MAHALNYA BIAYA POLITIK SEBAGAI AKAR KORUPSI DALAM SISTEM DEMOKRASI ELEKTORAL INDONESIA

Authors
  • Nazara Alethea

    Universitas Komputer Indonesia, Bandung
    Author
  • Kayla Fakhrun Nisa

    Universitas Komputer Indonesia, Bandung
    Author
  • Mutia Nabilla Rahayu

    Universitas Komputer Indonesia, Bandung
    Author
Keywords:
Biaya Politik, Demokrasi Elektoral, Korupsi Kepala Daerah, Oligarki
Abstract
Maraknya praktik korupsi kepala daerah di Indonesia seringkali menempatkan proses pemilihan umum sebagai titik awal persoalan. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk membedah anatomi mahalnya biaya politik (high cost of politics) dalam sistem demokrasi elektoral langsung dan bagaimana fenomena tersebut bertransformasi menjadi akar korupsi sistemik di tingkat daerah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan ekonomi politik, kajian ini menemukan bahwa beban finansial kandidat terbagi menjadi biaya operasional legal dan transaksional ilegal (seperti mahar politik dan politik uang). Ketika kekayaan mandiri kandidat tidak mampu mencukupi inflasi biaya tersebut, masuklah investasi modal dari aktor oligarki (cukong). Implikasinya, terjadi pergeseran orientasi kepemimpinan pasca-terpilih dari yang seharusnya mengabdi pada pelayanan publik menjadi fokus pada pengembalian modal (payback period) dan pemenuhan konsesi politik. Akibatnya, lahir lingkaran setan korupsi yang mencakup suap perizinan, manipulasi proyek APBD, hingga jual-beli jabatan.
References

Gaffar, A. (2013). Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Indonesia Corruption Watch. (2022). Laporan Pemantauan Tren Penindakan Korupsi Tahun 2021. Jakarta: ICW.

Komisi Pemberantasan Korupsi & LIPI. (2019). Studi Evaluasi Dampak Pilkada Langsung terhadap Korupsi Kepala Daerah. Jakarta: KPK Direktorat Litbang.

Noor, F., et al. (2021). Demokrasi Elektoral Lokal di Indonesia: Dinamika, Tantangan, dan Prospek Pilkada Serentak. Jurnal Penelitian Politik, 18(2), 145-162.

Schumpeter, J. A. (1950). Capitalism, Socialism, and Democracy (3rd ed.). New York: Harper & Brothers.

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-29
Section
Articles

How to Cite

MAHALNYA BIAYA POLITIK SEBAGAI AKAR KORUPSI DALAM SISTEM DEMOKRASI ELEKTORAL INDONESIA. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(9). https://doi.org/10.2238/1n63tj21

Similar Articles

1-10 of 91

You may also start an advanced similarity search for this article.