengan kawasan komersial dan perkantoran. Bangunan ini merepresentasikan pergeseran fungsi ruang pada skala mikro, juga menunjukkan kesesuaian penerapan tipologi bangunan mixed-use hunian dan komersial dalam satu tapak.

References

  1. ArchDaily. (2021). Sawo Rontgent Coffee Shop / Dhanie & Sal.
  2. Attoe, W. (1978). Architecture and Critical Imagination. New York: John Wiley & Sons.
  3. Bosselmann, P. (2009). Urban Transformation : Understanding City Design and Form. Island Press, Suite 300, 1718 Connecticut Avenue, Washington DC.
  4. Chusna, A., Mutahir, A., & Taufiqurrohman, M. (2021). REVISITING COFFEE SHOPS AS PUBLIC SPACE IN PURWOKERTO. 02(December), 157–164.
  5. Dimitri, P. (1976). Mixed Land Use: From Revival to Innovation.
  6. Gistaru, A. (2025). Rencana Tata Ruang Kota.
  7. Indira, N. (2018). MIXED USE CENTER DI MARGO UTOMO, YOGYAKARTA .
  8. Ine Distiana, R. (2025). Interpretasi Kritik Arsitektur Pada Bangunan Bergaya Kolonial Belanda “ Notariskantoor Bojonegoro ” Dengan. 3(1), 1–11.
  9. Muhammad, G. J. (2024). ANALISIS KONSEP GREEN ARCHITECTURE PADA PERANCANGAN BANGUNAN. 2(1), 82–86.
  10. Nurrahman, I. (2025). TIPOLOGI BANGUNAN CAGAR BUDAYA KARYA A . F . AALBERS DI KOTA BANDUNG : TRANSFORMASI FUNGSI HUNIAN MENJADI KOMERSIL. 22(1), 45–55.
  11. Pertiwi, N., Kusliansyah, K., & Tobing, R. (2022). Pedoman Perancangan Pusat Informasi Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual. 4(1), 11–22.
  12. Putri, S. (2023). RANCANG BANGUN ALAT BANTU FIKSASI RADIOGRAFI PEMERIKSAAN THORAX PROYEKSI ANTERO-POSTERIOR (AP) PADA PASIEN TODDLER DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT INDRIATI SOLO BARU.
  13. Ramadhan, M., & Fasa, A. S. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Lahan Kawasan Perumahan Menjadi Kawasan Perdagangan dan Jasa. 122–129. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.22-1.1606
  14. Safa, R. (2025). PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MIXED-USE BUILDING DI CIBADUYUT , KOTA BANDUNG Application of Modern Architecture in Planning and Design of Mixed-Use Building in Cibaduyut , Bandung City. 23(1), 41–55.
  15. Schwanke robert. (2003). Mixed-Use Development Handbook. Urban Land Institute.
  16. Soewarno, N. (2020). POLA PERGESERAN FUNGSI HUNIAN PADA BANGUNAN RUMAH TOKO kasus : transformasi bangunan di kawasan Pasar Baru-Bandung. 3, 113–124.
  17. violeta, ayunda. (2021). Perancangan Mixed Use Building Apartemen dan Tempat Perbelanjaan Sebagai Kontribusi Dalam Regenerasi Lingkungan di Kota Bandar Lampung.
  18. Widati, T. (2023). SEJARAH , TEORI DAN KRITIK ARSITEKTUR : 16(1), 40–46.
  19. Winarendri, J., & Khadiyanta, P. (2015). Pengaruh Perkembangan Kawasan Komersial Terhadap Perubahan Permukiman di Kelurahan Kembangsari Kota Semarang. 1(3), 91–100.
  20. Wisdianti, D., Sigit, F. F., Akbar, I. N., Sains, F., Pembangunan, U., & Budi, P. (2024). JAUR Perancangan Bangunan Mixed Use Al-Amin Living Lab Dan Industrial Park Di Desa Sampe Cita , Kecamatan Kutalimbaru. 8(1), 140–147. https://doi.org/10.31289/jaur.v8i1.12950

Similar Articles

21-28 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.